View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Jumat, 15 Mei 2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Laut, Serda Didik Hadiri Latihan SAR di Pesisir Selatan Malang


Malang - Babinsa Koramil 0818/31 Gedangan, Serda Didik, menghadiri kegiatan latihan gabungan Search and Rescue (SAR) bersama TNI Angkatan Laut yang digelar di Pantai Wisata Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jumat (15/05/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana maupun kecelakaan laut di wilayah pesisir selatan Malang.


Latihan gabungan SAR ini melibatkan unsur TNI AL, TNI AD, BPBD,relawan kebencanaan, serta masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi penanganan korban tenggelam, evakuasi darurat, hingga simulasi penyelamatan di area pantai dan laut. Kehadiran Babinsa Koramil 0818/31 Gedangan menjadi bentuk dukungan TNI AD dalam memperkuat sinergitas antarinstansi guna menciptakan keamanan dan keselamatan masyarakat.


Serda Didik menyampaikan bahwa latihan bersama ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan personel sekaligus mempererat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang memiliki potensi wisata yang cukup tinggi sehingga membutuhkan kesiapan maksimal dalam penanganan keadaan darurat.


“Melalui latihan gabungan SAR ini diharapkan seluruh unsur dapat bergerak cepat dan tepat saat terjadi bencana ataupun kecelakaan laut. Sinergi antara TNI, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan di lapangan,” ujarnya.


Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat terkait pentingnya keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian latihan yang berlangsung dengan lancar dan tertib.


Dengan adanya latihan gabungan SAR bersama TNI AL di Pantai Wisata Wonogoro ini, diharapkan tercipta kesiapan personel yang profesional, tanggap, dan sigap dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Malang. (*)

Babinsa Koramil 0818/08 Wagir Dukung Pengabdian Masyarakat Lewat Layanan Cek Kesehatan Gratis

 


Malang -  Babinsa Koramil 0818/08 Wagir, Sertu Muslim, melaksanakan pendampingan kegiata Mahasiswa ITSK Dr. Soepraoen dalam program pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jumat (15/5/2026).


Kegiatan bakti kesehatan tersebut diikuti puluhan warga Desa Sidorahayu yang antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Adapun layanan yang diberikan meliputi check up glukosa, pemeriksaan asam urat, konsultasi kesehatan, hingga terapi akupuntur yang dilakukan oleh mahasiswa bersama tenaga pendamping kesehatan.


Sertu Muslim menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa juga bertujuan membantu kelancaran serta memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung.


“Kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini sangat membantu warga dalam mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Semoga kegiatan positif ini terus berlanjut dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Sertu Muslim.


Sementara itu, pihak Mahasiswa ITSK Dr. Soepraoen berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. **

Melalui Warung Kopi, Babinsa Koramil Ampelgading Ciptakan Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

 


Malang - Buatkan rilis berita seo 300 kata tentang Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading Serda Nur Wahyudi melaksanakan Komsos menjalin keakraban dengan warga binaan di salah satu Warung Kopi di Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang.Jumat(15/05/2026)


Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading Jalin Keakraban dengan Warga Lewat Komsos di Warung Kopi


Malang – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan komunikasi sosial di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading, Serda Nur Wahyudi, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di salah satu warung kopi yang berada di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jumat (15/05/2026).


Kegiatan Komsos yang dilakukan secara santai dan penuh keakraban tersebut menjadi salah satu sarana efektif bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi serta perkembangan situasi di tengah masyarakat. Melalui obrolan ringan bersama warga, Serda Nur Wahyudi mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarwarga.


Menurut Serda Nur Wahyudi, komunikasi sosial merupakan bagian penting dari tugas aparat kewilayahan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Dengan rutin turun langsung ke lapangan dan berinteraksi bersama warga, berbagai informasi maupun permasalahan di lingkungan dapat diketahui lebih cepat sehingga solusi dapat segera dicari bersama.


“Melalui kegiatan Komsos seperti ini, kami ingin menjalin kedekatan dengan warga binaan agar tercipta hubungan yang baik dan saling mendukung dalam menjaga kondusifitas wilayah,” ujar Serda Nur Wahyudi.


Selain itu, suasana warung kopi yang santai dinilai mampu menciptakan komunikasi yang lebih terbuka antara Babinsa dan masyarakat. Warga pun menyambut positif kehadiran Babinsa yang selalu aktif hadir di tengah masyarakat dan memberikan motivasi untuk menjaga semangat gotong royong serta kepedulian sosial.


Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis di wilayah Desa Tirtomoyo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang. ***

Kodim 1022/Tanah Bumbu Tebar Kebaikan Lewat Jumat Berkah

 


Tanah Bumbu – Kodim 1022/Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam kepedulian sosial melalui program Jumat Berkah. Kegiatan ini dilaksanakan secara konsisten oleh Babinsa di masing-masing Koramil jajaran Kodim 1022/Tanah Bumbu dengan membagikan paket sembako kepada warga yang layak menerima dan sangat membutuhkan. Jumat (15/05/26)


Pembagian sembako dilakukan langsung oleh Babinsa di wilayah binaan masing-masing, menyasar masyarakat kurang mampu, lansia, serta warga yang terdampak kesulitan ekonomi. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai sahabat rakyat yang selalu siap membantu.


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.


“Program Jumat Berkah ini adalah wujud pengabdian TNI untuk rakyat. Melalui Babinsa, kami ingin memastikan bahwa bantuan sembako benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. TNI hadir bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim 1022/Tanah Bumbu.


Beliau menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Tanah Bumbu. Dengan konsistensi pelaksanaan, Jumat Berkah menjadi simbol nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat. (*)

Mantan Panglima TPNPB-OPM Wilayah Victoria Ajak Kelompok Bersenjata Kembali ke NKRI dan Dorong Dialog Damai di Papua

 


Keerom - 15 Mei 2026, Lambert Pekikir, mantan Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Wilayah Victoria, Kabupaten Keerom, Papua, menghimbau rekan-rekannya yang hingga kini masih bertahan di hutan agar meninggalkan aksi kekerasan dan kembali bergabung ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.


Lambert Pekikir mengaku masih aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah rekannya yang berada di wilayah hutan bersama kelompok bersenjata. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan penyelesaian konflik melalui pendekatan damai dan dialog terbuka.


Dalam keterangannya, Lambert menjelaskan bahwa akar persoalan konflik Papua menurut pandangannya berawal dari pelaksanaan Pepera tahun 1969 yang dianggap sebagian masyarakat Papua tidak berjalan secara jujur dan adil. Ia menyebut bahwa dari persoalan tersebut kemudian lahir gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) melalui Deklarasi Victoria pada 1 Juli 1971.


“Konflik ini tidak boleh terus berjalan sampai sekarang. TNI turun mengejar OPM, Polri turun melakukan penindakan, kemudian terjadi aksi penembakan, dan akhirnya masyarakat yang menjadi korban,” ujar Lambert Pekikir.


Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang dialog antara pemerintah dan pihak-pihak terkait guna menyelesaikan persoalan Papua secara damai dan terbuka. Menurutnya, dialog menjadi langkah penting agar persoalan yang selama ini terjadi dapat diselesaikan secara jernih dan transparan.


“Indonesia harus membuka ruang untuk dialog. Ketika ruang dialog dibuka, maka persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.


Selain itu, Lambert Pekikir mengingatkan agar gerakan OPM tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan pribadi maupun politik. Ia menilai masih ada pihak yang menggunakan isu konflik Papua demi kepentingan tertentu, sementara masyarakat tetap menjadi korban dari situasi berkepanjangan tersebut.


Di akhir penyampaiannya, Lambert Pekikir kembali menghimbau rekan-rekannya yang masih berada di hutan untuk segera kembali ke NKRI serta bersama-sama menciptakan situasi damai di Tanah Papua.


“Saya menghimbau rekan-rekan yang masih bertahan di hutan untuk segera bergabung ke NKRI. Salam damai,” tutup Lambert Pekikir.

Kamis, 14 Mei 2026

‎IBADAH DAN PENGUKUHAN PENGURUS OIKUMENE POLRES YAHUKIMO BERLANGSUNG KHIDMAT ‎ ‎

  


Yahukimo – Polres Yahukimo melaksanakan kegiatan Ibadah dan Pengukuhan Pengurus Oikumene Polres Yahukimo yang berlangsung di Gedung Oikumene Polres Yahukimo pada Kamis sore, (14/05/26). ‎ ‎


Kegiatan tersebut dihadiri oleh personel Polres Yahukimo serta anggota Brimob yang beragama Kristen Protestan maupun Katholik. ‎ ‎


Pelaksanaan kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang berlangsung secara khidmat dan penuh sukacita dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. 


Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt. Alfons A. Reumy,S.Si., Teol yang dalam khotbahnya menyampaikan firman Tuhan dengan dasar bacaan dari 1 Korintus 12 dan 2 Timotius 2. 


Dalam penyampaian firman, beliau menekankan pentingnya persatuan, tanggung jawab pelayanan, serta kesetiaan dalam menjalankan tugas dan pengabdian, baik dalam kehidupan beriman maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri. 


Usai pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan Pengurus Oikumene Polres Yahukimo sebagai bentuk pengesahan kepengurusan yang baru guna mendukung pembinaan kerohanian bagi personel Polres Yahukimo dan Brimob. ‎ ‎


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Yahukimo turut memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh personel yang hadir. 


Dalam penyampaiannya, Kapolres Yahukimo mengucapkan selamat kepada para pengurus yang telah dikukuhkan serta berharap agar kepengurusan Oikumene yang baru dapat menjalankan tugas pelayanan dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat kebersamaan. ‎ 


‎Kapolres Yahukimo juga menegaskan bahwa keberadaan Oikumene di lingkungan Polres memiliki peran penting dalam membangun karakter personel yang beriman, humanis, serta memiliki integritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian. 


Selain itu, beliau mengajak seluruh personel untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat solidaritas, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. ‎ 


‎“Kegiatan kerohanian seperti ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat mental dan spiritual personel, sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres Yahukimo dalam sambutannya. ‎ ‎


Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah kepada seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar personel. ‎ ‎


Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. ‎