View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Rabu, 11 Maret 2026

Penyerahan Kunci RTLH Hingga Peninjauan Sasaran Fisik Warnai Penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan

  


Bulungan – Setelah pelaksanaan upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda sosial dan peninjauan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Satgas TMMD di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Rabu (11/03).


Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0903/Bulungan Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., mendampingi Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han., melaksanakan penyerahan kunci Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada warga penerima bantuan.


Penyerahan kunci ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang sebelumnya memiliki hunian kurang layak. Dengan selesainya pembangunan RTLH tersebut, diharapkan penerima manfaat dapat tinggal di rumah yang lebih aman, sehat dan nyaman.


Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial TNI kepada warga sekitar lokasi TMMD.


Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan sunatan massal yang diikuti oleh anak-anak dari masyarakat setempat. Program ini mendapat sambutan antusias dari warga karena sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan bagi anak-anak secara gratis.


Usai kegiatan sosial, Danrem 092/Maharajalila bersama Dandim 0903/Bulungan dan rombongan meninjau langsung beberapa sasaran fisik hasil program TMMD, salah satunya pembangunan Jalan Usaha Tani sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar 6 meter. Jalan tersebut dibangun untuk mempermudah akses masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil pertanian mereka.


Selain meninjau Jalan Usaha Tani, rombongan juga melihat langsung hasil pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang telah selesai dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.


Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Sjahroni menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam menyukseskan program TMMD ke-127 ini. Menurutnya, program TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah.


Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-127 Kodim 0903/Bulungan, diharapkan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Salimbatu serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian warga setempat.

TMMD Ke-127 TA 2026 Kodim 0903/Bulungan Resmi Ditutup

  


Bulungan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0903/Bulungan resmi ditutup pada Rabu (11/03). Selama satu bulan pelaksanaan, berbagai program pembangunan fisik maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat berhasil direalisasikan di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan.


Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan upacara yang digelar di Lapangan Bola Desa Salimbatu. Upacara dipimpin oleh Komandan Korem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Muhammad Sjahroni, yang membacakan amanat Panglima Kodam VI/Mulawarman.


Dalam amanatnya disampaikan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Salimbatu, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya pembuatan jalan usaha tani sepanjang 3,5 kilometer dengan lebar 6 meter, pembangunan dan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan dan perbaikan sarana tempat ibadah, pembuatan tandon air beserta pipanisasi, serta perbaikan fasilitas MCK bagi masyarakat.


Selain sasaran fisik, kegiatan non fisik juga turut dilaksanakan seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian dan perikanan, penyuluhan kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan masyarakat setempat.


Komandan Korem 092/Maharajalila menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja sama dalam menyukseskan program TMMD ini, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat yang turut bergotong royong dalam setiap kegiatan pembangunan.


Dengan berakhirnya program TMMD ke-127 ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Salimbatu serta mampu meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.


Sementara itu, Komandan Kodim 0903/Bulungan Letkol Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos., M.I.Pol., menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi aktif masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat.


“Melalui TMMD ini kita melihat semangat gotong royong yang luar biasa antara TNI dan masyarakat. Kami berharap hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.


Ia juga berharap kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipertahankan sebagai modal penting dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selasa, 10 Maret 2026

Bersihkan Lapangan Upacara, Anggota Satgas Penyiapan Penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan Tahun Anggaran 2026

  


Bulungan – Menjelang kegiatan penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan TA. 2026, anggota Satgas bersama personel terkait melaksanakan berbagai persiapan di Lapangan Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Selasa (10/03).


Terlihat sejumlah anggota TNI bekerja sama menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan, mulai dari pemasangan rangka panggung, pemasangan tenda, hingga menata berbagai perlengkapan yang akan digunakan dalam acara penutupan TMMD. Semangat kebersamaan dan kekompakan tampak jelas saat para prajurit bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di lapangan.


Selain mendirikan panggung utama, personel Satgas juga menata area sekitar lokasi kegiatan agar siap digunakan saat pelaksanaan acara penutupan nanti. Berbagai atribut dan perlengkapan kegiatan turut dipersiapkan guna mendukung kelancaran acara.


Penyiapan ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan penutupan TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Satgas dalam menyukseskan program TMMD yang selama ini telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Desa Salimbatu dan sekitarnya.


Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, diharapkan pelaksanaan penutupan TMMD Ke-127 nantinya dapat berlangsung dengan baik serta menjadi momentum kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

H-1 Penutupan, Satgas TMMD Selesaikan Sasaran MCK Tempat Ibadah

 


Bulungan – Menjelang H-1 penutupan program TMMD Ke-127, Satgas TMMD Kodim 0903/Bulungan terus mengebut penyelesaian berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah penyelesaian pembangunan MCK di tempat ibadah Gereja GKII yang berada di Betiang, Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan, Selasa (10/03).


Pada tahap akhir pengerjaan ini, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak melakukan pemasangan dan perapian bagian dalam MCK, termasuk pemasangan kloset serta perataan lantai menggunakan semen agar fasilitas dapat digunakan dengan baik dan nyaman.


Selain pengerjaan bagian dalam, pembangunan bangunan MCK juga dilengkapi dengan pemasangan atap seng serta penataan area sekitar agar lebih rapi dan aman digunakan oleh jemaat serta masyarakat sekitar.


Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa pengerjaan terus dipacu agar seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD. Kerja sama antara TNI dan masyarakat juga menjadi faktor utama dalam mempercepat proses pembangunan.


Dengan rampungnya fasilitas MCK ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan jemaat tempat ibadah, terutama dalam meningkatkan kebersihan serta kenyamanan lingkungan.


Program TMMD Ke-127 Kodim 0903/Bulungan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dalam membangun desa.

Senin, 09 Maret 2026

TNI AD Hadirkan Infrastruktur Hingga Pelosok, Jembatan Garuda Malang Resmi Digunakan

 


Malang - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil kembali diwujudkan melalui program Jembatan Garuda yang diresmikan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia bersama Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Senin (9/3/2026).


Di wilayah Kabupaten Malang, kegiatan tersebut dipusatkan di Jembatan Garuda Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, yang diikuti melalui video conference bersama jajaran TNI AD di berbagai daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., serta Forkopimda Kabupaten Malang.


Dalam laporannya kepada Presiden, KASAD menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari target pembangunan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia guna membuka akses wilayah terpencil serta meningkatkan konektivitas masyarakat.


Hingga saat ini, sebanyak 218 jembatan telah berhasil diselesaikan, termasuk di daerah rawan bencana maupun wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi bagi masyarakat.


Presiden Republik Indonesia dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada jajaran TNI AD yang telah berperan aktif membantu pemerintah menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok negeri. Menurut Presiden, jembatan-jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.


Sementara itu, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Malang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas antar desa yang sebelumnya harus menempuh perjalanan cukup jauh.


Dengan bentang sepanjang 143 meter, jembatan tersebut mampu memangkas waktu tempuh warga dari sebelumnya sekitar 60 menit menjadi hanya 15 menit, sehingga mempermudah akses pendidikan, aktivitas ekonomi, serta distribusi hasil pertanian masyarakat. (*)

Turun ke Sungai, TMMD Ke-127 Bersihkan Sampah Demi Warga Wonosari

 


PASURUAN - Di tengah genangan air keruh yang dipenuhi sampah dan lumpur, prajurit Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan turun langsung ke sungai. Dengan seragam loreng dan alat sederhana seperti galah bambu, mereka bergotong royong bersama warga membersihkan sungai di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin (9/3/2026).


Kegiatan normalisasi sungai ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-127 TA 2026. Tujuannya memperlancar aliran air agar tidak meluap saat musim hujan, sehingga dapat mengurangi risiko banjir yang kerap mengganggu warga.


Di tengah kegiatan, seorang prajurit berpangkat Serda terlihat membungkuk di air mengangkat sampah dan lumpur, sementara rekannya membantu dengan galah panjang membersihkan dasar sungai. Pepohonan di sekitar menjadi saksi semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.


Serda Budiono, salah satu personel Satgas, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan sampah. “Ini upaya bersama untuk mencegah banjir dan menjaga lingkungan tetap bersih. Kami berharap warga ikut menjaga sungai agar hasil kerja ini tidak sia-sia,” ujarnya.


Program normalisasi sungai ini melengkapi berbagai kegiatan TMMD Ke-127 di Desa Wonosari. Meski sebagian dilaksanakan di bulan Ramadan, semangat prajurit dan warga tetap tinggi sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.


Dengan normalisasi sungai ini, warga Wonosari kini bisa bernapas lebih lega. Aliran air yang lancar diharapkan menjadi benteng pertama pencegahan banjir, sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. (*)