View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Sabtu, 11 April 2026

Tokoh Masyarakat Arso Timur Serukan Persatuan dan Stabilitas Keamanan

 



Keerom – Tokoh masyarakat Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Frangki Kuntuy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya di wilayah perbatasan RI–PNG.


Frangki Kuntuy yang juga merupakan anggota Dewan Adat Suku Mannem menegaskan bahwa kedamaian di tanah Keerom harus dijaga bersama dan tidak boleh dirusak oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh kelompok-kelompok yang berupaya menciptakan gangguan keamanan.


“Sebagai tokoh masyarakat, saya mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kedamaian. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi di daerah kita,” ujar Frangki.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perbedaan ideologi yang ada di tengah masyarakat tidak boleh menjadi pemicu konflik. Menurutnya, seluruh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Keerom, khususnya di kawasan perbatasan seperti Kampung Skofro, kibai dan sekitarnya, harus mengedepankan persatuan demi menjaga stabilitas keamanan.


“Saya menghimbau kepada siapa pun yang berada di wilayah Keerom, meskipun memiliki latar belakang dan ideologi yang berbeda, tidak boleh ada kekacauan. Kita harus menjaga kamtibmas, terutama di wilayah perbatasan RI–PNG yang sangat rentan terhadap gangguan,” tegasnya.


Frangki juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar, terutama di era digital saat ini. Ia menilai, kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi menjadi kunci penting dalam menjaga kerukunan.


“Masyarakat harus cerdas dalam menerima informasi. Jangan langsung percaya pada berita yang belum tentu benar. Pastikan informasi tersebut jelas sumbernya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.


Sebagai perwakilan Dewan Adat Suku Mannem di tingkat distrik, Frangki kembali menegaskan komitmennya bahwa wilayah perbatasan Keerom harus tetap aman dan damai tanpa adanya gangguan dari pihak mana pun, termasuk yang membawa isu-isu politik tertentu.


“Kami dari Dewan Adat Suku Mannem menegaskan bahwa wilayah perbatasan tidak boleh ada kekacauan dari pihak mana pun. Mari kita bersama-sama menjaga tanah ini tetap aman, damai, dan harmonis,” tutupnya.

Jumat, 10 April 2026

Dari Kohir ke Wahyu, Estafet Kepemimpinan Korem 083 Berjalan Lancar

 


SURABAYA – Pergantian jabatan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya menjadi bagian dari upaya TNI AD menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat stabilitas wilayah.


Dalam upacara serah terima jabatan di Makodam V/Brawijaya, Jumat (10/4/2026), Brigjen TNI Kohir menyerahkan kepemimpinan kepada Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.


Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. yang memimpin upacara tersebut menyatakan, rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kinerja satuan.


Menurut dia, dinamika wilayah yang semakin kompleks menuntut kehadiran pemimpin yang mampu membaca situasi sekaligus mengambil langkah cepat dan tepat.


Selama menjabat, Brigjen TNI Kohir dinilai berhasil menjaga stabilitas wilayah teritorial Korem 083/Baladhika Jaya. Selain itu, hubungan kerja sama antara TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat juga berjalan dengan baik.


Selanjutnya, Brigjen Kohir akan melaksanakan tugas sebagai Danrem 084/Bhaskara Jaya di Surabaya.


Sementara itu, Kolonel Wahyu yang kini menjabat Danrem 083/Baladhika Jaya diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan, sekaligus memperkuat peran teritorial TNI di wilayah Jawa Timur bagian timur. (*)

Kamis, 09 April 2026

Mantap 21 Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

 


Jakarta - Sebanyak 21 personel Korps Brimob Polri dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam ajang bergengsi 6th FAI World Cup Indoor Skydiving yang digelar pada 9–11 April 2026 di Lesquin, Lille, Prancis. Keikutsertaan ini menjadi wujud kontribusi Polri dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga dirgantara internasional sekaligus menunjukkan profesionalisme personel Brimob di bidang olahraga ekstrem.


Kejuaraan dunia tersebut diikuti oleh 24 negara yang siap bersaing di berbagai kategori, yakni 4-Way FS Open yang diikuti 26 tim dari 16 negara, 4-Way FS Female sebanyak 14 tim dari 12 negara, serta 4-Way VFS Open yang diikuti 10 tim dari 8 negara. Ajang tahunan ini mempertemukan atlet indoor skydiving terbaik dunia dalam disiplin formation skydiving dan vertical formation skydiving, sehingga menjadi salah satu kompetisi paling prestisius di cabang olahraga dirgantara.


Ketua Kontingen Timnas Indoor Skydiving Indonesia, Irjen. Pol. Almas Widodo Kolopaking, menegaskan bahwa partisipasi personel Brimob merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam membawa nama Indonesia di panggung global.


“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas Indoor Skydiving dapat tampil maksimal, menjaga semangat juang, serta memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Almas.


Kontingen Indonesia terdiri dari 21 personel gabungan Korps Brimob Polri yang terlatih dan siap mewakili Indonesia pada sejumlah nomor pertandingan. Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan prestasi olahraga dirgantara nasional.


Kejuaraan yang berlangsung di Lille, Prancis ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi Indonesia dalam kompetisi internasional serta menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga dirgantara. (*)

Hindari Provokasi, Max Ohee Minta Masyarakat Papua Jaga Kedamaian

 



Jayapura — Menyikapi meningkatnya rencana aksi demonstrasi di sejumlah wilayah Papua yang mengangkat isu hak penentuan nasib sendiri, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.


Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia–Papua yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Ohee, mengajak seluruh elemen masyarakat, baik peserta aksi maupun warga umum, untuk menyikapi dinamika yang berkembang dengan bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.


Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak yang dijamin dalam negara demokrasi, namun harus dilakukan secara damai dan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku.


“Kita semua harus memahami bahwa menyampaikan pendapat itu adalah hak, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun, damai, dan tidak merugikan kepentingan masyarakat luas,” ujar Max Ohee.


Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya di media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat dapat memperkeruh suasana dan memicu konflik di tengah masyarakat.


“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak membesar-besarkan isu yang berkembang. Saring setiap informasi sebelum dibagikan, karena hal itu sangat menentukan situasi keamanan di Papua,” tegasnya.


Lebih lanjut, Max Ohee mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan persatuan di tengah berbagai perbedaan pandangan yang ada.


“Papua adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian ini dengan saling menghargai dan tidak terpengaruh oleh provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan,” tambahnya.


Di sisi lain, aparat keamanan disebut telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan dengan pendekatan humanis guna memastikan setiap aktivitas masyarakat, termasuk aksi penyampaian aspirasi, dapat berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban umum.


Masyarakat pun diharapkan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa serta terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Situasi yang aman dan kondusif dinilai menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga stabilitas serta kedamaian di Papua.

Polisi Atur Lalu Lintas di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai

  


BADUNG – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melakukan pengaturan arus kendaraan di kawasan Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (9/4/2026).


Pengaturan dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas di area yang kerap dipadati kendaraan, khususnya pada jalur keberangkatan dan kedatangan penumpang.


Sejumlah personel tampak berjaga di titik-titik strategis, seperti area drop off, pick up, dan penyeberangan pejalan kaki. Petugas mengarahkan kendaraan agar tetap bergerak dan tidak berhenti terlalu lama di badan jalan.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan, kehadiran personel di lapangan bertujuan mengantisipasi kepadatan serta memastikan arus kendaraan tetap tertib.


“Penempatan anggota dilakukan di titik rawan kepadatan untuk membantu mengurai antrean kendaraan, sehingga aktivitas di terminal domestik dapat berjalan lancar,” ujarnya.


Ia menambahkan, pengaturan lalu lintas ini rutin dilakukan, terutama pada jam sibuk, seiring tingginya mobilitas penumpang di kawasan bandara.


Dengan adanya pengaturan tersebut, arus lalu lintas di Terminal Domestik terpantau lancar dan terkendali.(hms26)

Rabu, 08 April 2026

Pererat Sinergitas Melalui Olahraga, Tim Minisoccer Polda Papua Taklukkan Pertamina Patra Niaga dalam Laga Persahabatan


 

Jayapura – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan sinergitas antarinstansi, jajaran Polda Papua menggelar pertandingan persahabatan Minisoccer melawan Tim Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku. Pertandingan yang berlangsung penuh semangat ini digelar di Lapangan Bagus Minisoccer Jayapura, Rabu (08/04/2026) sore.


Kegiatan ini semakin meriah dengan kehadiran Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H., yang turun langsung ke lapangan untuk memperkuat Tim Polda Papua. Turut mendampingi beliau, Dir Reskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dan Dir Polairud Polda Papua, Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono, S.H., S.I.K., M.H.


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama seperti ini merupakan sarana yang efektif dalam mempererat sinergitas dan soliditas antar instansi.


“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta membangun kekompakan antara Polda Papua dan Pertamina Patra Niaga,” ujar Wakapolda.


Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus membangun semangat kebersamaan di lingkungan kerja.


Sementara itu, secara tidak langsung disampaikan bahwa pertandingan ini menjadi momentum positif dalam menjaga hubungan harmonis antara Polri dengan mitra strategis, khususnya di wilayah Papua dan Maluku.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk penguatan sinergitas antar lembaga serta dalam rangka menciptakan suasana yang harmonis dan produktif.