View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Rabu, 04 Maret 2026

Kepala Suku Besar Puncak Peringatkan Kelompok Bersenjata Jangan Rusak Fasilitas Umum

   


Ilaga, Rabu 04 Maret 2026 – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Daibenus Murib, menyampaikan peringatan tegas kepada kelompok-kelompok bersenjata yang berada di wilayah Kabupaten Puncak agar tidak merusak fasilitas pemerintah yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.


Dalam penyampaiannya, Daibenus menegaskan bahwa berbagai fasilitas seperti sekolah, honai, puskesmas, serta sarana umum lainnya dibangun untuk membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Puncak. Karena itu, tindakan perusakan dinilai hanya akan merugikan masyarakat sendiri.


“Saya ingatkan kepada kelompok-kelompok bersenjata yang ada di Puncak, jangan merusak sekolah, honai, puskesmas, atau fasilitas pemerintah lainnya. Semua itu dibangun untuk membantu masyarakat kita sendiri,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa sekolah merupakan tempat anak-anak menimba ilmu demi masa depan yang lebih baik, sementara puskesmas menjadi sarana penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Secara tidak langsung, ia menilai perusakan fasilitas tersebut sama saja dengan menghambat pembangunan dan kesejahteraan warga.


“Kalau sekolah dibakar atau puskesmas dirusak, yang susah adalah masyarakat kita sendiri. Anak-anak tidak bisa belajar, orang sakit tidak bisa berobat,” ujarnya.


Daibenus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melindungi fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, stabilitas keamanan sangat penting agar pembangunan dapat terus berjalan dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.


Ia berharap semua pihak menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Puncak.

Senin, 02 Maret 2026

Gotong Royong Satgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Perkuat Struktur Rumah Warga

  


Bulungan – Ditengah menjalankan ibadah puasa Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0903/Bulungan, Selasa (03/03). Personel Satgas TMMD bersama aparat kepolisian dan masyarakat bahu-membahu melaksanakan pengerjaan sasaran fisik berupa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.


Pada kegiatan tersebut, anggota Satgas TMMD bersama warga tampak kompak mengangkat dan memasang balok kayu untuk memperkuat struktur tiang rumah. Dengan penuh kehati-hatian dan kerja sama yang solid, proses pemasangan dilakukan secara gotong royong agar bangunan lebih kokoh dan layak dihuni.


Kehadiran personel TNI-Polri di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memberikan motivasi dan semangat bagi warga sekitar untuk turut serta membantu. Kebersamaan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.


Program TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan sendiri tidak hanya menyasar pembangunan fisik seperti perbaikan rumah dan infrastruktur desa, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kepedulian sosial. Melalui kerja bersama ini, diharapkan rumah warga yang sebelumnya kurang layak dapat berubah menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat.


Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Satgas TMMD 127 optimis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Salimbatu.

Wujud Kedekatan TNI dan Masyarakat, Anggota Satgas TMMD 127 Disambut Hangat Pendeta dan Jemaat Gereja Betiang

  


Bulungan – Kehangatan dan kebersamaan tampak jelas saat anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan tiba di Gereja GKKI Pos PU Betiang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Selasa (03/03). Kedatangan para prajurit yang akan melaksanakan pengecatan gereja tersebut disambut hangat oleh pendeta dan jemaat setempat.


Dengan penuh ramah, pendeta bersama jemaat menyambut dan menyalami anggota Satgas TMMD sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian TNI terhadap rumah ibadah di wilayah mereka. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di desa.


Kegiatan pengecatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik tambahan program TMMD ke-127. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan usaha tani dan rumah tidak layak huni (RTLH), Satgas TMMD juga memberikan perhatian terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat.


Salah satu anggota Satgas menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang memperindah bangunan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami hadir bukan hanya untuk membangun secara fisik, tetapi juga untuk menjalin kebersamaan dan kebersatuan dengan masyarakat,” ujarnya.


Pendeta Jonson mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satgas TMMD 127. Ia berharap sinergi dan kebersamaan seperti ini terus terjalin demi kemajuan Desa Salimbatu.


Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-127 kembali menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi pondasi utama dalam setiap pelaksanaan program. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan yang semakin kuat.

Dansatgas TMMD Jembrana Pastikan Proyek Sumur Bor Berkualitas untuk Solusi Jangka Panjang Warga

 


JEMBRANA – Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) Kodim 1617/Jembrana terus memacu pengerjaan sasaran fisik utama berupa pembuatan sumur bor di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Hingga Selasa (03/03/2026), progres pengerjaan di lapangan tercatat telah mencapai angka signifikan yakni 90 persen.


Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 1617/Jembrana Letkol Inf. Sy Gafur  Thalib menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang layak.


"Kami berupaya bekerja secara presisi dan cepat. Fokus hari ini adalah penyelesaian pengeboran yang telah mencapai kedalaman 57 meter, instalasi perpipaan, serta tahap finishing berupa pengecatan tower tandon air. Target kami, dalam waktu dekat air sudah dapat mengalir ke rumah-rumah warga," ujar Dansatgas.


Lebih lanjut, Dansatgas menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Banjar Tibu Beleng Tengah didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat akan sumber air yang stabil, terutama saat musim kemarau. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong antara personel Satgas dan warga setempat yang menjadi kunci cepatnya progres pembangunan ini.


Pengeboran: Melanjutkan pelebaran lubang pengeboran pada kedalaman 57 meter.


Infrastruktur:  Pemasangan instalasi pipa saluran air dan pengecatan dinding luar serta dalam tower tandon.


Status Proyek: Telah mencapai 90%, menyisakan tahap akhir (finishing) dan uji coba aliran.


Pekerjaan yang dipimpin oleh Sertu I Made Suartina ini dipastikan berjalan aman dan lancar. Dengan selesainya fasilitas ini nantinya, diharapkan tidak ada lagi kendala kekurangan air bersih yang menghambat aktivitas harian maupun produktivitas warga di Desa Penyaringan. (*)

Apel Pagi, Dansatgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan Berikan Penekanan dan Motivasi Anggota

 


Bulungan – Mengawali kegiatan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Dansatgas TMMD 127 Kodim 0903/Bulungan, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., memimpin apel pagi sekaligus memberikan penekanan dan motivasi kepada seluruh personel Satgas, Selasa (03/03).


Apel pagi yang dilaksanakan di lokasi sasaran TMMD tersebut diikuti oleh personel TNI, Polri, serta unsur masyarakat yang turut terlibat dalam kegiatan. Dalam arahannya, Dansatgas menekankan pentingnya menjaga semangat, kekompakan, dan disiplin selama pelaksanaan program TMMD berlangsung.


Dalam suasana bulan suci Ramadan, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja juga mengingatkan seluruh personel yang sedang melaksanakan ibadah puasa agar tetap menjaga kesehatan dan stamina. Ia menekankan bahwa puasa bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.


“Meski kita sedang menjalankan ibadah puasa, tugas dan tanggung jawab tetap harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan. Jadikan momentum Ramadan ini untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat kesabaran, serta mempererat kebersamaan,” ujarnya.


Selain itu, Dansatgas juga mengingatkan pentingnya mengatur waktu istirahat dan pola kerja agar kegiatan tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kondisi fisik personel. Semangat gotong royong dan solidaritas diharapkan semakin kuat di tengah suasana ibadah yang penuh berkah ini.


Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi serta memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan arahan dan motivasi yang diberikan, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi ladang amal di bulan Ramadhan.

Minggu, 01 Maret 2026

Dansatgas TMMD 127 Ambil Briefing dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan di Kotis

  


Bulungan – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan, Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., mengambil briefing selama beberapa hari pelaksanaan kegiatan TMMD yang bertempat di Komando Taktis (Kotis), Senin (02/03).


Kegiatan briefing tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang tengah berjalan. Dalam arahannya, Dansatgas menekankan pentingnya kedisiplinan, koordinasi, serta kerja sama yang solid antara personel Satgas dan masyarakat agar setiap sasaran dapat tercapai sesuai rencana.


Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap sasaran fisik maupun nonfisik. Untuk sasaran fisik, progres pembangunan seperti pembukaan dan perataan jalan usaha tani, serta pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), menjadi perhatian utama agar selesai tepat waktu dan sesuai kualitas yang telah ditentukan. Sementara itu, pada sasaran nonfisik, kegiatan penyuluhan dan pembinaan masyarakat juga dievaluasi guna memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.


Dansatgas menyampaikan bahwa briefing rutin ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus mencari solusi secara cepat dan tepat. “Setiap perkembangan harus dilaporkan secara berkala agar kita bisa mengetahui sejauh mana capaian yang sudah diraih dan apa saja yang perlu ditingkatkan,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan seluruh anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan untuk tetap menjaga semangat dan kesehatan selama pelaksanaan kegiatan. Sinergi antara TNI dan masyarakat, menurutnya, menjadi kunci utama keberhasilan program TMMD dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah.


Dengan adanya briefing dan evaluasi yang berkelanjutan di Kotis, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-127 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bulungan.