View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Minggu, 07 Desember 2025

Sinergi TNI dan Pemda Lumajang Percepat Pemulihan Pascabanjir Lahar Semeru


Lumajang — Kehadiran TNI dalam penanganan pascabencana kembali terlihat saat Forkopimda Lumajang melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Minggu (7/12/2025).


Peninjauan dipimpin Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., didampingi Wakil Bupati serta Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P. Kehadiran unsur TNI menjadi penguat utama dalam memastikan situasi tetap aman dan terkendali pada masa transisi pemulihan pasca erupsi.


Sejak masa tanggap darurat berakhir, TNI tetap mengedepankan kesiapsiagaan melalui pengamanan wilayah, patroli rutin, serta dukungan personel di titik-titik rawan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keselamatan warga akibat aliran lahar susulan.


Bupati Lumajang menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah pengamanan masyarakat serta percepatan pemulihan infrastruktur strategis, termasuk normalisasi jalur lahar agar risiko tidak kembali mengancam pemukiman.


Dandim 0821/Lumajang menegaskan, TNI akan terus berada di garda terdepan mendukung kebijakan pemerintah daerah.

“Personel di lapangan tetap siaga penuh untuk pengamanan, monitoring, dan membantu normalisasi jalur lahar, serta dukungan logistik bagi masyarakat terdampak,” tegasnya.


Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda menjadi kekuatan utama dalam memastikan pemulihan berjalan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.(Penrem083)

Jumat, 05 Desember 2025

Sinergi Babinsa dan Pemdes Gunung Antasari Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

 


TANAH BUMBU — Penyaluran Bantuan Pangan Periode Oktober dan November Tahun 2025 dilaksanakan di Kantor Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.  Jumat (05/12/2025) 


Bantuan pangan yang disalurkan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk setiap penerima manfaat. Total 48 keluarga di Desa Gunung Antasari tercatat menerima bantuan tersebut.


Penyaluran dilakukan secara tertib dengan pendampingan dari Babinsa Desa Gunung Antasari, Sertu Wendy, bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Agus. Kehadiran aparat kewilayahan ini bertujuan memastikan bantuan diterima tepat sasaran dan berjalan tanpa kendala.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Gunung Antasari, Siti Rahmawati, serta Kasi Sosial Desa Gunung Antasari, Ibu Norma, yang memantau langsung proses distribusi bantuan kepada warga.


Dalam kesempatan terpisah, Danramil 1022-01/Simpang Empat Joko Setio Purnomo menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan.


“Pendampingan penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari tugas kami untuk memastikan bantuan pemerintah sampai kepada warga yang berhak. TNI AD melalui para Babinsa akan terus hadir mendukung program-program kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Simpang Empat,” ujar Danramil 1022-01/Simpang Empat.


Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk menjaga transparansi, ketertiban, dan rasa keadilan bagi seluruh penerima manfaat.


Penyaluran bantuan pangan di Desa Gunung Antasari berjalan lancar, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan dasar warga serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. (*)

Koramil 1022-03 Dampingi Penyaluran Beras SPHP di Gerakan Pangan Murah

 


TANAH BUMBU — Koramil 1022-03/Kusan Hulu bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Desa Teluk Kepayang, Kecamatan Teluk Kepayang. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga, terlihat dari 500 kilogram atau 100 sak beras SPHP yang habis terjual dalam satu hari.  jumat (05/12/2025) 


Program GPM ini digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah Kecamatan Teluk Kepayang. Sejak pagi, warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan beras SPHP yang disediakan dalam jumlah terbatas.


Anggota Koramil 1022-03/Kusan Hulu turut hadir mendampingi jalannya kegiatan, memastikan proses penjualan berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran. Kehadiran aparat kewilayahan menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.


Dalam kesempatan terpisah, Danramil 1022-03/Kusan Hulu, Kapten Inf Yacob Pangala, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat serta sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan GPM.


“Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. TNI AD melalui Koramil 1022-03 akan terus mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar danramil


Ia menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir untuk memastikan setiap program pemerintah berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Kegiatan GPM di Desa Teluk Kepayang berlangsung lancar dan kondusif hingga selesai. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat kecamatan. (*)

Plajau Mulia Rumuskan Aturan Pemakaman Lewat Musyawarah Desa

 


TANAH BUMBU — Pemerintah Desa Plajau Mulia menggelar Musyawarah Desa (Musdes) terkait penyusunan Rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang Pemakaman. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Plajau Mulia, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Sabtu (06/12/2025)


Musyawarah ini digelar sebagai langkah awal penyusunan regulasi desa yang mengatur tata kelola pemakaman umum, termasuk penataan lahan, mekanisme pelayanan, serta penguatan peran masyarakat dalam pengelolaan fasilitas pemakaman.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Plajau Mulia Fahrul Rozi, Ketua BPD Muhammad Ajroni, Babinsa Desa Plajau Mulia Serka Guntur H.S, Kaum Pemakaman Umum Arifin, staf desa, serta seluruh Ketua RT se-Desa Plajau Mulia. Kehadiran unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam merumuskan aturan yang bermanfaat bagi warga.


Musyawarah berlangsung dinamis dengan penyampaian masukan dari berbagai pihak, terutama terkait kebutuhan penataan pemakaman dan pentingnya aturan yang jelas agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan terkoordinasi.


Dalam kesempatan terpisah, Danramil 1022-01/Simpang Empat, Kapten Inf Joko Setio Purnomo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah tersebut.


“Penyusunan Perdes Pemakaman adalah langkah penting untuk memberikan kepastian dan ketertiban dalam pelayanan kepada masyarakat. TNI AD melalui Babinsa akan selalu mendukung pemerintah desa dalam setiap proses musyawarah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan warga,” ujar Kapten Inf Joko Setio Purnomo.


Ia menambahkan bahwa keberadaan aturan desa yang kuat akan membantu menciptakan tata kelola yang lebih baik, termasuk dalam pengelolaan fasilitas umum seperti pemakaman.


Musyawarah Desa Plajau Mulia berjalan lancar dan kondusif hingga selesai. Hasil pembahasan akan menjadi dasar penyempurnaan rancangan Perdes sebelum ditetapkan dalam sidang berikutnya. (*)

Kamis, 04 Desember 2025

Trauma Healing di SD Darurat Supiturang Dapat Apresiasi, TNI Dinilai Beri Dampak Positif

 


Lumajang — Pemulihan psikososial anak-anak korban erupsi Gunung Semeru menjadi salah satu prioritas Kodim 0821 Lumajang dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah. Pada Kamis (4/12/2025), prajurit Kodim 0821 melaksanakan pendampingan kegiatan trauma healing di SD Darurat SDN 02 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang saat ini menjadi lokasi pendidikan sementara bagi siswa terdampak.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota Kodim 0821, Sertu Ely Sudrajat, yang memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi peserta. Kehadiran prajurit TNI di tengah kegiatan ini merupakan bagian dari tugas teritorial dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat pascabencana.


Sertu Ely menyampaikan bahwa pendampingan terhadap anak-anak sangat penting untuk mengurangi rasa takut dan kecemasan yang masih tersisa setelah bencana. “Kami berupaya menghadirkan rasa aman bagi mereka. Keceriaan anak-anak adalah indikator bahwa proses pemulihan berjalan baik,” tuturnya.


Kegiatan dilaksanakan dengan berbagai metode pembelajaran kreatif, seperti permainan edukatif, aktivitas kelompok, dan sesi interaktif yang bertujuan memulihkan semangat belajar anak-anak. Pendekatan ini terbukti membantu mengalihkan perhatian mereka dari pengalaman traumatis yang dialami.


Sinergi antara aparat TNI dan unsur akademisi menjadi nilai penting dalam kegiatan ini. Peran TNI tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi para pelajar dan pendamping kegiatan.


Pihak penyelenggara turut memberikan apresiasi kepada Kodim 0821 atas keterlibatan aktifnya dalam setiap tahapan pemulihan di wilayah Pronojiwo, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus di masa pascabencana.(Penrem083)

Serka Wahyudi Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Jembatan Besuk Kobokan


Lumajang — Masa transisi pasca erupsi Gunung Semeru ditandai dengan peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Untuk menjamin jalur vital tetap aman, personel Kodim 0821/Lumajang melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Jembatan Besuk Kobokan, Kecamatan Candipuro, pada Kamis (4/12/2025).


Jembatan tersebut merupakan akses penting yang kerap dilalui warga, namun masih menyimpan potensi bahaya akibat sisa material vulkanik dan ancaman lahar dingin. Kondisi itu membuat lokasi ini menjadi fokus pengawasan TNI guna mencegah gangguan keamanan maupun hambatan mobilitas.


Personel Kodim, Serka Wahyudi, berada di lokasi untuk melakukan penyekatan serta memastikan kelancaran arus kendaraan. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk meminimalkan risiko. “Kami melakukan pengawasan ketat agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berbahaya, termasuk berhenti terlalu lama atau berfoto di area jembatan,” jelasnya.


Selain mengatur arus lalu lintas, prajurit juga memberikan edukasi kepada warga agar menghindari titik-titik rawan, terutama ketika cuaca berubah. Pendekatan yang dilakukan humanis dan komunikatif agar masyarakat tetap merasa aman namun tetap waspada.


Langkah pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun pemulihan. Kehadiran prajurit di titik rawan seperti Besuk Kobokan memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran aktivitas warga.


Melalui pemantauan intensif, Kodim 0821 berharap mobilitas masyarakat tetap terjaga dan potensi bahaya dapat diantisipasi sejak dini demi menjaga stabilitas wilayah pasca erupsi Semeru.(Penrem083)