View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 28 Februari 2026

Penutupan Wilayah Udara Timur Tengah Ganggu Rute Internasional Bali

 


BADUNG – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu penutupan wilayah udara di sejumlah negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran berdampak pada jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Bali.


Berdasarkan laporan pemantauan per 1 Maret 2026 pukul 01.00 WITA, terdapat lima penerbangan utama dari Bali yang terdampak, yakni Etihad Airways (EY477), Qatar Airways (QR963), Emirates (EK369), Qatar Airways (QR961), dan Emirates (EK399). Gangguan ini berpotensi menyebabkan perubahan arus penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, baik akibat pembatalan maupun pengalihan rute penerbangan.


Merespons situasi tersebut, Imigrasi Ngurah Rai langsung mengaktifkan langkah siaga untuk memastikan pelayanan keimigrasian tetap berjalan lancar dan kondusif.


Langkah yang dilakukan antara lain:

● Penempatan personel tambahan pada area kedatangan dan keberangkatan internasional guna mengantisipasi lonjakan antrean.

● Koordinasi intensif dengan Angkasa Pura I, otoritas bandara, maskapai internasional, serta instansi terkait dalam menyikapi perubahan jadwal dan rerouting penerbangan.

● Monitoring real-time terhadap pergerakan rute penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai dan sistem data penerbangan global.

● Pemutakhiran SOP serta aktivasi rencana kontinjensi dalam penanganan penumpang terdampak.


“Kami terus memantau dinamika global ini secara intensif. Prioritas utama kami adalah memastikan bahwa meskipun terjadi gangguan jadwal penerbangan, proses administrasi keimigrasian bagi penumpang tetap terlayani dengan baik dan sesuai prosedur,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan.


Antisipasi Potensi Overstay


Imigrasi Ngurah Rai juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya overstay bagi warga negara asing yang terdampak pembatalan penerbangan sehingga tidak dapat meninggalkan wilayah Indonesia sesuai jadwal.


Bagi penumpang yang masa izin tinggalnya hampir atau telah berakhir akibat situasi darurat penerbangan, dapat segera melapor ke Kantor Imigrasi atau Pos Layanan Keimigrasian di bandara untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Penanganan akan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kondisi force majeure akibat gangguan penerbangan internasional.


Imigrasi memastikan setiap kasus akan ditangani secara profesional dan proporsional, dengan tetap menjunjung prinsip kepastian hukum dan pelayanan publik.


“Kami mengimbau kepada seluruh calon penumpang tujuan internasional, khususnya rute transit Timur Tengah, untuk secara berkala memeriksa status penerbangan melalui aplikasi resmi maskapai masing-masing serta berkoordinasi dengan pihak maskapai sebelum menuju bandara,” tutup Bugie. (Red)

Manunggal, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Ratakan Jalan Usaha Tani Lubuk Manis–Betiang

   


Bulungan – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 127. Personel TNI, Polri, dan masyarakat bahu-membahu meratakan jalan usaha tani yang menghubungkan wilayah Lubuk Manis menuju Betiang Desa Salimbatu, Sabtu (28/02).


Dengan penuh semangat, aparat dan warga menggunakan alat manual seperti cangkul dan sekop untuk meratakan tanah serta memperbaiki badan jalan yang sebelumnya berlumpur dan sulit dilalui. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi dan kemanunggalan TNI-Polri bersama rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.


Jalan usaha tani tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat setempat, khususnya para petani. Akses yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, memangkas waktu tempuh, serta meningkatkan perekonomian warga di Desa Salimbatu.


Kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga turut bekerja langsung di lapangan. Kebersamaan ini mencerminkan soliditas dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.


Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan jalan usaha tani Lubuk Manis–Betiang dapat segera rampung dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Semangat manunggal dan sinergi yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam membangun desa demi kemajuan bersama.

Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Lingkungan, Satgas TMMD 127 Laksanakan Penanaman Pohon

   


Bulungan – Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menjaga keseimbangan alam di wilayah Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Minggu (01/03).


Kegiatan penghijauan tersebut melibatkan personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat yang bersama-sama turun langsung ke lapangan menanam bibit pohon di area yang telah disiapkan. Dengan penuh semangat kebersamaan, para anggota Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menggali tanah dan menanam bibit sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam.


Komandan Satgas TMMD 127 menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Selain mendukung pembangunan infrastruktur desa, TMMD juga hadir untuk memberikan dampak jangka panjang melalui pelestarian alam.


“Penghijauan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan. Kami ingin lingkungan tetap hijau, asri, dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.


Penanaman pohon ini diharapkan dapat mencegah erosi, menjaga kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun desa secara menyeluruh, baik dari sisi fisik maupun kelestarian lingkungan.


Dengan adanya kegiatan penghijauan ini, Satgas TMMD 127 kembali menunjukkan komitmennya bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat.

Sinergi dan Semangat di Tengah Puasa, Satgas TMMD 127 Bersama Warga Bangun Rumah Bapak Binjamin

  


Bulungan – Semangat kebersamaan dan gotong royong begitu terasa di lokasi pembangunan rumah milik Bapak Binjamin, RT 16 Betiang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Sabtu (28/02). Di tengah menjalankan ibadah puasa, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan bersama warga tetap antusias melanjutkan pengerjaan pembangunan rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).


Terik matahari dan kondisi medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat para personel Satgas dan masyarakat. Dengan penuh kekompakan, mereka bahu-membahu mengangkat material, memasang tiang, serta merapikan bagian konstruksi rumah. Suasana kerja terlihat akrab dan penuh semangat, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI Polri dan rakyat.


Pembangunan rumah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak. Bagi Bapak Binjamin, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman. Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kerja keras Satgas TMMD dan warga sekitar.


Di tengah ibadah puasa, para personel Satgas tetap menjaga semangat dan profesionalisme. Nilai keikhlasan dan pengabdian menjadi landasan dalam setiap kegiatan, sekaligus membuktikan bahwa puasa bukan menjadi penghalang untuk terus berbuat kebaikan dan membantu sesama.


Kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara TNI Polri dan masyarakat. Melalui TMMD ke-127, tidak hanya pembangunan fisik yang diwujudkan, tetapi juga terbangun kebersamaan, kepedulian, dan rasa persaudaraan yang kuat di tengah masyarakat Betiang.


Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan pembangunan rumah Bapak Binjamin dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga serta menjadi bukti nyata sinergi TNI Polri dan rakyat dalam membangun desa.

Tokoh Intelektual Amungme Serukan Persatuan Jaga Stabilitas Tembagapura

  


Mimika, 28 Februari 2026 – Tokoh pemuda sekaligus intelektual Suku Amungme, Fransiskus Kemong, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Mimika, khususnya di wilayah Tembagapura pasca sejumlah dinamika gangguan keamanan yang terjadi sepanjang tahun 2026.


Fransiskus menyampaikan bahwa situasi Mimika memang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik sosial hingga aksi penyerangan oleh kelompok tidak bertanggung jawab yang menimbulkan korban jiwa. Ia menilai kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai fungsi kontrol sosial dan pengendali di tengah masyarakat.


“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga situasi keamanan di Mimika serta memberikan masukan dan terobosan demi Mimika yang aman dan damai,” ujarnya.


Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa seluruh tokoh pemuda, agama, dan masyarakat harus bersatu serta aktif menyerap informasi yang berkembang di akar rumput guna mencegah terjadinya eskalasi gangguan keamanan. Menurutnya, komunikasi lintas elemen menjadi kunci agar potensi konflik dapat diantisipasi lebih awal.


Fransiskus juga menyoroti pentingnya menjaga Tembagapura sebagai ruang hidup masyarakat asli. Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut merupakan tempat masyarakat mencari nafkah, termasuk aktivitas mendulang emas di Kali Kabur untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga serta biaya pendidikan anak.


“Tembagapura adalah tempat masyarakat mencari makan. Jangan sampai wilayah ini kembali menjadi zona merah. Semua tokoh, baik di Tembagapura maupun di Kota Timika, harus terus berkomunikasi dan bersatu demi kenyamanan bersama,” tegasnya.


Ia menambahkan, stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang mendiami bumi Amungsa, dari wilayah pesisir hingga pegunungan Nemangkawi. Karena itu, ia menyatakan komitmen untuk terus mendorong masyarakat menjaga keamanan secara bersama-sama serta mendukung aparat penegak hukum sebagai garda terdepan dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Distrik Tembagapura.

Jumat, 27 Februari 2026

Dansatgas TMMD Dengar Curahan Hati Pemilik RTLH yang Akan Dibangun

 

 


Bulungan – Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0903/Bulungan. Total sasaran fisik RTLH 5 unit rumah, dan sekarang sudah mulai pengerjaan RTLH yang ke 4.


Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan turun langsung menemui pemilik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 4, Bapak Binjamin, di RT 16 Betiang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Jumat (27/02).


Dalam kunjungan tersebut, Dansatgas tidak hanya meninjau kondisi rumah yang akan dibangun, namun juga mendengarkan secara langsung curahan hati Bapak Binjamin terkait kondisi tempat tinggalnya selama ini. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan melalui program TMMD.


Kondisi rumah yang sebelumnya berdinding kayu yang sudah rapuh dan kondisi bangunan sudah mulai roboh dinilai sudah tidak layak huni. Faktor ekonomi menjadi kendala utama bagi keluarga Bapak Binjamin untuk memperbaiki rumahnya secara mandiri. Kehadiran program RTLH dalam TMMD ke-127 menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk memiliki hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.


Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja mengatakan bahwa program RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang layak. Ia menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Kami ingin memastikan langsung kondisi warga penerima manfaat. Apa yang menjadi keluhan dan harapan mereka menjadi perhatian kami, sehingga pembangunan ini benar-benar tepat sasaran dan membawa manfaat,” ungkapnya.


Dansatgas juga memberikan motivasi kepada Bapak Binyamin agar tetap semangat dan optimis. Ia berharap, dengan dibangunnya rumah yang layak, keluarga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan sehat.


Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Melalui program TMMD ke-127, sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Bulungan, khususnya Desa Salimbatu.