Lumajang – Upaya memperkuat pembinaan personel terus dilakukan Korem 083/Baladhika Jaya. Salah satunya melalui kunjungan kerja Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan ke Markas Yonif 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, untuk memberikan pengarahan kepada personel Komando Rumah (Korum).
View AllNews
Ads In-Feed
Sosial
Daerah
Latest News
Sabtu, 25 Juli 2026
Melalui Pengarahan Korum, Danrem 083 Tegaskan Komitmen Mewujudkan Prajurit Profesional dan Berkarakter
Lumajang – Upaya memperkuat pembinaan personel terus dilakukan Korem 083/Baladhika Jaya. Salah satunya melalui kunjungan kerja Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan ke Markas Yonif 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, untuk memberikan pengarahan kepada personel Komando Rumah (Korum).
Jumat, 24 Juli 2026
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat
Mimika – Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Martina Natkime mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pendulangan yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga.
Martina mengatakan, hingga saat ini situasi keamanan di Distrik Tembagapura berjalan aman dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai harus terus dipertahankan karena memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di kawasan pendulangan yang menjadi pusat roda perekonomian masyarakat setempat.
"Kawasan pendulangan di Tembagapura bukan hanya menjadi lokasi bekerja bagi masyarakat sini, tetapi juga menjadi ruang penghidupan bagi banyak keluarga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari aktivitas tersebut. Karena itu, keamanan dan ketertiban harus terus kita jaga bersama," ujar Martina.
Ia menegaskan, menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh elemen di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.
"Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan. Kesadaran masyarakat untuk menghindari tindakan yang dapat mengganggu aktivitas warga merupakan kunci agar situasi tetap aman dan kondusif," katanya.
Martina juga berharap seluruh pihak, termasuk mereka yang memiliki perbedaan pandangan, dapat mengedepankan kepentingan bersama serta menahan diri dari berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Menurutnya, suasana damai menjadi modal utama bagi masyarakat untuk terus bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan persatuan dan menjaga komunikasi yang baik. Perbedaan adalah hal yang wajar, namun jangan sampai memicu tindakan yang merugikan masyarakat luas. Mari kita ciptakan suasana yang aman, harmonis, dan saling menghormati," tutur Martina.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi dinamika sosial maupun berbagai informasi yang beredar. Martina mengingatkan pentingnya menyaring setiap informasi secara selektif serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah persatuan.
"Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita perkuat komunikasi dan menjaga kebersamaan agar situasi tetap kondusif demi kepentingan masyarakat Tembagapura," ujarnya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Martina turut mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai semangat untuk mempererat persatuan, menjaga kedamaian, dan memperkuat stabilitas keamanan. Menurutnya, situasi yang aman akan menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.
"Dengan keamanan yang tetap terjaga, pembangunan dapat berjalan optimal, aktivitas masyarakat tetap lancar, dan manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga. Mari kita bersama-sama menjaga Tanah Papua, khususnya Tembagapura, agar tetap damai, aman, dan sejahtera," pungkasnya.
Rumah Bapak Zainal Warga RT 3 Desa Biu Memasuki Tahap Pembuatan MCK
Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Warga Desa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser disamping mendapatkan manfaat RTLH Satgas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser juga membuatkan MCK bagi setiap sasaran RTLH. Sabtu (25/7/2026)
MCK ini sangat penting bagi setiap keluarga yang sudah berumah tangga, dikarenakan ini menjadi salah satu bagian rumah yang dibutuhkan.
Baik dari kegiatan mencuci piring, mencuci pakaian dan mandi bagi para penghuni rumah yang mendapatkan manfaat RTLH.
Danstagas TMMD Ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 Letkol Inf Edy Wahyu Satriyadi, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa Satgas akan membuatkan fasilitas yang layak bagi para penerima manfaat khususnya di Sasaran fisik RTLH.
Beliau juga menyampaikan bahwa bagian MCK akan dilakukan pengecoran pada lantainya, agar tidak terkikis dimakan waktu.
Kegiatan perehaban ini juga didukung penuh dari pemilik rumah, bapak RT beserta warga sekitar.
Dim 0904/Psr
Personel TMMD 129 Kodim 0904/Paser Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan
Kodim 0904/Paser, Muara Samu. Guna memberikan hasil yang maksimal dalam Program TMMD Ke 129 Tahun 2026 Kodim 0904/Paser personel Satgas bersama warga laksanakan gotong royong bersihkan pinggir-pinggir sasaran jalan. Jumat (24/7/2026)
Sesuai dengan Program TMMD ke 129 Kodim 0904/Paser tahun 2026 bahwa sasaran buka jalan sepanjang 3 km untuk jalan masyarakat.
Dalam kegiatan ini memang kegiatan dibantu dengan alat berat, namun peran personel bersama warga sangat diperlukan untuk melaksanakan pembersihan di pinggir sasaran jalan.
Babinsa Biu Kecamatan Muara Samu Kabupaten Paser personel Koramil 0904-09/Muara Samu Kodim 0904/Paser Serka Wahidin menyampaikan bahwa antusias masyarakat sangatlah tinggi dikarenakan ini untuk kemajuan masyarakat Biu.
"Alhamdulillah dengan adanya TMMD di Desa kami masyarakat sangat mendukung dan mensuport penuh akan kegiatan ini" ujar Serka Wahidin.
Tidak hanya sasaran fisik saja, sasaran non fisik juga diberikan kepada masyarakat Biu untuk kemajuan Desa kami, beliau menambahkan.
Dim 0904/Psr
Kolaborasi Lintas Sektor, Bapas Jakbar Hadirkan Pendampingan Psikologis Bagi Klien Anak
Jakarta - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat terus berkomitmen mewujudkan ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Hal ini dibuktikan melalui digelarnya kegiatan "Pendampingan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK)" hasil kolaborasi bersama Suku Dinas PPAPP Kota Jakarta Barat. Dirilis hari ini, pada Jumat (24/07/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Perlindungan Anak Sudin PPAPP Jakarta Barat, Ibu Siti Nurhayati, yang menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Bapas Kelas I Jakarta Barat yang telah tersertifikasi sebagai Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA). Beliau berharap para Pembimbing Kemasyarakatan terus menjalankan tugas secara profesional demi terpenuhinya hak-hak anak dan terwujudnya cita-cita mereka.
Dalam kesempatan ini, Bapas Kelas I Jakarta Barat menghadirkan inovasi pendampingan psikologis bertajuk "Ruang Aman & Nyaman" bagi Klien Anak. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Tim Psikolog dari Speak Up Now yang dipimpin oleh Ibu Hanina Maulidha, M.Psi., Psikolog selaku CEO, didampingi oleh Ferdiana Fachrudin, S.Psi. selaku COO/Konselor dan M. Fahad Sya'Bana, S.Psi., selaku General Manager/Konselor. Dalam sesi interaktif ini, para peserta diajak melalui serangkaian metode regulasi emosi yang diawali dengan dinamika kelompok "HAPPYROLI", serta pembuatan nametag dekoratif sebagai sarana refleksi diri dan ekspresi emosional.
Selanjutnya, para Klien Anak dibekali teknik relaksasi mandiri Butterfly Hug dengan menyilangkan tangan di dada dan mengatur napas perlahan guna meredakan kecemasan serta menurunkan tingkat stres. Proses pendampingan dilanjutkan dengan melatih kesadaran (awareness) emosional melalui papan indikator emosi, serta pelepasan emosi secara bertahap lewat Expressive Art Therapy menggunakan media seni kertas tiga bagian. Sesi ini ditutup dengan penyusunan komitmen langkah nyata pribadi (action plan) untuk rentang waktu 24 jam, 7 hari, hingga 30 hari ke depan, sebelum diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama.
Kepala Bapas Kelas I Jakarta Barat, RM. Kristyo Nugroho menyampaikan apresiasi atas keberhasilan sinergi lintas instansi dan inovasi pendampingan psikologis interaktif yang mampu memfasilitasi klien anak dalam mengelola emosi serta menyusun komitmen perubahan diri di lingkungan ramah anak, seraya menegaskan bahwa keberlanjutan dampak positif kegiatan tersebut akan terus dipastikan melalui pemantauan action plan secara berkala dan penyediaan layanan konseling personal lanjutan. :::
Tersertifikasi LPKRA, Bapas Jakbar Perkuat Layanan Pendampingan AMPK
Jakarta - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat terus berkomitmen mewujudkan ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Hal ini dibuktikan melalui digelarnya kegiatan "Pendampingan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK)" hasil kolaborasi bersama Suku Dinas PPAPP Kota Jakarta Barat. Dirilis hari ini, pada Jumat (24/07/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Perlindungan Anak Sudin PPAPP Jakarta Barat, Ibu Siti Nurhayati, yang menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Bapas Kelas I Jakarta Barat yang telah tersertifikasi sebagai Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA). Beliau berharap para Pembimbing Kemasyarakatan terus menjalankan tugas secara profesional demi terpenuhinya hak-hak anak dan terwujudnya cita-cita mereka.
Dalam kesempatan ini, Bapas Kelas I Jakarta Barat menghadirkan inovasi pendampingan psikologis bertajuk "Ruang Aman & Nyaman" bagi Klien Anak. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Tim Psikolog dari Speak Up Now yang dipimpin oleh Ibu Hanina Maulidha, M.Psi., Psikolog selaku CEO, didampingi oleh Ferdiana Fachrudin, S.Psi. selaku COO/Konselor dan M. Fahad Sya'Bana, S.Psi., selaku General Manager/Konselor. Dalam sesi interaktif ini, para peserta diajak melalui serangkaian metode regulasi emosi yang diawali dengan dinamika kelompok "HAPPYROLI", serta pembuatan nametag dekoratif sebagai sarana refleksi diri dan ekspresi emosional.
Selanjutnya, para Klien Anak dibekali teknik relaksasi mandiri Butterfly Hug dengan menyilangkan tangan di dada dan mengatur napas perlahan guna meredakan kecemasan serta menurunkan tingkat stres. Proses pendampingan dilanjutkan dengan melatih kesadaran (awareness) emosional melalui papan indikator emosi, serta pelepasan emosi secara bertahap lewat Expressive Art Therapy menggunakan media seni kertas tiga bagian. Sesi ini ditutup dengan penyusunan komitmen langkah nyata pribadi (action plan) untuk rentang waktu 24 jam, 7 hari, hingga 30 hari ke depan, sebelum diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama.
Kepala Bapas Kelas I Jakarta Barat, RM. Kristyo Nugroho menyampaikan apresiasi atas keberhasilan sinergi lintas instansi dan inovasi pendampingan psikologis interaktif yang mampu memfasilitasi klien anak dalam mengelola emosi serta menyusun komitmen perubahan diri di lingkungan ramah anak, seraya menegaskan bahwa keberlanjutan dampak positif kegiatan tersebut akan terus dipastikan melalui pemantauan action plan secara berkala dan penyediaan layanan konseling personal lanjutan. :::




