Jayapura - Menjelang detik-detik peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, mengeluarkan peringatan keras sekaligus seruan mobilisasi massal bagi seluruh rakyat Papua. Baginya, keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di tanah Papua adalah harga mati yang tidak bisa ditawar!
Di tengah beredarnya isu-isu liar dan ajakan aksi yang berpotensi memecah belah, Max Ohee mengajak seluruh pemuda, mahasiswa, serta elemen masyarakat untuk bersatu padu menjadi benteng pertahanan utama.
Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan adalah nyawa bagi kelangsungan pembangunan, roda ekonomi, dan masa depan pendidikan anak-anak Papua.
"Keamanan di Kota Jayapura adalah tanggung jawab kolektif kita. Saya tidak ingin melihat ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen Agustus ini untuk memprovokasi. Mari kita jaga bumi Cenderawasih tetap damai! Tolak mentah-mentah setiap ajakan yang mengarah pada perpecahan," ujar Max Ohee dengan penuh ketegasan.
Alih-alih terpancing isu negatif, ia mengajak masyarakat mengalihkan energi pada kegiatan produktif. Ia menyoroti gelaran Expo Waena pada 15–17 Agustus 2026 yang akan diisi pameran UMKM, pentas seni, dan panggung hiburan rakyat.
Momentum ini, kata dia, adalah wadah sempurna untuk mempererat persaudaraan dan menunjukkan bahwa Papua adalah wilayah yang aman, kreatif, dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.
"Buat apa ikut-ikut provokasi yang merugikan? Isi bulan kemerdekaan ini dengan karya dan kebersamaan. Mari kita kawal keamanan bersama, rayakan HUT RI dengan suka cita, dan tunjukkan bahwa Papua kuat, rukun, dan tidak mudah dipecah belah!" tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat sepanjang Agustus berlangsung aman, tertib, dan penuh makna. Dengan persatuan yang kokoh, Papua akan terus bersinar sebagai wilayah yang damai dan bermartabat.





