View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Jumat, 01 Mei 2026

Sebelum Cangkul dan Palu Bekerja, Apel Pagi Satgas TMMD Jadi Awal Pengabdian

 



MALINAU, Kalimantan Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, kini telah memasuki hari ke-10 pelaksanaan. Meski kegiatan sudah berlangsung selama 10 hari, semangat personel Satgas tetap terjaga dan selalu diawali dengan apel pagi sebelum memulai pekerjaan di lokasi sasaran, Sabtu (2/5/2026).


Apel pagi menjadi rutinitas penting yang dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk pengecekan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan terkait progres pekerjaan dan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.


Sebelum cangkul, palu, dan berbagai alat kerja lainnya digunakan untuk membangun sasaran fisik, seluruh personel terlebih dahulu berdiri bersama di lapangan dengan penuh disiplin, mendengarkan arahan, serta memastikan kesiapan masing-masing.


Berbagai sasaran fisik terus dikerjakan, mulai dari pembangunan jalan menuju TPU, pembuatan fasilitas MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga perbaikan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Luso.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau menyampaikan bahwa apel pagi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi pondasi awal dalam menjaga semangat kerja, kekompakan, dan tanggung jawab personel di lapangan.


“Apel pagi adalah awal dari seluruh pengabdian kami. Dari sini kami menyatukan langkah, memastikan kesiapan personel, dan menanamkan semangat bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan adalah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.


Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD, semangat Satgas tetap tidak surut. Justru kebersamaan antara TNI dan warga semakin terasa, menciptakan hubungan yang erat dalam setiap proses pembangunan.


Program TMMD Ke-128 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, kepercayaan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Dari apel pagi hingga pekerjaan di bawah terik matahari, semuanya menjadi bagian dari pengabdian tanpa henti untuk negeri.


(Pendim0910)

Bukan Sekadar Administrasi, Ini Pengabdian Prajurit untuk Rakyat

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Kesuksesan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan fisik di lapangan, tetapi juga oleh dedikasi personel yang bekerja tanpa banyak sorotan. Salah satunya adalah peran aktif anggota Staf Teritorial (Staf Ter) Kodim 0910/Malinau yang terus mengawal jalannya seluruh rangkaian kegiatan TMMD.


Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), anggota Staf Ter Kodim 0910/Malinau melaksanakan berbagai tugas penting mulai dari pendataan, administrasi, koordinasi, hingga pelaporan perkembangan sasaran fisik dan nonfisik TMMD secara rutin dan terstruktur.


Meski bekerja dari balik meja, peran mereka menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Ketelitian dalam menyusun laporan, dokumentasi kegiatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian dari pengabdian nyata untuk mendukung keberhasilan program.


Setiap hari, personel Staf Ter melakukan pengecekan data lapangan, mendokumentasikan progres pembangunan, serta menyusun laporan evaluasi yang menjadi dasar pengawasan pelaksanaan TMMD. Mereka juga aktif berkoordinasi dengan Satgas lapangan, pemerintah desa, dan instansi terkait guna memastikan seluruh sasaran dapat tercapai secara maksimal.


Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur, baik yang berada langsung di lapangan maupun yang mendukung dari sisi administrasi dan pengawasan.


“TMMD ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang pengabdian. Anggota Staf Ter memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib, terarah, dan berhasil. Ini adalah bentuk nyata pengabdian prajurit untuk rakyat,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 sendiri meliputi berbagai sasaran fisik seperti pembukaan badan jalan, pembangunan MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU). Selain itu, sasaran nonfisik juga terus dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat.


Melalui sinergi antara Satgas TMMD, Staf Ter, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Luso.


Semangat kerja tanpa pamrih dan dedikasi yang tulus dari para prajurit menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.


(Pendim0910)

Satu Ayunan, Satu Harapan: TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bangun Masa Depan Warga Desa Luso

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Setiap ayunan palu yang terdengar di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau, pembangunan RTLH terus dikerjakan dengan penuh semangat dan gotong royong.


Bertempat di RTLH 1, rumah milik Bapak Firdaus (40), warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan proses pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan. Mulai dari pemasangan rangka kayu, dinding, hingga penyempurnaan struktur bangunan dilakukan dengan penuh ketelitian.


Setiap pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan lebih manusiawi.


Salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Fahmi, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.


“Setiap ayunan palu ini bukan hanya pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian kami kepada rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.


Program rehab RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, selain pembangunan jalan, pembangunan MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).


Bapak Firdaus mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD ini. Baginya, rumah yang sedang dibangun tersebut menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan aman.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.


Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.


Satu ayunan palu, satu langkah perubahan, dan satu harapan yang terus tumbuh untuk Warga Desa Luso.


(Pendim0910)

Kamis, 30 April 2026

TNI Beri yang Terbaik, Jalan TPU Desa Luso Kini Dibangun Lebih Layak

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau melalui pembangunan infrastruktur berupa semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jumat (01/05/2026).


Pembangunan jalan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Dengan penuh semangat, mereka bahu-membahu mencampur material seperti semen, pasir, dan kerikil, lalu meratakannya di badan jalan agar menjadi akses yang lebih kokoh, aman, dan nyaman digunakan.


Sebelumnya, kondisi jalan menuju TPU cukup memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin dan berlumpur kerap menyulitkan masyarakat ketika melaksanakan kegiatan sosial maupun keagamaan, khususnya saat mengantar jenazah ke tempat pemakaman.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.


“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Jalan menuju TPU ini merupakan akses penting bagi warga, sehingga harus dibangun dengan baik agar dapat digunakan dengan aman dan nyaman, terutama saat dibutuhkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.


Selain meningkatkan kualitas infrastruktur desa, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin di lapangan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Melalui pembangunan semenisasi jalan ini, masyarakat Desa Luso diharapkan dapat merasakan manfaat jangka panjang, khususnya dalam kemudahan akses menuju TPU serta mendukung aktivitas sehari-hari yang lebih lancar dan aman.


(Pendim 0910)

Pengabdian TNI di TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, RTLH Dikebut Rampung Tepat Waktu

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Pengabdian tanpa henti ditunjukkan oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam menuntaskan sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jumat (01/05/2026).


Pengerjaan terus dikebut demi memastikan seluruh target pembangunan selesai tepat waktu dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan.


Bertempat di RT 2 Desa Luso, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari plester dinding, pemasangan bagian rumah, hingga pengecatan. Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan tersebut.


Dari total 4 unit RTLH yang menjadi sasaran program TMMD Ke-128, sebanyak 2 unit rumah saat ini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Capaian tersebut menjadi bukti nyata kerja keras serta sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat setempat.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa seluruh personel terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar seluruh sasaran fisik dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan.


“Kami terus memacu pengerjaan RTLH ini agar masyarakat segera dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Kehadiran TMMD harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.


Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, program TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.


Dengan progres yang terus meningkat, seluruh sasaran RTLH dalam program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau diharapkan dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso.


(Pendim0910)

Di Tengah Pekerjaan RTLH, Warga Datang Membawa Minuman dan Ketulusan

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di lokasi Sasaran 7 Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 3 program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (01/5/2026).


Di tengah kesibukan personel Satgas TMMD yang sedang melaksanakan pekerjaan pembangunan, sejumlah warga datang membawa minuman dan makanan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para prajurit yang terus bekerja tanpa mengenal lelah.


Kehadiran warga tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota Satgas yang sedang berjibaku menyelesaikan sasaran fisik RTLH agar segera dapat ditempati dengan layak oleh warga penerima manfaat.


Salah seorang warga, Ibu Maya (60), mengatakan bahwa pemberian minuman dan makanan tersebut merupakan bentuk rasa terima kasih masyarakat atas kerja keras TNI yang telah membantu pembangunan di desa mereka.


“Kami hanya ingin berbagi sedikit perhatian kepada bapak-bapak TNI yang setiap hari bekerja keras membantu pembangunan di desa kami. Mereka rela panas-panasan dan bekerja tanpa lelah demi masyarakat, jadi kami merasa sudah sepatutnya memberikan minuman dan makanan sebagai bentuk terima kasih. Semoga apa yang mereka kerjakan membawa manfaat besar bagi warga Desa Luso,” ujarnya.


Personel Satgas TMMD pun menyambut hangat perhatian tersebut. Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa program TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan semangat gotong royong.


Sementara itu, di tempat terpisah, Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo selaku Perwira Pengawas TMMD Ke-128, menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap personel Satgas menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat.


“Perhatian yang diberikan warga, meskipun sederhana, memiliki makna yang sangat besar bagi personel di lapangan. Ini menunjukkan bahwa kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran program TMMD,” ujarnya.


Melalui momen sederhana namun penuh makna ini, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terasa kuat, sejalan dengan tujuan utama TMMD dalam membangun desa dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


(Pendim0910)