View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 20 Juni 2026

Rumah Pak Pairun Direhab Kodim 1022 Tanah Bumbu

 


Tanah Bumbu – Kodim 1022/Tanah Bumbu melalui staf teritorial melaksanakan program unggulan Karya Bakti dengan merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Pairun (71), warga Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu. Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal layak huni.


Rehab rumah dimulai dengan pergantian atap yang sebelumnya sudah selesai dikerjakan. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan pemasangan pelapon dalam rumah serta perbaikan teras rumah. Kehadiran tim teritorial Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama masyarakat sekitar menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi.


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat.


“Program Karya Bakti adalah salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat. Dengan merehab rumah milik Pak Pairun, kami ingin memastikan bahwa warga dapat tinggal dengan lebih layak dan nyaman. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” tegas Dandim 1022/Tanah Bumbu.


Beliau menambahkan, kegiatan rehab rumah ini akan terus digalakkan di berbagai wilayah sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan rakyat dan memperkuat ikatan sosial di Tanah Bumbu. :::

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda

 


Tanah Bumbu – Tim tukang Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama masyarakat Desa Tanete, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, terus melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda yang kini memasuki tahap kedua. Proyek ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat yang digerakkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai wujud nyata pembangunan infrastruktur untuk rakyat.


Pada tahap kedua ini, pekerjaan difokuskan pada pengecoran tapak pondasi tepi jauh serta penyiapan material lainnya untuk mendukung kelanjutan konstruksi. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur dasar jembatan agar kokoh dan aman digunakan. Hingga saat ini, progres pembangunan tahap kedua tercatat mencapai 2%.


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda adalah bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah pusat.


“Pembangunan Jembatan Garuda merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan dimulainya tahap kedua melalui pengecoran pondasi tepi jauh dan penyiapan material, kami optimis jembatan ini akan segera terwujud. Jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Tanah Bumbu, terutama dalam memperlancar akses ekonomi, pendidikan, dan sosial,” tegas Dandim 1022/Tanah Bumbu.


Beliau menambahkan, keberadaan Jembatan Garuda diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan menjadi simbol semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. (*)

Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota Aktif Laksanakan Komsos di Wilayah Binaan

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Sebagai upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah binaan, Babinsa Koramil 0910-03/Malinau Kota, Serka Marten Liander, aktif melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (20/6/2026).


Kegiatan Komsos tersebut dilaksanakan dengan menjalin silaturahmi dan berdialog secara langsung dengan warga guna mengetahui perkembangan situasi serta berbagai kondisi yang terjadi di wilayah binaan. Suasana penuh keakraban terlihat saat Serka Marten Liander berinteraksi dengan masyarakat dan mendengarkan berbagai masukan maupun aspirasi yang disampaikan warga.


Menurut Serka Marten Liander, komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa dalam rangka membangun hubungan yang harmonis serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.


“Melalui kegiatan Komsos ini, kami dapat mempererat silaturahmi dengan warga, mengetahui perkembangan situasi dan berbagai permasalahan yang ada di wilayah, sehingga setiap persoalan dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama. Dengan komunikasi yang baik, keamanan dan ketertiban lingkungan juga akan semakin terjaga,” ujarnya.


Ia menambahkan, kedekatan antara Babinsa dan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Oleh karena itu, komunikasi yang terjalin dengan baik harus terus dipelihara guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta kondusif di tengah kehidupan masyarakat.


Selain mempererat hubungan silaturahmi, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Kaliamok.


Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Kehadiran aparat kewilayahan tersebut dinilai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta berbagai informasi terkait perkembangan situasi di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat sehingga terwujud kemanunggalan TNI-Rakyat yang kokoh serta terciptanya wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.


(Pendim 0910)

Jumat, 19 Juni 2026

Mahasiswa KKN UBT dan Warga Desa Belayan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

  


Belayan, 20 Juni 2026 – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Belayan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) melalui kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan sekitar 100 orang peserta yang terdiri dari warga Desa Belayan dan mahasiswa KKN UBT. Mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan desa, mulai dari sisi jalan, saluran drainase, hingga area fasilitas umum yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Kerja bakti ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan mahasiswa yang sedang melaksanakan pengabdian di desa tersebut.


Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta saling bekerja sama membersihkan lingkungan demi mewujudkan desa yang asri dan bebas dari sampah.


Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Melalui budaya gotong royong, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dapat terus meningkat.


Kegiatan kerja bakti berakhir pada pukul 09.30 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan kemajuan Desa Belayan.

Kamis, 18 Juni 2026

Melalui PKBN 2026, Korem 083/Bdj Perkokoh Persatuan dan Wawasan Kebangsaan

 


Malang – Keluarga Besar TNI memiliki peran penting dalam menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan di tengah kehidupan masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) bersama Keluarga Besar TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Brawijaya Rampal, Kota Malang, Kamis (18/6/2026).


Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Staf Korem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso yang hadir mewakili Danrem 083/Bdj.


Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa Keluarga Besar TNI selama ini telah menjadi mitra strategis TNI AD dalam berbagai kegiatan pembinaan teritorial, komunikasi sosial, dan penguatan wawasan kebangsaan di masyarakat.


Keberadaan organisasi seperti PPAD, KB FKPPI, GM FKPPI, PPM, dan HIPAKAD dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan masing-masing.


Melalui kegiatan PKBN, seluruh peserta diajak untuk terus memperbarui pemahaman mengenai nilai-nilai bela negara, semangat persatuan, serta pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


"Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Indonesia tetap kuat, bersatu, dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang berkembang," ujar Danrem dalam sambutan tertulisnya.


Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan sinergi antara TNI AD dengan Keluarga Besar TNI dalam mendukung stabilitas dan pembangunan nasional. ::::

Perkuat Pembinaan Teritorial, Korem 083/Bdj Sebar Personel ke Sejumlah Kodim

 


Malang – Tantangan tugas teritorial yang terus berkembang membutuhkan prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., melepas personel Makorem untuk memperkuat satuan jajaran Korem 083/Bdj, Kamis (18/6/2026).


Acara korps raport yang digelar di Aula Makorem 083/Bdj itu menjadi momentum penting dalam proses pembinaan personel sekaligus penguatan organisasi. Para prajurit yang dilepas akan melanjutkan pengabdian di berbagai satuan kewilayahan sesuai kebutuhan organisasi dan tuntutan tugas di lapangan.


Dalam kesempatan tersebut, Danrem menekankan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan seorang prajurit dalam melaksanakan tugas teritorial.


Selain memahami kondisi wilayah, para personel juga diminta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa. Hubungan yang harmonis dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.


"Prajurit teritorial harus mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran kalian harus memberikan rasa aman, manfaat, serta energi positif bagi lingkungan sekitar," tegas Danrem.


Lebih lanjut, Danrem mengingatkan bahwa setiap prajurit wajib menjaga disiplin dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Integritas dan profesionalisme, menurutnya, merupakan modal utama dalam menjalankan tugas di wilayah.


Penguatan personel ini mencakup sejumlah Kodim jajaran Korem 083/Bdj yang tersebar di wilayah Malang Raya hingga Banyuwangi. Dengan terpenuhinya kebutuhan personel tersebut, pelaksanaan fungsi pembinaan teritorial diharapkan semakin efektif dalam mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.


Melalui langkah ini, Korem 083/Baladhika Jaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, sekaligus memastikan setiap prajurit mampu mengimplementasikan nilai-nilai HEBAT—Humanis, Efektif, Bersinergi, Adaptif, dan Tangguh—dalam setiap pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat. ::::