View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 05 September 2026

Gerak Cepat Gabungan, Karhutla di Belakang SMP Negeri 1 Yendidori Berhasil Ditangani

  



Jayapura – Personel Polres Biak Numfor bersama Polsek Yendidori, tim pemadam kebakaran, TNI dan unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di belakang SMP Negeri 1 Yendidori, Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (3/9/2026).


Kebakaran tersebut diketahui saat proses belajar mengajar berlangsung. Informasi mengenai munculnya titik api kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian dan pihak pemadam kebakaran. 


Personel Polsek Yendidori yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kebakaran.


Kapolsek Yendidori Iptu Lababa bersama personel kemudian bergabung dengan tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Biak Numfor, BPBD, TNI AD Yonif TP 858/MSB, Kodim serta pihak pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke lingkungan sekolah maupun kawasan di sekitarnya.


Berdasarkan keterangan pihak sekolah, titik api diketahui pertama kali muncul di area belakang toilet sekolah. Api disebut telah terlihat sejak sehari sebelumnya, namun saat itu masih dalam skala kecil sehingga pihak sekolah melakukan pemadaman secara manual. Ketika api kembali terlihat dan mulai meluas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, pihak sekolah segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan.


Kabag Ops Polres Biak Numfor AKP Enceng Kurniadi bersama Kasat Samapta AKP Kartiko selaku Padal Regu I serta Kapolsek Biak Kota AKP La Ambo selaku Padal Regu II turut melakukan pemantauan terhadap proses penanganan di lapangan. Personel gabungan kemudian melakukan pemadaman secara menyeluruh dengan dukungan kendaraan pemadam kebakaran milik Yonif TP serta kendaraan AWC Polres Biak Numfor.


Kondisi medan menuju titik api yang sempit dan sulit dijangkau menyebabkan kendaraan AWC Polres Biak Numfor tidak dapat mendekati lokasi secara maksimal. Meski demikian, kendaraan AWC tetap dimanfaatkan untuk membantu memasok air ke kendaraan pemadam kebakaran milik Yonif TP yang dapat menjangkau lokasi lebih dekat.


Kasat Samapta Polres Biak Numfor menjelaskan bahwa keterbatasan akses menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Namun, melalui koordinasi dan dukungan berbagai unsur, penanganan tetap dapat dilakukan secara optimal sehingga kebakaran tidak meluas.


“Medan menuju titik api cukup sulit dan sempit sehingga kendaraan AWC tidak dapat mendekati lokasi secara maksimal. Namun, kami tetap memberikan dukungan dengan memasok air ke kendaraan pemadam kebakaran yang dapat menjangkau titik api. Sinergi antara Polri, TNI, pemadam kebakaran dan unsur terkait sangat membantu dalam mempercepat proses penanganan,” ujarnya.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengapresiasi respons cepat dan sinergi seluruh unsur dalam menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama, terutama ketika kondisi medan menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.


“Kami mengapresiasi gerak cepat personel Polres Biak Numfor, Polsek Yendidori, TNI, pemadam kebakaran, BPBD dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Kondisi medan yang sulit tidak menjadi hambatan untuk terus berupaya mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas. Ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi setiap kejadian Karhutla,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait. Jangan menunggu api membesar karena penanganan sejak dini akan jauh lebih efektif untuk mencegah dampak yang lebih luas,” tambahnya.


Hingga kegiatan penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan terkendali. 


Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih dilakukan pengumpulan bahan keterangan. Kepolisian tidak membenarkan adanya kesimpulan mengenai unsur kesengajaan sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Kebakaran Hutan di Biak Timur Berhasil Dikendalikan, Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

 



Jayapura – Kebakaran hutan terjadi di kawasan belakang SMP Negeri 1 Biak Timur, Kampung Bosnik Sup, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (3/9/2026). 


Kebakaran berhasil dipadamkan setelah personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla, personel Brimob, serta masyarakat melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama.


Kapolsek Biak Timur Ipda Mervin S.M. Rumpaidus bersama personel Polsek Biak Timur langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran. Personel kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah, Kepala Desa Bosnik Sup Yan William Rumpumbo, Tim Karhutla wilayah Biak Timur dan masyarakat untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas ke area sekitar.


“Begitu menerima informasi adanya kebakaran hutan di belakang SMP Negeri 1 Biak Timur, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan upaya pemadaman. Kami bersama Tim Karhutla dan masyarakat berusaha mengendalikan api agar tidak meluas ke area sekitar,” ujar Ipda Mervin.


Upaya pemadaman selanjutnya diperkuat dengan dukungan kendaraan taktis AWC Brimob Kompi I Yon C Pelopor Biak Numfor serta mobil tangki air. Sarana tersebut digunakan untuk menyemprot dan memasok air ke titik-titik yang masih terbakar sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih optimal.


Personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla dan masyarakat terus melakukan pemadaman hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan. Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, api berhasil dipadamkan dan situasi di kawasan tersebut tetap aman dan kondusif.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengapresiasi respons cepat personel kepolisian bersama unsur terkait dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut. 


Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan sinergi seluruh pihak, terutama untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.


“Kami mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla, Brimob dan masyarakat dalam menangani kebakaran sehingga api dapat segera dikendalikan. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menghadapi setiap kejadian kebakaran, terutama agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun fasilitas di sekitarnya,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran agar dapat ditangani sejak dini.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin. Pencegahan merupakan langkah utama untuk menghindari kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya.


Kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi pascakebakaran guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

 

Rabu, 02 September 2026

Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Gianyar Tingkatkan Patroli di Pasar Senggol

 


GIANYAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Gianyar meningkatkan kegiatan patroli mobiling dan patroli jalan kaki di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Pada Rabu (2/9/2026) malam, personel Piket Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Gianyar melaksanakan patroli di kawasan Pasar Senggol Gianyar, Central Parkir, Jalan Ciung Wanara, Gianyar.


Patroli tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan pasar.


Dalam kegiatan tersebut, personel Kru Kijang 905 Polres Gianyar melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu masyarakat yang hendak menyeberang. Petugas juga berdialog dengan juru parkir, petugas keamanan dan pedagang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana pencurian.


Kasat Samapta Polres Gianyar AKP Wibowo Sidi mengatakan, patroli secara rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman.


“Patroli kami tingkatkan di lokasi yang ramai aktivitas masyarakat. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat, pedagang dan petugas parkir agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap barang maupun kendaraan yang ditinggalkan,” ujar AKP Wibowo Sidi.


Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat.


“Pencegahan kriminalitas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” imbuhnya. :::

Selasa, 01 September 2026

HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya Danrem 083/Bdj Bangga Personelnya Raih Juara 1 Tenis Lapangan


Malang – Peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya semakin bermakna bagi keluarga besar Korem 083/Baladhika Jaya. Tim tenis lapangan beregu Korem 083/Bdj berhasil meraih Juara 1 dalam lomba tenis lapangan beregu yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya, Senin (31/8/2026).


Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan Pelda Mirwan, Koptu Purnomo, dan Kopda Rusdiyanto yang tampil solid sepanjang pertandingan. Kekompakan, semangat juang dan sportivitas menjadi kunci keberhasilan tim Korem 083/Bdj hingga mampu keluar sebagai yang terbaik.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih personelnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya membawa nama baik Korem 083/Bdj, tetapi juga menjadi bukti bahwa prajurit mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui semangat kebersamaan dan sportivitas.


Danrem berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Korem 083/Bdj untuk terus mengembangkan potensi, menjaga kebugaran serta membangun kekompakan melalui kegiatan olahraga. “Pertahankan prestasi ini dan jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik,” pesan Danrem.


Keberhasilan tim Korem 083/Bdj menjadi juara pertama sekaligus melengkapi semarak peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya yang mengusung semangat Bhaswara Widya Cakti. Prestasi tersebut menjadi cerminan semangat prajurit Korem 083/Bdj yang tangguh, kompak dan pantang menyerah dalam setiap kegiatan. (Penrem 083/Bdj)

Kolonel Hany Mahmudhi: Sinergi Instansi Kunci Penanggulangan Karhutla

 


Tanah Bumbu — Bertempat di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Jalan 7 Februari Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Kaunit Kermabaktikes Puskes TNIKolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA, Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI dan Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P.,  serta Pasipropat Setum Secapaad Kapten Inf ⁠Pery Supendi, S.I.P. Selasa (01/9/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Inf Sahlan selaku pendampingan mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I, Danramil 1022-02/Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin, Kapolsek Kusan Hilir Iptu Badruddin, S.H., Camat Kusan Hilir Amrullah, perwakilan Damkar Kusan Hilir, aparatur kecamatan, relawan BPBD Tanah Bumbu, seluruh kepala desa se-Kusan Hilir, serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA menyampaikan:

“Kami hadir di Tanah Bumbu untuk memonitoring penanggulangan bencana Karhutla di daerah. Konsep pemikiran Bapak Presiden menekankan aksi cepat melalui kolaborasi antara pusat dan daerah. Kehadiran Tim Satgas Karhutla di wilayah ini bukan hanya untuk memberikan arahan, tetapi juga menerima masukan langsung dari masyarakat dan aparat daerah. Tugas kami adalah memberikan paparan mengenai dampak Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Asap Karhutla membawa bahaya serius bagi kesehatan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan harus dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.”


Sementara itu, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P., Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI, menegaskan:


“Karhutla adalah ancaman lintas sektor yang mengancam keselamatan, lingkungan, dan ekonomi nasional, dengan risiko memuncak saat kemarau panjang.
Presiden telah memberikan arahan agar penanganan dilakukan mulai dari sosialisasi, aksi nyata, hingga penindakan hukum. Hal ini menuntut kerja sama dan sinergitas seluruh instansi. TNI sendiri telah menggelar dan mengirimkan Satgas Karhutla sebagai bukti kesiapan personel, alutsista, dan dukungan operasional lapangan untuk memastikan api tidak meluas.”


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyambut baik kegiatan ini.


“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparat tentang ancaman Karhutla. Dengan sinergi lintas sektor, kita bisa memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah dampak lebih luas demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang telah berkenan memberikan penyuluhan langsung di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu,” ujar Dandim.


Kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat kebersamaan, disertai sesi tanya jawab, dan diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dalam penanggulangan Karhutla di Bumi Bersujud.  ::::

Polda Papua Perkuat Langkah Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Papua

 


Jayapura – Polda Papua memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah hukumnya. Penguatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebakaran serta mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas sosial dan ekonomi.


Langkah tersebut sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mencegah dan menanggulangi karhutla.


Di wilayah Papua, jajaran Polda Papua akan terus mengoptimalkan upaya pencegahan melalui pemetaan dan pemantauan wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut juga dilakukan dengan meningkatkan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan serta unsur terkait lainnya.


Selain memperkuat koordinasi, jajaran kepolisian juga didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla. Apel siaga dan pengecekan kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran.


Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui peningkatan kemampuan personel Satbrimob dan Samapta dalam penanganan Karhutla. Jajaran Polda Papua juga dapat mempersiapkan pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun operasi kontinjensi sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan secara terpadu.


Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan internal kepolisian. Polda Papua juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui penguatan peran Satgas Karhutla serta pembinaan dan pelatihan relawan tanggap api di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.


Patroli terpadu juga akan terus ditingkatkan pada wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran maupun pembukaan lahan dengan cara membakar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan.


Polda Papua juga mendukung langkah pencegahan melalui pembangunan sarana pendukung seperti embung dan sekat kanal di sekitar wilayah rawan, termasuk pada kawasan perusahaan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu ketersediaan sumber air sekaligus menghambat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.


Dalam aspek perlindungan masyarakat, jajaran kepolisian turut mendorong adanya langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat Karhutla. Termasuk melalui pengembangan kelas aman asap bagi pelajar serta pendampingan bagi masyarakat yang terdampak apabila kondisi Karhutla mengganggu aktivitas sehari-hari.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya kepolisian.


“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran,” ujar Kabid Humas.


Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembukaan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Apabila menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.


Selain langkah pencegahan, Polda Papua menegaskan bahwa setiap pelanggaran terkait pembakaran hutan dan lahan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum dapat dilakukan melalui pemberian sanksi administratif, denda dan/atau pidana sesuai dengan hasil penyelidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Jajaran Polda Papua juga akan melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bagian dari upaya mencegah, mengantisipasi dan menanggulangi potensi Karhutla di wilayah masing-masing.


“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah kebakaran sebelum terjadi, sehingga masyarakat, lingkungan dan aktivitas perekonomian dapat terlindungi,” tegas Kabid Humas.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan maupun pembersihan lahan, meskipun dilakukan dalam skala kecil. Masyarakat diminta memahami bahwa api yang tidak terkendali dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan menunggu sampai api membesar dan sulit dikendalikan. Pencegahan jauh lebih baik, karena satu titik api yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” imbau Kabid Humas.


Melalui langkah terpadu tersebut, Polda Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan Papua dari ancaman kebakaran serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan tetap terjaga bagi masyarakat.