View AllNews

Sosial

Daerah

Latest News

Senin, 04 Mei 2026

Langkah Bersama untuk Desa, Semenisasi Jalan TPU Luso dalam Kebersamaan

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Kebersamaan dan semangat gotong royong tampak nyata dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Personel TNI, Polri, Satpol PP, dan warga bahu-membahu melaksanakan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (4/5/2026).


Di tengah aktivitas pembangunan, terlihat kekompakan empat unsur yang terlibat. Dengan peralatan sederhana, mereka saling berbagi peran, mulai dari mengangkut material, mencampur adukan semen, hingga meratakan permukaan jalan.


Kegiatan ini tidak hanya mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat dan masyarakat dalam membangun desa.


Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa kebersamaan yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan di lapangan.


“Dengan adanya kebersamaan antara TNI, Polri, Satpol PP, dan warga, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai. Ini juga mempererat hubungan kami dengan masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, warga Desa Luso menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Mereka berharap akses menuju TPU yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini menjadi lebih layak dan aman.


Melalui program TMMD Ke-128, tidak hanya pembangunan infrastruktur yang diutamakan, tetapi juga penguatan kebersamaan dan kepedulian antar unsur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


(Pendim 0910)

Program Unggulan Kasad di TMMD Ke-128, Hadirkan Air Bersih Melalui Sumur Bor

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Melalui program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau menghadirkan solusi dengan pembangunan sumur bor di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf. Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., mengatakan bahwa program sumur bor ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan akses air bersih yang layak.


“Program unggulan Kasad ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan dasar,” ujarnya, Senin (4/5/2026).


Meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, personel Satgas TMMD bersama masyarakat tetap semangat menyelesaikan pembangunan sumur bor.


“Dengan semangat gotong royong, kami terus berupaya agar pekerjaan ini segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.


Ia berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Luso.


“Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan. Kami berharap sumur bor ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya.


(Pendim 0910)

Rehab Rumah Warga, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Kedepankan Kualitas

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Memasuki hari ke-12 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau Tahun 2026 di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Senin (04/5/2026), pembangunan fisik terus dikebut.


Kepala Desa Luso, Benidiktus, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau di desanya sangat luar biasa. Tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun mental masyarakat, terutama dalam menumbuhkan semangat kebersamaan melalui gotong royong.


“Dari segi kualitas, pembangunan yang dilakukan TNI bersama warga tidak asal-asalan. Hal ini sesuai arahan Dansatgas TMMD Ke-128, Letkol Inf Mochammad Saiful Arif, S.I.P., agar setiap pekerjaan mengedepankan kualitas demi hasil yang maksimal,” ungkapnya.


Sementara itu, Sertu Fahmi, salah satu anggota Satgas yang mengerjakan rehab rumah, mengatakan bahwa pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan kualitas agar bangunan kuat dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.


“Di sini kinerja kami dipertaruhkan. Jika hasil bangunan baik, nama kami juga baik, begitu pula sebaliknya. Semua ini tidak lepas dari arahan Dansatgas TMMD,” ujarnya saat mengerjakan rehab rumah milik Bapak Stefanus.


(Pendim 0910)

Minggu, 03 Mei 2026

Duduk Bersama di Tanah Desa, Menyulam Cerita yang Tak Terlupakan

 



MALINAU, Kalimantan Utara – Di balik padatnya pekerjaan pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, tersimpan momen sederhana yang justru paling membekas di hati, Minggu (03/5/2026).


Bukan tentang megahnya bangunan yang sedang dikerjakan, melainkan tentang kebersamaan yang tumbuh hangat di sela pengabdian. Tentang nasi sederhana yang disantap bersama, tentang tawa yang pecah tanpa jarak, dan tentang rasa kekeluargaan yang hadir begitu tulus antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Luso.


Sejak pagi personel Satgas TMMD berjibaku dengan pekerjaan fisik di lapangan. Namun saat waktu istirahat tiba, mereka duduk bersila bersama warga, menikmati hidangan yang disiapkan oleh ibu-ibu desa. Di bawah rindangnya pepohonan dan di sudut bangunan sederhana, mereka makan bersama tanpa sekat—hanya ada kehangatan, cerita, dan rasa syukur yang mengalir begitu saja.


Bagi para prajurit, hidangan itu bukan sekadar pelepas lelah, tetapi menjadi simbol perhatian dan dukungan warga. Sementara bagi masyarakat, kehadiran TNI menghadirkan pembangunan sekaligus rasa dekat yang menenangkan hati.


Salah satu personel Satgas TMMD, Peltu Fandi, mengungkapkan bahwa momen sederhana seperti itulah yang justru menjadi kenangan paling berharga selama menjalankan tugas.


“Kadang yang paling berkesan bukan pekerjaan besar yang kami lakukan, tetapi justru momen sederhana seperti makan bersama warga. Di situ kami merasa benar-benar diterima dan dianggap keluarga. Itu yang membuat hari-hari di TMMD menjadi sangat berharga dan tak terlupakan,” ungkapnya.


Hal senada disampaikan Supriyadi, salah satu warga Desa Luso, yang merasakan langsung hangatnya kebersamaan bersama personel Satgas TMMD.


“Kami sangat senang dengan kehadiran TMMD di Desa Luso ini. Bapak-bapak TNI tidak hanya datang untuk membangun fasilitas desa, tetapi juga benar-benar membaur dengan masyarakat. Kami bisa duduk bersama, makan bersama, dan bercanda tanpa ada sekat. Rasanya seperti keluarga sendiri. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan membuat kami merasa diperhatikan,” ujarnya.


Di tempat terpisah, Pasiter Kodim 0910/Malinau Kapten Arm Juju Adi Pracoyo menegaskan bahwa nilai utama TMMD tidak hanya terletak pada selesainya pembangunan fisik, tetapi juga pada hubungan manusia yang tumbuh selama proses itu berlangsung.


“Pembangunan fisik memang penting, tetapi yang lebih berharga adalah hubungan yang terjalin antara personel Satgas dan masyarakat. Dari kebersamaan itulah lahir kepercayaan, semangat gotong royong, dan kenangan yang akan selalu diingat,” jelasnya.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau tidak hanya membangun fasilitas desa, tetapi juga menghadirkan cerita, kehangatan, dan kenangan indah yang akan terus hidup dalam ingatan masyarakat Desa Luso.


Sebab terkadang, hal yang paling sederhana justru menjadi cerita yang paling sulit dilupakan.


(Pendim 0910)

Kebersamaan yang Humanis, Satgas TMMD dan Warga Desa Luso Menyatu dalam Kehangatan

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan yang begitu hangat dan humanis antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat setempat, Minggu (03/5/2026).


Di sela-sela pelaksanaan pekerjaan pembangunan, suasana akrab terlihat saat personel Satgas TMMD berkumpul bersama warga untuk menikmati waktu istirahat dan makan bersama. Tidak ada jarak antara prajurit TNI dan masyarakat, semuanya bercengkerama dengan penuh kekeluargaan, canda, dan senyum yang tulus.


Kehangatan itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun hubungan emosional dan kedekatan sosial antara TNI dan rakyat.


Salah satu personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Kopka Raizal, mengungkapkan bahwa kebersamaan yang terjalin bersama warga menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalankan tugas di lapangan.


“Melalui TMMD ini, kami tidak hanya datang untuk membangun fasilitas desa, tetapi juga untuk membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Saat bisa bekerja bersama, makan bersama, dan bercanda bersama warga, kami merasa seperti keluarga sendiri. Kebersamaan inilah yang menjadi semangat kami dalam menjalankan tugas pengabdian di Desa Luso,” ungkapnya.


Salah satu warga Desa Luso, Ibu Maya (48), juga mengaku sangat senang dengan kehadiran Satgas TMMD di desa mereka. Menurutnya, para personel TNI tidak hanya bekerja membangun fasilitas desa, tetapi juga mampu membaur dan menjalin kedekatan dengan masyarakat.


“Bapak-bapak TNI sangat ramah dan dekat dengan warga. Kami merasa seperti keluarga sendiri. Ini yang membuat kami senang dan semakin semangat ikut membantu kegiatan TMMD,” ujarnya.


Sementara itu, di tempat terpisah, Pasiter Kodim 0910/Malinau Kapten Arm Juju Adi Pracoyo menyampaikan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya dilihat dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kedekatan dan rasa kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.


“TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ketika personel Satgas dan warga bisa bekerja bersama, saling membantu, bahkan berbagi dalam suasana sederhana, itulah keberhasilan yang sesungguhnya. Kebersamaan dan hubungan yang humanis menjadi kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD,” ujarnya.


Menurutnya, suasana yang penuh kekeluargaan tersebut membuat seluruh pekerjaan terasa lebih ringan karena dilakukan dengan rasa saling memiliki dan saling mendukung.


Kebersamaan yang terjalin di Desa Luso menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari hubungan baik yang tumbuh di tengah masyarakat.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan kebersamaan adalah fondasi penting dalam membangun desa serta memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat.


(Pendim0910)

Hidangan dari Hati, Dukungan Tulus Warga untuk Prajurit TMMD

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Kehangatan kebersamaan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau tidak hanya terlihat dari kegiatan pembangunan fisik, tetapi juga dari perhatian tulus warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.


Salah satu bentuk kepedulian itu datang dari para ibu-ibu warga Desa Luso yang dengan penuh semangat menyiapkan hidangan makan siang bagi personel Satgas TMMD yang setiap hari bekerja di lapangan, Minggu (03/5/2026).


Di sela kesibukan mereka sebagai ibu rumah tangga, para ibu dengan sukarela memasak berbagai menu sederhana namun penuh makna. Hidangan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota Satgas TMMD yang sejak pagi melaksanakan berbagai pekerjaan pembangunan di desa.


Suasana penuh keakraban terlihat saat personel TNI bersama warga menikmati makanan yang telah disiapkan. Tidak ada sekat, semua duduk bersama dalam nuansa kekeluargaan yang hangat, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.


Pasiter Kodim 0910/Malinau Kapten Arm Juju Adi Pracoyo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan warga, khususnya para ibu-ibu Desa Luso.


“Ini bukan hanya soal makanan, tetapi bentuk ketulusan dan dukungan masyarakat kepada kami. Kehadiran ibu-ibu yang menyiapkan hidangan ini menjadi penyemangat besar bagi personel Satgas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.


Sementara itu, Ibu Nengsi (53), salah satu warga Desa Luso, mengaku senang dapat ikut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan TMMD melalui hal sederhana seperti menyiapkan makanan untuk anggota Satgas.


“Kami sangat senang dan bersyukur bapak-bapak TNI hadir di desa kami. Mereka bekerja keras membantu membangun desa, jadi kami juga ingin ikut membantu semampu kami, salah satunya dengan menyiapkan makanan. Ini bentuk rasa terima kasih kami,” ungkapnya.


Menurutnya, kehadiran program TMMD membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Luso, baik dari sisi pembangunan maupun kedekatan antara warga dengan TNI yang semakin erat.


Warga pun mengaku kehadiran Satgas TMMD memberikan semangat baru bagi desa mereka. Bagi mereka, kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan program TMMD.


Melalui hidangan sederhana yang disajikan dengan penuh keikhlasan, ibu-ibu Desa Luso menunjukkan bahwa dukungan moral dan kebersamaan sering kali menjadi kekuatan terbesar dalam setiap pengabdian.


(Pendim0910)