View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Jumat, 24 April 2026

Sinergi Imigrasi dan Interpol Gagalkan Masuknya Buronan Internasional


JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil mengamankan seorang warga negara Amerika Serikat berinisial AJP, buronan yang dicari aparat penegak hukum AS terkait kasus pembunuhan. AJP kemudian diserahkan kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat dan dideportasi pada Kamis (23/04/2026) dengan pengawalan petugas U.S. Marshals.


Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menyampaikan bahwa keberhasilan penangkapan buronan internasional ini didukung oleh sistem autogate yang canggih.


“AJP diamankan oleh petugas imigrasi saat melintas di autogate Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, setibanya dari Taipei, Taiwan. Autogate imigrasi telah terintegrasi dengan sistem Interpol 24/7, sehingga setiap buronan Interpol yang mencoba masuk ke Indonesia dapat langsung terdeteksi saat proses pemeriksaan keimigrasian,” jelasnya.


Sementara itu, Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman, menjelaskan kronologi kedatangan yang bersangkutan.


“Pada 17 Januari 2026, AJP—buronan kasus pembunuhan di South Carolina, Amerika Serikat—tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Selanjutnya pada 19 Januari 2026, AJP dipindahkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk dilakukan pengawasan ketat dan ditempatkan di ruang detensi guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.


Ia menambahkan, selama proses tersebut pihak Imigrasi melakukan koordinasi intensif dengan perwakilan pemerintah Amerika Serikat guna memastikan kesiapan teknis dan administratif dalam proses pemulangan.


Dirjen Imigrasi menegaskan bahwa penanganan kasus ini merupakan implementasi prinsip kebijakan selektif.


“Tindakan ini menunjukkan komitmen kami untuk memastikan hanya orang asing yang memberikan manfaat dan tidak mengganggu keamanan serta ketertiban umum yang dapat berada di wilayah Indonesia. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam negeri maupun mitra internasional, karena pengelolaan keimigrasian modern menuntut kolaborasi lintas negara yang solid,” tambah Hendarsam.


Penindakan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, khususnya di bidang pengawasan dan penegakan hukum. Hal ini juga menjadi wujud nyata “Imigrasi untuk Rakyat” serta komitmen Indonesia dalam mendukung kerja sama internasional di bidang penegakan hukum dan keamanan nasional.


“Direktorat Jenderal Imigrasi akan terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian yang profesional dan akuntabel, serta memperkuat kerja sama internasional guna menjaga kedaulatan dan keamanan negara,” pungkasnya. (*)

Kamis, 23 April 2026

Secangkir Kopi, Perekat Sinergitas Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau

   


MALINAU, Kalimantan Utara – Pagi yang masih diselimuti kesejukan alam pedalaman tak menyurutkan semangat personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam memulai aktivitas. Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (24/4/2026), kebersamaan sederhana justru menjadi kekuatan utama dalam membangun sinergitas.


Di sudut desa lokasi TMMD, sejumlah personel TNI bersama warga tampak duduk bersila di atas papan kayu. Tanpa sekat, mereka berbagi tawa, cerita, dan harapan, ditemani kopi hangat dalam gelas sederhana. Momen ini bukan sekadar rutinitas pagi, melainkan simbol kuat kemanunggalan TNI dan rakyat.


Suasana akrab terjalin begitu natural. Canda ringan yang mengalir mencairkan suasana, memperlihatkan kedekatan emosional yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD. Dari interaksi sederhana tersebut, terbangun komunikasi yang efektif dan penuh kepercayaan, menjadi kunci sukses berbagai program di lapangan.


Salah satu anggota Satgas, Kopda Wahyudin, mengatakan bahwa kebersamaan seperti ini menjadi energi tambahan sebelum memulai pekerjaan.

“Dari momen sederhana ini, kami bisa lebih dekat dengan warga, memahami kebutuhan mereka secara langsung, sekaligus memperkuat kekompakan sebelum turun ke lapangan,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Kornelius, salah satu warga setempat. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan kehangatan dalam hubungan sosial.

“Kami merasa seperti keluarga sendiri. Duduk bersama sambil minum kopi membuat hubungan kami semakin dekat,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Dari secangkir kopi di pagi hari, tercermin bahwa sinergitas yang terbangun menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


Melalui momen sederhana ini, tergambar jelas bahwa keberhasilan TMMD bukan semata diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.


(Pendim 0910)

“Peluh dan Canda Jadi Satu, Satgas TMMD dan Warga Nikmati Hangatnya Silaturahmi”

 


Malinau – Progres rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Firdaus, warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, terus dikebut oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-128 Kodim 0910/Malinau. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (24/04/2026) pukul 10.00 WITA.


Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD terlihat bahu-membahu dan saling bekerja sama dalam pengerjaan rehab rumah. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal guna mempercepat penyelesaian sasaran fisik program TMMD di wilayah perbatasan tersebut.


Di sela padatnya kegiatan, suasana keakraban tampak begitu kental. Saat waktu istirahat, Bapak Firdaus bersama personel TMMD duduk bersama, bersenda gurau, dan berbincang santai. Momen sederhana tersebut menghadirkan kehangatan dan kesejukan, meski berada di tengah teriknya sinar matahari.


Kebersamaan yang terjalin tidak hanya mencerminkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, namun juga memperkuat semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Nilai-nilai kebersamaan inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam menyukseskan program TMMD.


Melalui kegiatan TMMD ke-128 ini, Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara prajurit dan warga dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.

Memasuki Hari Ketiga, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Genjot Pembangunan MCK di Desa Luso

   


Malinau – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah perbatasan Kodim 0910/Malinau, pada Jumat (24/04/2026), personel Satgas TMMD bergerak cepat menuju sasaran yang telah ditentukan sesuai pembagian tugas masing-masing.


Salah satu sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam program TMMD kali ini adalah pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi masyarakat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara. Pembangunan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan.


Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD bersama warga setempat terlihat bahu-membahu mengerjakan pembangunan MCK dengan penuh semangat. Sinergi antara TNI dan masyarakat ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas dalam setiap pelaksanaan TMMD.


Salah satu warga penerima manfaat, Ibu Yoana, mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaannya atas bantuan yang diberikan. Selama ini, keterbatasan ekonomi membuat dirinya belum mampu memiliki fasilitas MCK yang layak, sehingga harus menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari-hari.


“Saya sangat bersyukur dan terharu atas bantuan ini. Selama ini kami harus naik turun ke sungai untuk mandi dan keperluan lainnya. Dengan adanya MCK ini, tentu sangat membantu dan memudahkan kami,” ungkapnya.


Program TMMD ke-128 ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak secara fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Kodim 0910/Malinau berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan, guna mendukung percepatan pembangunan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tokoh Adat Pegunungan Bintang Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Percayakan Proses Hukum Pasca Penangkapan DPO KKB

  


Pegunungan Bintang – Kamis 23 April 2026, Ketua Harian Dewan Adat Aplim Apom Sibilki Tujuh Sub Suku Kabupaten Pegunungan Bintang, Antonius Uropmabin, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya pasca penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin serta menjelang momentum 1 Mei 2026.


Dalam pernyataannya di Distrik Oksibil, Antonius menegaskan bahwa himbauan yang disampaikan kepada masyarakat bertujuan untuk meredam situasi agar tetap kondusif di tengah berkembangnya berbagai isu yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau bersifat hoaks.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Terkait penangkapan DPO KKB Enos Kakyarmabin dan rekannya, Antonius menyampaikan bahwa masyarakat perlu menyikapi hal tersebut secara bijak serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak keamanan. Ia menilai langkah tersebut penting guna menghindari munculnya konflik baru di tengah masyarakat.


“Dalam situasi seperti ini, kita harus percaya dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan. Jangan sampai kita terprovokasi dan justru memperkeruh keadaan,” tegasnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat adat terkait pentingnya menjaga stabilitas keamanan, serta tidak terpengaruh oleh ajakan atau isu yang dapat memecah belah persatuan.


Selain itu, Antonius berkomitmen untuk menggerakkan seluruh jajaran Dewan Adat Aplim Apom Sibilki agar aktif memberikan himbauan kepada masyarakat, baik menjelang 1 Mei maupun dalam menyikapi dinamika keamanan pasca penangkapan tersebut.


“Kami dari Dewan Adat siap mendukung penuh upaya menjaga keamanan di Bumi Aplim Apom. Masyarakat harus tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian di wilayah ini,” tambahnya.


Dengan adanya peran aktif tokoh adat dalam memberikan edukasi dan himbauan, diharapkan situasi di Kabupaten Pegunungan Bintang tetap aman, serta potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, khususnya pasca penangkapan DPO KKB dan menjelang momentum penting yang berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Perkuat Sinergi, Perwakum Jakarta Audiensi dengan Kepala Imigrasi Jaksel

 


JAKARTA - Persatuan Wartawan Imigrasi dan Hukum (Perwakum) Jakarta melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Winarko, pada Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan institusi keimigrasian, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik.


Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua Perwakum Jakarta, Rukmana, didampingi Sekretaris Herdiana, Bendahara Victor, serta penasihat Dadang Rachmat dan Umi Sjarifah.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Daud Satrya Bhirawa, serta Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Rian Murdini Kasim.


Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Winarko, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjalin kolaborasi yang konstruktif dengan Perwakum Jakarta.


Ia menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, terutama di tengah perkembangan era digital yang menuntut keterbukaan informasi.


“Kami terbuka terhadap saran dan kritik yang membangun. Sinergi dengan insan pers menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Winarko.


Ia juga menambahkan bahwa Kantor Imigrasi Jakarta Selatan merupakan satuan kerja berpredikat Zona Integritas yang berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.


“Komitmen tersebut kami wujudkan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, serta upaya berkelanjutan dalam menjaga integritas aparatur,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Perwakum Jakarta, Rukmana, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh jajaran Imigrasi Jakarta Selatan.


Menurutnya, audiensi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kerja sama kelembagaan secara profesional.


“Perwakum Jakarta siap bersinergi dalam mendukung publikasi kinerja institusi secara positif, akurat, dan berimbang, serta menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar jurnalis yang akrab disapa Ade.


Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Perwakum Jakarta juga memaparkan profil organisasinya. Mayoritas anggota Perwakum merupakan Sarjana Hukum dan telah memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sehingga memiliki landasan profesional dalam menjalankan kerja jurnalistik, khususnya di bidang keimigrasian dan hukum.


Penasihat Perwakum Jakarta, Dadang Rachmat, menambahkan, sebagian besar anggota Perwakum juga menjabat sebagai pemimpin redaksi di berbagai media.


“Dengan latar belakang tersebut, kami berkomitmen menjaga kualitas pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat fungsi kontrol sosial dalam koridor hukum,” ujarnya.


Melalui audiensi ini kedua belah pihak berharap menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas informasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian.(red)