View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Jumat, 09 Januari 2026

Danrem 083/Baladhika Jaya Santuni Anak Yatim di Pasuruan, Tegaskan Peran TNI Hadir untuk Kemanusiaan

 


PASURUAN – Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dalam kegiatan sosial bersama Gus Nidom di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (9/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen TNI untuk terus hadir dan berperan aktif dalam aspek sosial dan kemanusiaan.


Danrem 083/Bdj secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu, sekaligus menyampaikan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai pengabdian prajurit TNI kepada rakyat. Menurutnya, TNI tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu meringankan beban masyarakat.


“Kegiatan santunan ini merupakan wujud kepedulian dan empati kami. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kegiatan yang menyentuh langsung nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Danrem.


Kegiatan ini dilaksanakan bersama Gus Nidom, tokoh agama yang dikenal konsisten mendampingi dan memperjuangkan kesejahteraan anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Danrem mengapresiasi peran Gus Nidom yang dinilainya mampu menjadi penggerak kepedulian sosial dan inspirasi bagi banyak pihak.


Sinergi antara TNI dan tokoh agama dalam kegiatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat empati sosial, mempererat kebersamaan, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Danrem di tengah-tengah anak yatim piatu juga mencerminkan gaya kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan rakyat.


Kegiatan santunan ini turut dihadiri Dandim 0819/Pasuruan, unsur Forkopimcam Winongan, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama, mencerminkan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.


Melalui kegiatan ini, Danrem 083/Baladhika Jaya berharap semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadilan. (&)


Rabu, 07 Januari 2026

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online, Sita Aset Ratusan Miliar Rupiah

 


Jakarta — Bareskrim Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik perjudian online yang meresahkan masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama jajaran berhasil menangani ratusan perkara judi online dengan nilai aset sitaan yang signifikan.


Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 pihaknya telah menangani 664 kasus tindak pidana siber, dengan 744 orang tersangka. Dari pengungkapan tersebut, Polri berhasil menyita dan mengamankan uang serta aset senilai Rp286.256.178.904.


“Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan jajaran siber selama tahun 2025 telah menangani 664 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 744 orang. Sementara itu, uang dan aset yang berhasil kami sita nilainya mencapai Rp286,2 miliar,” ujar Irjen Nunung.


Selain penindakan, upaya pencegahan juga terus dilakukan. Menurutnya, Polri telah mengajukan pemblokiran terhadap 231.517 website judi online serta melaksanakan 1.764 kegiatan pre-emptive sebagai langkah pencegahan agar praktik judi online tidak semakin meluas di tengah masyarakat.


Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan pengungkapan terbaru bermula dari patroli siber yang menemukan 10 website perjudian online. Setelah dilakukan pendalaman, jumlah tersebut berkembang menjadi 21 website yang beroperasi secara nasional maupun internasional dengan berbagai jenis permainan, mulai dari slot, kasino, hingga judi bola.


“Website-website perjudian online ini dapat diakses baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Oleh karena itu, kami segera berkoordinasi dengan Komdigi untuk melakukan pemblokiran atau takedown guna mencegah perluasan akses,” jelas Brigjen Himawan.


Dalam proses penyidikan, penyidik melakukan undercover deposit dan undercover player yang mengungkap adanya aliran dana dari 11 penyedia jasa pembayaran. Hasil pengembangan selanjutnya menemukan 17 perusahaan fiktif yang sengaja didirikan untuk memfasilitasi transaksi perjudian online, baik sebagai layering melalui QRIS maupun sebagai penampung utama dana hasil judi.


Dari pengungkapan jaringan tersebut, Bareskrim Polri berhasil melakukan pemblokiran dan penyitaan dana sebesar Rp59.126.460.631. Tidak hanya itu, penyidik juga berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal AHU Kementerian Hukum RI serta pihak perbankan untuk mengevaluasi dan memblokir seluruh rekening yang terafiliasi dengan perusahaan fiktif tersebut.


Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan lima orang tersangka dengan peran berbeda-beda serta satu orang DPO. Para tersangka diketahui mendirikan perusahaan fiktif menggunakan identitas dan dokumen palsu untuk membuka rekening bank yang kemudian digunakan sebagai merchant penyedia jasa pembayaran bagi 21 website judi online.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.


“Penyidikan tidak berhenti sampai di sini dan masih terus kami kembangkan, khususnya terhadap pihak-pihak yang memfasilitasi pembuatan dokumen perusahaan fiktif dalam praktik perjudian online,” tegas Brigjen Himawan.


Polri juga menegaskan bahwa penindakan judi online dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK, termasuk melalui mekanisme PERMA Nomor 1 Tahun 2013 sebagai instrumen hukum perampasan aset hasil kejahatan. Hingga konferensi pers ini digelar, total barang bukti yang telah ditetapkan pengadilan mencapai Rp96.777.177.881.


Bareskrim Polri memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan PPATK, Komdigi, perbankan, dan kementerian/lembaga terkait lainnya dalam menekan praktik perjudian online melalui pendekatan pre-emtif, preventif, dan penegakan hukum secara tegas dan konsisten. (*)

Selasa, 06 Januari 2026

Polres Morowali: Penangkapan Tersangka R Murni Perkara Pidana, Tidak Terkait Profesi Jurnalis

 


Morowali — Polres Morowali menegaskan bahwa penangkapan terhadap tersangka R yang saat ini menjadi perhatian publik dan viral di media sosial tidak ada kaitannya dengan profesinya sebagai jurnalis, melainkan murni penegakan hukum atas dugaan tindak pidana pembakaran yang terjadi di Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali.


Kapolres Morowali AKBP. Zulkarnain menjelaskan bahwa proses penangkapan dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dari hasil penyelidikan, penyidik telah mengumpulkan lebih dari dua alat bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana tersebut.


“Penanganan kasus ini sama sekali tidak berkaitan dengan profesi yang bersangkutan sebagai jurnalis. Ini murni penegakan hukum terkait dugaan tindak pidana pembakaran di kantor RCP di Desa Torete,” jelas Kapolres Morowali.


Ia memaparkan, alat bukti yang dikantongi penyidik antara lain keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukannya sisa bom molotov, serta rekaman video yang memperlihatkan perbuatan pelemparan api.


Kapolres juga meminta masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.


“Kami menjamin proses penyidikan dilakukan secara transparan dan profesional. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya.


Hal senada disampaikan Herdianto Marsuki selaku Ketua DPRD Morowali yang turut memberikan pernyataan setelah berkoordinasi dengan Polres Morowali. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindak kriminal murni.


“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dapat kami sampaikan bahwa kasus ini murni perkara pidana pembakaran yang terjadi di Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang berkembang di media,” ujarnya.


Ia juga menyatakan kepercayaan penuh kepada Polri, khususnya Polres Morowali, untuk menangani perkara tersebut secara transparan dan tetap mengedepankan prinsip humanis.


Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi dan menghormati profesi jurnalis sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi.


“Polri menegaskan bahwa kasus ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan profesi yang bersangkutan sebagai jurnalis. Penanganan dilakukan murni berdasarkan dugaan tindak pidana yang terjadi berdasarkan dari laporan perkembangan Polres Morowali,” tegas Brigjen Trunoyudo.


Sebagai bentuk komitmen Polri, Karo Penmas menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan berkomunikasi kepada Bapak Totok Suryanto selaku Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers bahwa perkara tersebut bukan perkara yang berkaitan dengan profesi jurnalistik, serta meminta Kapolres Morowali untuk membuat surat pemberitahuan kepada Dewan Pers.


“Langkah ini kami lakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik dan untuk menegaskan bahwa Polri sangat menghormati kebebasan pers serta profesi jurnalis,” tutupnya. (*)

Rabu, 31 Desember 2025

Pergantian Tahun 2026, Danrem 083 Tinjau KDKMP Kabupaten dan Kota Malang

 


Malang — Alih-alih merayakan malam pergantian tahun secara seremonial, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan program strategis berjalan optimal. Pada Rabu malam (31/12/2025), Danrem melaksanakan pengecekan  KDKMP di wilayah Kodim 0818/Kabupaten Malang dan Kodim 0833/Kota Malang.


Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai tersebut menyasar sejumlah lokasi KDKMP, yakni Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, dan Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari di wilayah Kodim 0818/Kabupaten Malang, serta Kelurahan Bendung Rejosari, Kecamatan Sukun, wilayah Kodim 0833/Kota Malang.


Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung progres, kesiapan sarana, serta pemanfaatan hasil kegiatan KDKMP yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah berbasis pemberdayaan masyarakat. Di setiap lokasi, Danrem menekankan pentingnya kualitas pelaksanaan serta kesinambungan manfaat bagi warga sekitar.


Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa momentum pergantian tahun justru menjadi saat yang tepat untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai arah kebijakan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.


“Pergantian tahun bukan hanya soal perayaan, tetapi juga momentum evaluasi dan penguatan komitmen. KDKMP adalah bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Danrem.


Ia menambahkan, keterlibatan jajaran TNI AD dalam kegiatan pembangunan kewilayahan merupakan wujud tanggung jawab moral untuk memastikan setiap program negara dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan berkelanjutan.


Kegiatan pengecekan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh semangat kerja. Kehadiran Danrem di malam tahun baru ini sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Kodim dan aparat teritorial untuk terus menjaga profesionalisme serta produktivitas dalam setiap pelaksanaan tugas.


Melalui langkah ini, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan komitmennya bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak mengenal waktu, termasuk di saat masyarakat tengah menyambut pergantian tahun.(Penrem083)

Kepedulian Tanpa Batas, Korem 083/Bdj Doakan Aceh, Sumut, dan Sumbar

 


Malang — Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Korem 083/Baladhika Jaya menggelar doa bersama sebagai bentuk refleksi akhir tahun sekaligus kepedulian terhadap para korban bencana alam di Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Doa bersama dilaksanakan di Masjid Baladhika Jaya Korem 083/Bdj, Rabu (31/12/2025) sore, dan diikuti sekitar 150 personel prajurit serta anggota Makorem 083/Bdj. Kegiatan berlangsung dengan khidmat, menghadirkan suasana kebersamaan dan empati di penghujung tahun.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus sarana memohon keberkahan dalam menyongsong tahun yang baru.


“Di akhir tahun ini, kita mengajak seluruh prajurit untuk menundukkan hati, mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, serta memohon agar tahun 2026 membawa kebaikan dan kekuatan bagi bangsa Indonesia,” ujar Danrem.


Menurutnya, kebersamaan dalam doa menjadi pengingat bahwa pengabdian TNI AD tidak hanya diwujudkan melalui tugas-tugas kedinasan, tetapi juga melalui kehadiran batin dan empati sosial di tengah masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Danrem, dilanjutkan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama, sebelum ditutup dengan penuh ketenangan. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, ketabahan para korban bencana, serta kedamaian di tahun yang akan datang.


Melalui kegiatan ini, Korem 083/Baladhika Jaya berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian kepada bangsa terus terjaga sebagai fondasi dalam menjalani tugas di tahun 2026.(Penrem083)

Dalam Rangka Hari Jadi Intelejen Polri, Taruna Akpol Ambil Bagian dalam Giat Donor Darah

  


Jayapura – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rastra Samara, Mapolda Papua Lama, Kota Jayapura, Selasa (31/12/2025).


Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh Dirintelkam Polda Papua, Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., serta diikuti oleh personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, dan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Keterlibatan Taruna Akpol menjadi bentuk partisipasi aktif generasi muda Polri dalam kegiatan sosial kemanusiaan.


Dalam kesempatannya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80.


“Peringatan Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 dimaknai tidak hanya sebagai momentum refleksi internal, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, salah satunya donor darah,” ucap Kabid Humas.


Ia menambahkan, dalam kegiatan donor darah tersebut Ditintelkam Polda Papua menargetkan pengumpulan sebanyak 100 kantong darah. Dari 117 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 88 kantong darah berhasil dikumpulkan, sedangkan 32 orang lainnya belum dapat melaksanakan donor darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan.


“Pendonor terdiri dari personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, serta Taruna Akpol. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kombes Cahyo menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat semangat kemanusiaan, serta meningkatkan solidaritas dan sinergi Polri dengan instansi terkait.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan empati seluruh personel Polri, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Donor darah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.