Kamis, 18 Juni 2026

Perkuat Pembinaan Teritorial, Korem 083/Bdj Sebar Personel ke Sejumlah Kodim

 


Malang – Tantangan tugas teritorial yang terus berkembang membutuhkan prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., melepas personel Makorem untuk memperkuat satuan jajaran Korem 083/Bdj, Kamis (18/6/2026).


Acara korps raport yang digelar di Aula Makorem 083/Bdj itu menjadi momentum penting dalam proses pembinaan personel sekaligus penguatan organisasi. Para prajurit yang dilepas akan melanjutkan pengabdian di berbagai satuan kewilayahan sesuai kebutuhan organisasi dan tuntutan tugas di lapangan.


Dalam kesempatan tersebut, Danrem menekankan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan seorang prajurit dalam melaksanakan tugas teritorial.


Selain memahami kondisi wilayah, para personel juga diminta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa. Hubungan yang harmonis dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.


"Prajurit teritorial harus mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran kalian harus memberikan rasa aman, manfaat, serta energi positif bagi lingkungan sekitar," tegas Danrem.


Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa setiap prajurit wajib menjaga disiplin dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Integritas dan profesionalisme, menurutnya, merupakan modal utama dalam menjalankan tugas di wilayah.


Penguatan personel ini mencakup sejumlah Kodim jajaran Korem 083/Bdj yang tersebar di wilayah Malang Raya hingga Banyuwangi. Dengan terpenuhinya kebutuhan personel tersebut, pelaksanaan fungsi pembinaan teritorial diharapkan semakin efektif dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.


Melalui langkah ini, Korem 083/Baladhika Jaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, sekaligus memastikan setiap prajurit mampu mengimplementasikan nilai-nilai HEBAT—Humanis, Efektif, Bersinergi, Adaptif, dan Tangguh—dalam setiap pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat. ::::

Selasa, 16 Juni 2026

Tokoh Adat Tabi Tolak Aksi Anarkis, Serukan Jayapura Tetap Damai dan Harmonis

  


Jayapura - Sejumlah tokoh adat di wilayah Tabi mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Tanah Tabi serta menolak berbagai aksi demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis dan merugikan masyarakat.


Ondofolo Kampung Puai, Yakob Fiobetauw, menegaskan bahwa dirinya melihat dan turut merasakan dampak negatif dari berbagai aksi yang berujung pada tindakan anarkis. Menurutnya, perbuatan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga merugikan masyarakat yang menginginkan suasana aman dan damai.


“Saya menolak dan mengutuk segala bentuk demonstrasi yang berujung pada tindakan anarkis karena hanya membawa kerugian bagi masyarakat,” ujar Yakob Fiobetauw, Senin (15/6/2026).


Ia mengajak seluruh masyarakat Sentani dan masyarakat Tabi pada umumnya untuk bersama-sama menjaga Tanah Tabi sebagai wilayah yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh suku, agama, dan kelompok masyarakat yang hidup berdampingan di dalamnya.


Menurut Yakob, nilai-nilai adat yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Tabi harus terus dipelihara sebagai fondasi dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Tanah Tabi, Negeri Matahari Terbit, sebagai tanah yang damai dan harmonis bagi semua suku bangsa yang menghuni wilayah ini,” katanya.


Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ondofolo Kampung Yoboi, Frans Wally, yang menilai bahwa menjaga kedamaian di Jayapura merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


Frans menegaskan dukungannya terhadap ajakan Yakob Fiobetauw untuk mempertahankan Jayapura sebagai tanah yang aman dan harmonis bagi seluruh warga yang tinggal di wilayah Tabi.


“Saya mendukung pernyataan Bapak Ondo Yakob Fiobetauw dalam menjaga Jayapura sebagai tanah damai dan harmoni bagi seluruh masyarakat yang hidup di Tanah Tabi,” ujarnya.


Dukungan serupa juga disampaikan Ondofolo Kampung Atamali, Septinus Ibo. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai tindakan maupun ajakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.


Septinus menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai perdamaian serta memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman yang ada di Jayapura.


“Kami mendukung penuh pernyataan Ondo Yakob Fiobetauw untuk bersama-sama menjaga Negeri Jayapura sebagai tanah yang damai dan harmonis bagi seluruh masyarakat,” katanya.


Para tokoh adat berharap seluruh masyarakat dapat terus mengedepankan dialog, persaudaraan, dan penyelesaian masalah secara damai, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jayapura serta wilayah Tabi tetap terjaga dengan baik.

Senin, 15 Juni 2026

Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembinaan, Danrem 083/Bdj Terima Silaturahmi Kalapas Kelas I Malang


Malang – Komitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah terus diperkuat melalui sinergi antarinstansi. Hal tersebut tercermin saat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, di Makorem 083/Bdj, Kota Malang, Senin (15/6/2026).


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Korem 083/Bdj dan Lapas Kelas I Malang dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya terkait sistem pengamanan, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta penguatan komunikasi antarinstansi.


Sebagai dua pejabat yang sama-sama mengemban amanah baru sejak April 2026, Danrem dan Kalapas memanfaatkan pertemuan tersebut untuk membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di wilayah Malang Raya.


Dalam kesempatan itu, Kalapas Kelas I Malang memaparkan berbagai program yang sedang dijalankan, termasuk upaya peningkatan pengamanan dan pembinaan warga binaan agar proses pemasyarakatan berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Danrem 083/Bdj menyampaikan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara TNI, aparat penegak hukum, dan instansi terkait harus terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.


"Keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Korem 083/Baladhika Jaya siap bersinergi dan mendukung upaya-upaya yang dilakukan seluruh instansi dalam menjaga stabilitas, ketertiban, dan keamanan wilayah demi kepentingan masyarakat," tegas Danrem.


Melalui silaturahmi tersebut, kedua institusi sepakat meningkatkan koordinasi dan komunikasi secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung tugas masing-masing demi kepentingan bangsa dan negara. :::

Tokoh Papua Pegunungan Ajak Generasi Muda Berperan Aktif Mengawal Pembangunan Daerah

  


Jayapura – Keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan. 


Hal tersebut disampaikan oleh tokoh Papua Pegunungan yang mengajak pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal pembangunan demi mewujudkan daerah yang aman, maju, dan sejahtera.


Dalam keterangannya, tokoh Papua Pegunungan menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan sekaligus agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. 


Pemuda dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, partisipasi sosial, serta keterlibatan dalam berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.


Tokoh Pemuda Papua Pegunungan, Charles Kossay mengatakan bahwa pembangunan daerah memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang merupakan penerus pembangunan di masa depan.


“Pemuda Papua harus menjadi bagian dari solusi dan kemajuan daerah. Kita harus mendukung pembangunan yang sedang berjalan dengan cara menjaga persatuan, meningkatkan kualitas diri, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Masa depan Papua ada di tangan generasi muda yang memiliki semangat membangun dan menjaga kedamaian,” ujar Charles Kossay.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemuda Papua Pegunungan untuk mengedepankan semangat persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berpotensi menghambat pembangunan maupun mengganggu stabilitas keamanan daerah.


Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif merupakan salah satu prasyarat utama dalam mendukung percepatan pembangunan di Papua. 


Dengan terjaganya keamanan dan ketertiban masyarakat, berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat hingga ke wilayah pedalaman.


Pembangunan di wilayah Papua Pegunungan saat ini terus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Papua. 


Oleh karena itu, dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk pemuda, sangat dibutuhkan guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.


Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan generasi muda, diharapkan pembangunan di Papua Pegunungan dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat.


Partisipasi aktif generasi muda dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga situasi kamtibmas dinilai menjadi modal penting bagi terwujudnya Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Minggu, 14 Juni 2026

Polda Papua Pastikan Penanganan Profesional Dugaan Penganiayaan Ketua Partai Garuda Kota Jayapura

 


Jayapura – Polda Papua menegaskan komitmennya untuk menangani secara profesional, transparan, dan akuntabel laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua Partai Garuda Kota Jayapura yang diduga melibatkan dua anggota Polri yaitu Aiptu Y Dan Brigpol MJA. Langkah cepat dilakukan guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa jajaran Polda Papua telah merespons informasi yang berkembang di masyarakat dengan melakukan koordinasi lintas fungsi guna mempercepat proses penanganan dan pendalaman kasus.


“Polda Papua berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjamin setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara profesional dan objektif. Tidak ada ruang bagi anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun pelanggaran disiplin,” tegas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Sebagai bentuk keseriusan institusi, Kabid Humas Polda Papua telah berkoordinasi dengan Ka SPKT, Direktorat Reserse Kriminal Umum, serta Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua untuk memastikan seluruh aspek penanganan perkara dapat berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.


Sementara itu, anggota yang dilaporkan yaitu Aiptu Y Dan Brigpol MJA dalam peristiwa tersebut telah ditindaklanjuti oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Papua. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menegakkan disiplin dan kode etik profesi terhadap setiap anggota yang diduga melakukan pelanggaran.


“Setiap laporan masyarakat akan ditangani secara serius. Selain proses hukum yang berjalan, pengawasan internal melalui Bidpropam juga dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang luput dari pemeriksaan,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Langkah tersebut dilakukan untuk mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta menjamin kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat. 


Polda Papua juga memastikan proses pemeriksaan Aiptu Y Dan Brigpol MJA akan dilakukan secara menyeluruh dengan mengumpulkan keterangan para pihak, saksi-saksi, serta alat bukti yang diperlukan.


“Apabila ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota, maka akan diproses sesuai aturan hukum dan kode etik profesi Polri. Kami berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui penegakan aturan yang tegas dan berkeadilan,” lanjutnya.


Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menangani kasus tersebut. Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada penyidik.


Melalui langkah cepat koordinasi antar satuan kerja dan pengawasan internal yang ketat, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada penegakan hukum yang berkeadilan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.


Tokoh Pemuda dan Organisasi Kemasyarakatan Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tidak Mudah Terprovokasi

 



Mulia, 13 Juni 2026 – Sejumlah tokoh pemuda dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Puncak Jaya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu maupun perkembangan situasi yang terjadi di luar wilayah Kabupaten Puncak Jaya.


Ajakan tersebut disampaikan oleh Ketua Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Gindon Wonda, Sekretaris Pemuda Intelektual Puncak Jaya, Defri Telenggen, bersama perwakilan Organisasi Pemuda Pancasila, Mitinus Wonda dan perwakilan Organisasi Amanah Puncak Jaya


Dalam keterangannya, para tokoh pemuda menegaskan bahwa masyarakat Puncak Jaya harus tetap menjaga persatuan dan kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar Gindon Wonda.


Menurutnya, keamanan dan kedamaian merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.


Senada dengan hal tersebut, perwakilan organisasi kemasyarakatan yang hadir juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan persaudaraan dalam menyikapi setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.


“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat menimbulkan konflik maupun gangguan keamanan,” kata Mitinus Wonda.


Para tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya.


Para tokoh pemuda juga turut  mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif demi kemajuan Kabupaten Puncak Jaya.