View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Kamis, 30 April 2026

Pupuk Kedisiplin, Babinsa Kunir Bekali Siswa Cegah Kenakalan Remaja Dilingkungan Sekolah



Lumajang – Upaya pembinaan generasi muda terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, melaksanakan kegiatan pemberian wawasan kebangsaan (Wasbang) tentang kenakalan remaja kepada siswa SMK Miftahul Islam Kunir, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan.


Dalam penyampaiannya, Serda Eko Susanto menekankan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dibina dengan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.


“Melalui kegiatan Wasbang ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa agar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ujar dia.


Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi dan masa depan.


Sementara itu, Kepala SMK Miftahul Islam Kunir, Ahmad Andrianto, S.Pd, menambahkan bahwa selain menjauhi kenakalan remaja, para siswa juga diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah sebagai bagian dari upaya meraih cita-cita.


“Sebagai pelajar, penting untuk menjaga sikap dan perilaku, karena apa yang dilakukan akan mencerminkan nama baik sekolah. Dengan disiplin dan berperilaku positif, siswa akan lebih mudah meraih prestasi serta mewujudkan cita-citanya,” pungkasnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga perilaku serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi sebagai generasi penerus bangsa. (Pendim0821)

Pengawasan Terpadu KDKMP, Kodim 0821/Lumajang Terima Kunjungan Tim Wasev Kodam V/Brawijaya



Lumajang – Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) jajaran Kodam V/Brawijaya sebagai ketua tim Kolonel Inf Agus Supriyanto beserta tiga orang anggota, yang berlangsung di Makodim 0821/Lumajang. Kamis (30/4/2026)


Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, mewakili Komandan Kodim 0821/Lumajang. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program KDKMP sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah.


Dalam rangkaian kegiatan, Tim Wasev tidak hanya melaksanakan tatap muka dan koordinasi di Makodim, namun juga menggelar video conference (vidcon) sebagai sarana monitoring terpadu terhadap pelaksanaan program di lapangan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan koperasi desa.


Selanjutnya, Tim Wasev melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi KDKMP di wilayah Kabupaten Lumajang, di antaranya KDKMP Grati, Rogotrunan, Sumberejo, Sukodono, dan Klakah. Pengawasan ini difokuskan pada aspek manajemen koperasi, pemanfaatan bantuan, serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.


Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Wasev ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.


“Melalui pengawasan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pelaksanaan KDKMP dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0821/Lumajang siap mendukung penuh setiap program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan keberlangsungan dan kemajuan KDKMP di wilayah binaannya.


Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh sinergi antara TNI AD dengan seluruh pemangku kepentingan, sebagai wujud nyata kolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Lumajang.(Pendim0821)

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

  


Timika – Tokoh masyarakat Kabupaten Mimika yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Mimika, Arnold Ronsumbre, mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahartikan peringatan 1 Mei di Tanah Papua.


Pada Kamis (30/04), Ia menegaskan bahwa momen 1 Mei seharusnya dimaknai sebagai bagian dari refleksi sejarah sekaligus ajakan untuk memperkuat rasa cinta terhadap tanah air serta mempererat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurut Arnold, peringatan tersebut bukan untuk memicu perpecahan, melainkan menjadi kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali merangkul satu sama lain demi menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.


“Saya Arnold Ronsumbre selaku tokoh masyarakat di Kabupaten Mimika mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya di Mimika serta seluruh kelompok dan komunitas, agar memaknai momen 1 Mei sebagai bagian dari sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI dengan sikap bijak, dewasa, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa momentum ini hendaknya dijadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat kebersamaan serta komitmen dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


“Peringatan ini harus menjadi titik refleksi bagi kita semua untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Kita punya tanggung jawab bersama untuk membangun Papua yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” tambahnya.


Lebih lanjut, Arnold juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menghindari berbagai potensi konflik yang dapat merugikan semua pihak.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian di Tanah Papua, menghindari konflik, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan gangguan kamtibmas,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah keberagaman yang ada, serta mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua.


“Mari kita bergandengan tangan, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua yang lebih baik. Papua adalah bagian sah dari Indonesia dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan serta kedamaian,” tutup Arnold.

Tingkatkan Kesehatan Lingkungan, TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bangun Fasilitas MCK untuk Warga

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau terus melaksanakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Bertempat di sasaran fisik pembangunan MCK ke-4 dari total 13 unit MCK, tampak sinergitas personel Satgas TMMD dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Dengan penuh semangat, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu membersihkan area, mengangkut material, serta menata lingkungan sekitar agar proses pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target.


Pembangunan MCK tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD Ke-128 yang bertujuan memberikan fasilitas sanitasi yang layak serta mendukung pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.


Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat kuat dalam mendukung percepatan pembangunan tersebut. Kebersamaan itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan desa yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


Salah satu personel Satgas TMMD, Serda Agustinus, menyampaikan bahwa pembangunan MCK bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan.


“Kami ingin masyarakat memiliki fasilitas yang layak untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi yang sehat. Dengan adanya MCK ini, diharapkan warga dapat hidup lebih nyaman dan terhindar dari berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.


Melalui pembangunan fasilitas MCK ini, diharapkan warga Desa Luso dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman sebagai bagian dari upaya menuju desa yang lebih maju dan sejahtera.


(Pendim0910)

Rabu, 29 April 2026

Saat Jalan Mulai Terbuka, Harapan Warga Desa Luso Pun Ikut Tumbuh

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Manfaat pembangunan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau mulai dirasakan masyarakat. Aktivitas warga kini mulai terlihat di jalur pembukaan badan jalan yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Pembukaan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 6 meter tersebut perlahan mengubah wajah desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui karena masih berupa jalur sempit, berlumpur, dan dipenuhi semak belukar, kini mulai terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.


Keberadaan jalan ini sangat membantu warga, terutama untuk mobilitas menuju kebun, ladang, serta memperlancar akses antarwilayah di desa. Beberapa warga bahkan mulai memanfaatkan jalur tersebut untuk membawa hasil kebun dan menjalankan aktivitas ekonomi mereka.


Andreas, salah satu warga Desa Luso, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.


“Dulu kami ke kebun hanya berjalan kaki. Untuk membawa hasil panen pun sangat sulit karena harus memikulnya begitu jauh. Sekarang, dengan adanya pembukaan badan jalan ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.


Ia juga berharap proses pembukaan badan jalan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai.


“Semoga pembukaan badan jalan ini diberi kelancaran dan bapak-bapak TNI yang bekerja di lapangan selalu diberikan kesehatan,” tambahnya.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembukaan badan jalan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, akses jalan merupakan kebutuhan utama masyarakat pedesaan untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan terbukanya jalan tersebut, distribusi hasil pertanian akan menjadi lebih mudah dan cepat.


“Tujuan utama dari pembangunan jalan ini adalah membuka akses dan memperlancar aktivitas warga. Kami berharap jalan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso,” ujarnya.


Selain sebagai sarana transportasi, pembukaan badan jalan juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarpermukiman warga.


Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terus menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut. Kehadiran jalan baru ini menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Luso menuju kehidupan yang lebih baik.


(Pendim0910)

Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Penyuluhan Bahaya Judi Online

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi digital, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar penyuluhan tentang bahaya judi online kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026), yang diikuti sekitar 130 siswa-siswi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di wilayah pedesaan, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan karakter generasi muda.


Penyuluhan ini menghadirkan personel TNI bersama aparat kepolisian untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai dampak buruk judi online, baik dari sisi hukum, ekonomi, sosial, maupun psikologis.


Salah satu pemberi materi, Serda Harun, menjelaskan bahwa judi online menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja karena sangat mudah diakses melalui telepon genggam maupun media sosial. Banyak kasus menunjukkan bahwa keterlibatan dalam judi online dapat merusak masa depan pelajar, memicu kecanduan, hingga menimbulkan persoalan keuangan dan tindakan kriminal.


“Generasi muda harus dibekali dengan pemahaman yang benar agar tidak mudah terjerumus dalam praktik judi online. Ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan mereka,” ujar Serda Harun.


Ia menambahkan, melalui program TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan moral masyarakat, khususnya para pelajar.


Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak penjelasan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait modus judi online yang sering muncul di media sosial dan cara menghindarinya.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.


Melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya judi online dan mampu menjadi generasi yang cerdas, disiplin, serta fokus meraih masa depan tanpa terjebak dalam praktik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


(Pendim0910)