Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2026

Dari Pedalaman Koroway ke Sentani, Polri Amankan Kedatangan Tenaga Pendidik dan Medis

    


Jayapura – Kepolisian melalui Polsek Kawasan Bandara Polres Jayapura melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan terhadap kedatangan sembilan orang tenaga pengajar dan tenaga perawat medis yang dievakuasi dari Koroway, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, dan tiba di Jayapura pada Kamis sore (12/02/2026).


Pesawat MAF jenis Codiak PK-MEF yang dipiloti Capt. Thomas Allen Bolser mendarat sekitar pukul 15.29 WIT. Satu per satu para guru dan perawat medis turun dari pesawat dengan raut wajah lelah namun lega. Mereka disambut oleh pihak penjemput, yakni Koordinator Wilayah Papua Sekolah Lentera Harapan, Fred Samuel Koirewoa, serta Kepala Sekolah SD Lentera Harapan Distrik Danowage, Harun Djouwni, sebelum diarahkan menuju ruang rapat Kantor PT. MAF untuk beristirahat. 


Sembilan orang tersebut terdiri dari enam tenaga pengajar, yakni Aan Suek, Risa, Ema, Monik, Yonar, dan Nonik, serta tiga tenaga perawat medis, Suster Grace, Rifal, dan Anton. Setelah beristirahat, rombongan kemudian meninggalkan area PT. MAF menuju penginapan di kawasan Jalan Pasir Sentani dengan pendampingan petugas.


Kedatangan mereka di Jayapura merupakan bagian dari upaya penyelamatan diri pasca aksi penembakan yang dilakukan KKB terhadap pilot dan kopilot sehari sebelumnya yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Situasi tersebut membuat para tenaga pengajar dan tenaga medis di Koroway harus segera dievakuasi demi keselamatan jiwa.


Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP., menyampaikan bahwa peristiwa penembakan tersebut merupakan kejadian menonjol dan pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Boven Digoel, sehingga menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.


“Kejadian ini menjadi duka bersama bagi kami di Boven Digoel. Ini adalah peristiwa yang sangat menonjol dan baru pertama kali terjadi di wilayah kami. Kami merasakan betul dampaknya, bukan hanya terhadap korban, tetapi juga terhadap rasa aman masyarakat,” ungkapnya.


Ia mengimbau para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang memiliki pengaruh di tengah warga agar turut berperan aktif menyampaikan pesan menenangkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.


“Kami berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat membantu pemerintah menenangkan warga. Sampaikan bahwa situasi sedang ditangani oleh aparat keamanan, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau takut berlebihan,” lanjutnya.


Bupati juga menegaskan bahwa pihak keamanan dari TNI dan Polri telah mempersiapkan langkah-langkah untuk melakukan evakuasi terhadap para korban yang berada di Bandara Koroway Batu, termasuk memastikan proses tersebut berjalan dengan aman dan terkoordinasi.


“Pihak TNI dan Polri sudah mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi. Kami percaya aparat keamanan bekerja maksimal agar proses ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.


Sementara itu Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa Polri memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang menjadi korban situasi keamanan. 


“Polri memastikan setiap proses evakuasi berjalan aman. Kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab negara untuk melindungi para guru dan tenaga medis yang telah mengabdikan diri di pedalaman Papua,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas satuan terus dilakukan guna memastikan rasa aman tetap terjaga bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

Rabu, 11 Februari 2026

Perhatian Polda Papua, Atlet Sasana Ambroben Boxing Terima Bantuan Perlengkapan Latihan

  


Jayapura – Dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga kembali mendapat perhatian dari jajaran Polda Papua. 


Pelatih Sasana Ambroben Boxing Kabupaten Biak Numfor, Aipda Marlon Rumbiak, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktur Intelijen dan Keamanan (Dir Intelkam) Polda Papua, Kombes Pol. Jan Makatita, S.I.K., atas bantuan perlengkapan latihan tinju yang diberikan kepada para atlet binaannya.


Bantuan berupa sarung tinju, pelindung kepala, dan punching pad tersebut dinilai sangat membantu proses latihan para atlet yang selama ini terus berlatih secara rutin untuk menghadapi berbagai kejuaraan. 


Marlon menuturkan bahwa perhatian yang diberikan bukan hanya sebatas bantuan perlengkapan, tetapi menjadi bentuk motivasi moral yang besar bagi para atlet muda di Biak Numfor untuk terus berprestasi.


“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak menjadi semakin semangat berlatih karena merasa diperhatikan. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dir Intelkam Polda Papua atas kepeduliannya terhadap pembinaan olahraga tinju di daerah,” ujar Marlon.


Sementara itu, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Jan Makatita, S.I.K., menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan positif generasi muda, termasuk melalui olahraga, merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Papua yang sehat, disiplin, dan berprestasi.


“Olahraga adalah salah satu wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda. Kami berharap melalui pembinaan seperti ini akan lahir atlet-atlet tinju berprestasi dari Biak Numfor yang dapat mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Kombes Pol. Jan Makatita.


Ia juga menambahkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas keamanan, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat melalui dukungan nyata terhadap kegiatan yang berdampak positif, khususnya bagi generasi muda.


Dengan adanya dukungan tersebut, Sasana Ambroben Boxing Biak Numfor berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan secara maksimal demi peningkatan kualitas latihan serta pembinaan atlet tinju yang lebih baik ke depan.


Kamis, 05 Februari 2026

Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan

 


Jayapura – Pengadilan Negeri (PN) Jayapura menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan pemohon melalui tim penasihat hukum Anton Raharusun, S.H., Jems Simanjuntak, S.H., dan Yance Ponwain, S.H., dalam perkara dugaan tindak pidana pertambangan komoditas mineral logam emas yang melibatkan warga negara asing (WNA) atas nama Zhou Linhua dan kawan-kawan.


Sidang putusan praperadilan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) pukul 10.20 hingga 11.00 WIT di Pengadilan Negeri Jayapura. Sidang dipimpin oleh hakim tunggal praperadilan dan dihadiri oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua yang dipimpin Kasubdit IV Tipidter, Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K., M.H., Kabid Hukum Polda Papua, Kombes Pol. Dedy Sumarsono, S.I.K., M.H., serta perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua selaku termohon.


Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa penyidik Polri memiliki kewenangan hukum yang sah untuk melakukan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara yang diduga dilakukan oleh Zhou Linhua bersama rekan-rekannya. Dalil pemohon yang mempersoalkan kewenangan penyidik dinilai tidak beralasan dan dinyatakan ditolak.


Hakim juga menegaskan bahwa penetapan tersangka, penangkapan, serta penahanan terhadap para tersangka telah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Berdasarkan pemeriksaan alat bukti berupa keterangan saksi, ahli, serta berkas perkara, penyidik dinilai telah memiliki bukti permulaan yang cukup.


Selain itu, hakim menyatakan bahwa proses penahanan, perpanjangan penahanan, hingga penahanan lanjutan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalil pemohon terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur penahanan dinyatakan tidak terbukti.


Menanggapi putusan tersebut, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa keputusan hakim praperadilan menjadi bukti bahwa seluruh proses penyidikan telah dilakukan secara profesional dan akuntabel.


“Putusan praperadilan ini menegaskan bahwa seluruh langkah penyidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Papua telah sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku,” ucap Kabid Humas.


Terkait keberatan pemohon mengenai pemberitahuan penahanan, penyitaan barang bukti, serta Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), hakim menyatakan bahwa penyidik telah melaksanakan kewajibannya sesuai hukum. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya surat ekspedisi pemberitahuan kepada keluarga tersangka serta dokumen pendukung lainnya.


Kombes Pol Cahyo menambahkan, Polda Papua berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas namun tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan dan hak asasi manusia.


“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Polri. Setiap penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.


Dengan pertimbangan tersebut, hakim memutuskan untuk menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan pemohon dalam perkara dimaksud.


Putusan ini sekaligus menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Papua dalam penanganan perkara tindak pidana pertambangan mineral logam emas telah dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Rabu, 31 Desember 2025

Dalam Rangka Hari Jadi Intelejen Polri, Taruna Akpol Ambil Bagian dalam Giat Donor Darah

  


Jayapura – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rastra Samara, Mapolda Papua Lama, Kota Jayapura, Selasa (31/12/2025).


Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh Dirintelkam Polda Papua, Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., serta diikuti oleh personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, dan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Keterlibatan Taruna Akpol menjadi bentuk partisipasi aktif generasi muda Polri dalam kegiatan sosial kemanusiaan.


Dalam kesempatannya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80.


“Peringatan Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 dimaknai tidak hanya sebagai momentum refleksi internal, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, salah satunya donor darah,” ucap Kabid Humas.


Ia menambahkan, dalam kegiatan donor darah tersebut Ditintelkam Polda Papua menargetkan pengumpulan sebanyak 100 kantong darah. Dari 117 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 88 kantong darah berhasil dikumpulkan, sedangkan 32 orang lainnya belum dapat melaksanakan donor darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan.


“Pendonor terdiri dari personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, serta Taruna Akpol. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kombes Cahyo menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat semangat kemanusiaan, serta meningkatkan solidaritas dan sinergi Polri dengan instansi terkait.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan empati seluruh personel Polri, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Donor darah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja dan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

  


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (31/12/2025).


Rilis akhir tahun dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dan dihadiri Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si, para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres jajaran, pimpinan instansi terkait, dan insan pers.


Dalam laporannya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan bahwa evaluasi akhir tahun Polri Papua Tahun Anggaran 2025 bertujuan untuk menyajikan capaian kinerja secara komprehensif sekaligus menjadi bahan perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan.


“Evaluasi akhir tahun ini kami laksanakan untuk menyampaikan secara terbuka capaian kinerja Polri Papua sepanjang tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi hambatan dan merumuskan langkah strategis yang lebih terukur dan berkelanjutan pada tahun 2026,” ucap Kabid Humas.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menyelaraskan persepsi dan komitmen seluruh jajaran Polri Papua dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi, sejalan dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.


“Melalui rilis akhir tahun ini, kami mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dengan menyampaikan informasi kinerja Polri Papua secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolda Papua dalam sambutannya menegaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan kewajiban institusi Polri sebagai badan publik untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat.


“Sebagai institusi publik, Polri Papua berkewajiban menyampaikan capaian kinerja kepada masyarakat. Rilis akhir tahun ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kami sepanjang tahun 2025,” tegas Kapolda Papua.


Kapolda juga mengakui bahwa kinerja Polri Papua masih memiliki sejumlah keterbatasan dan kekurangan, khususnya dalam pelayanan dan penegakan hukum.


“Kami menyadari bahwa kinerja yang telah dicapai belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolda Papua juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta insan pers yang telah bersinergi bersama Polri Papua dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Keberhasilan menjaga kamtibmas di Papua tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Kami berharap sinergi dan komunikasi ini terus terjaga dan semakin kuat pada tahun 2026,” pungkas Kapolda.


Rilis akhir tahun ini menjadi refleksi sekaligus pijakan awal bagi Polda Papua dalam menyongsong tahun 2026. Berbekal evaluasi, keterbukaan informasi, dan dukungan masyarakat, Polri Papua berkomitmen menghadirkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat Papua.

Senin, 29 Desember 2025

Kapolda Papua Terima Kunjungan Atlet Berprestasi Sea Games 2025 Yang Merupakan Personel Polda Papua

  


Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menerima kunjungan Atlet personel Polda Papua yang berhasil mengharumkan nama bangsa dan institusi Kepolisian pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, Senin (29/12/25).


Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Papua dalam suasana penuh keakraban dan kebanggaan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua menerima dua personel Polda Papua yang berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional. 


Mereka adalah Briptu Holypaul S. N. Soumilena, personel Biro SDM Polda Papua, yang berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga Futsal, serta Bripda Julius Rizhard Lorenzho Kriztofel Rumaropen, personel Bidang Humas Polda Papua, yang sukses menyumbangkan medali perak dan perunggu pada cabang olahraga hockey.


Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para atlet yang dinilainya sebagai bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing dalam Olahraga di level internasional. 


“Saya selaku Kapolda Papua mewakili institusi memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada anggota yang telah menorehkan prestasi luar biasa pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Prestasi ini membanggakan institusi, daerah, dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolda Papua berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri, khususnya generasi muda di Papua, untuk terus berprestasi di berbagai bidang. 


“Semoga capaian ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anak-anak muda Papua agar terus berusaha, berdisiplin, dan berani bermimpi besar demi masa depan yang lebih baik,” tambah Irjen Pol. Patrige R. Renwarin.


Sementara itu, Briptu Holypaul S. N. Soumilena menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kapolda Papua atas dukungan penuh yang diberikan selama dirinya menekuni karier sebagai atlet profesional. 


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakapolda Papua serta seluruh pejabat utama Polda Papua yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan izin sehingga dirinya dapat terus berprestasi. 


“Apa yang saya raih ini semoga dapat menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama Indonesia dan institusi Kepolisian, khususnya Polda Papua,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Bripda Julius Rizhard Lorenzho Kriztofel Rumaropen yang menegaskan bahwa pencapaian yang diraih tidak terlepas dari doa orang tua, dukungan pimpinan, kerja keras, serta disiplin yang kuat dalam menjalani latihan dan kompetisi. 


Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan institusi.

Rabu, 05 November 2025

Dalam rangka Pengendalian stabilitas harga beras, Polda Papua Salurkan 165 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah di Tiga Provinsi.



Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan sebanyak 165 ton beras SPHP ke tiga wilayah, yakni Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, dan provinsi Papua Pegunungan.


Pelepasan pendistribusian dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. di halaman Mapolda Papua, Kamis (6/11). 


Kegiatan dihadiri oleh Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol. I G.G. Era Adhinata, S.I.K, Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, Kadis Perindag Provinsi Papua, Hartati S. Iwanggin, S.E., M.Si, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Lunanka V.M. Daimboa, S.P., M.M, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, Penata Kebijakan Kapolri Polda Papua, Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR dan Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K.


Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat di tiga provinsi tersebut memperoleh kebutuhan pokok, terutama beras, dengan harga yang terjangkau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.


Dari total 165 ton beras, sebanyak 95 ton akan disalurkan di wilayah Provinsi Papua. Penyaluran dilakukan melalui Ditreskrimsus Polda Papua sebanyak 20 ton, serta delapan Polres di antaranya Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, polres Keerom, polres Sarmi, polres Biak Numfor, polres Supiori, polres Waropen, dan polres Kepulauan Yapen. Distribusi ke wilayah Jayapura hingga Sarmi menggunakan 12 truk.


Sementara itu, Provinsi Papua Selatan mendistribusikan beras SPHP sebanyak 40 ton beras yang akan disalurkan masing-masing 10 ton melalui Polres Merauke, 10 ton polres Boven Digoel, 10 ton polres Asmat, dan 10 ton polres Mappi. Adapun Provinsi Papua Pegunungan juga menyalurkan sebanyak 30 ton beras SPHP Bulog yang akan disalurkan melalui Polres Jayawijaya 10 ton, polres Mamberamo Tengah 10 ton , dan polres Lanny Jaya 10 ton.


Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Papua Kombes Pol I Gde Era Adhinata, S.I.K. mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis Polri bersama Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan membantu meringankan beban masyarakat.


“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkkan hukum tetapi juga menjamin ketahanan pangan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan fluktuasi harga beras dapat terkendali dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujar Kombes Pol I Gde Era Adhinata, S.I.K


Ia menambahkan, bahwa telah ditetapkan harga eceran tertinggi oleh pemerintah untuk wilayah Papua sebesar Rp. 13.500/Kg dan penjualan beras SPHP hanya dikemas menggunakan karung ukuran  5 Kg dijual dengan harga HET 67.500. 


Dalam Keputusan Kapolri Nomor : KEP/ 1296/VII/2025, tanggal 27 Agustus 2025, telah ditetapkan target penyaluran beras SPHP untuk Polda Papua sebanyak 2.507.029 Kg atau sama dengan 2.508 Ton.


"Apabila di temukan harga beras SPHP dijual tidak sesuai HET bisa dilaporkan kepada Satgas pangan Polda Papua  atau satgas pangan Polres Jajaran," tambahnya.


Ia berharap melalui pendistribusian beras ini mampu memperkuat ketersediaan stok pangan di daerah-daerah dan mencegah potensi kelangkaan menjelang periode akhir tahun.


"Dengan adanya gerakan ini, Polda Papua berharap distribusi beras di tiga provinsi yakni Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan dapat berjalan merata dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat," pungkasnya.


Polda Papua Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Cuaca Ekstrem Dan Hidrometeorologi



Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Apel Kesiapsiagaan menghadapi bencana cuaca ekstrem dan hidrometeorologi pada Rabu (05/11/2025), di Venue Dayung, Kampung Enggros, Kota Jayapura. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si.


Apel diikuti oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramdhani, Wadan Kodamar X Laksma TNI Dadang Somantri, CRMP, pejabat utama Polda Papua, perwakilan TNI AU, serta sejumlah instansi terkait seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Senkom, dan Basarnas. Hadir pula Ketua MRP Nerlince Wamuar, Staf Ahli Gubernur Papua Orgenes Kambuaya, dan Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura Dr. Djaniko M.H. Girsang, S.H., M.Hum.


Kapolda Papua yang dalam amanatnya membacakan amanat Kapolri menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam yang dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem dan fenomena La Niña yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2026.


“Apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarpras dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Seluruh personel dan stakeholder yang terlibat diharapkan dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat demi melindungi keamanan serta keselamatan masyarakat,” ujar Kapolda Papua.


Kapolda menegaskan bahwa wilayah Papua memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografisnya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor dan koordinasi komprehensif agar respons terhadap bencana dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.


Dalam arahannya, Kapolda Papua juga memberikan delapan penekanan penting, di antaranya:

1. Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana;

2. Berikan informasi dan imbauan kamtibmas terkait potensi ancaman bencana;

3. Menjamin kesiapan sarana dan prasarana pendukung;

4. Meningkatkan simulasi tanggap darurat;

5. Kedepankan kecepatan dan ketepatan respons dalam tanggap darurat bencana;

6. Melaksanakan tugas kemanusiaan secara empati, humanis, dan profesional;

7. Pastikan seluruh kegiatan penanggulangan bencana dilaksanakan sesuai prosedur;

8. Tingkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan seluruh stakeholder.


“Negara harus selalu hadir melindungi rakyat dalam setiap situasi, terutama pada masa sulit akibat bencana. Ini bukan hanya tanggung jawab tugas, tetapi juga panggilan moral dan wujud pengabdian tulus terhadap kemanusiaan,” tegasnya.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi tanggap darurat bencana oleh satuan gabungan TNI-Polri, BPBD, Basarnas, dan unsur terkait lainnya. Simulasi tersebut memperagakan evakuasi korban, penyaluran bantuan, serta penanganan medis darurat sebagai bentuk kesiapan menghadapi situasi bencana di Papua.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Papua.


Selasa, 04 November 2025

Polres Yahukimo dan Brimob Polda Papua Gelar Strong Point di Lokasi Keramaian, Tingkatkan Rasa Aman Warga

*


*


*Yahukimo, Selasa (4/11/2025) —* Polres Yahukimo bersama Brimob Polda Papua BKO Polres Yahukimo melaksanakan kegiatan Strong Point di berbagai titik pusat keramaian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.


Kabag Ops Polres Yahukimo, AKP Yerianto Somalinggi, S.H, menjelaskan bahwa kegiatan Strong Point merupakan agenda rutin Polres Yahukimo dan jajaran untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Kegiatan ini kita laksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan aktivitas sehari-hari,” ujar AKP Yerianto.




Program Strong Point juga menjadi bentuk nyata komitmen Polres Yahukimo dalam mengoptimalkan pelayanan kepolisian bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain sebagai upaya preventif, kegiatan ini turut menindaklanjuti hasil analisa dan evaluasi (anev) gangguan kamtibmas selama enam bulan terakhir di wilayah hukum Polres Yahukimo.


Berdasarkan hasil anev yang dilaksanakan Polda Papua pada Kamis (23/10/2025), tercatat sebanyak 21 kasus gangguan kamtibmas menonjol terjadi antara Maret hingga Oktober 2025. Insiden tersebut mengakibatkan 34 korban jiwa—terdiri atas dua aparat keamanan dan 32 warga sipil—serta 54 orang lainnya mengalami luka-luka. Sebagian besar kejadian diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan simpatisannya.


Dengan adanya kegiatan Strong Point, Polres Yahukimo berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran aparat keamanan serta meningkatnya kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian di wilayah tersebut.

Selasa, 28 Oktober 2025

TIM GABUNGAN POLRES LANNY JAYA, TIM PANDAWA DAN TIM GAKKUM ODC BERHASIL TANGKAP TERDUGA PELAKU PENEMBAKAN BRIGPOL JOHAN SIBARANI




Lanny Jaya – Tim Gabungan Polres Lanny Jaya yang terdiri dari Tim Pandawa dan Tim Gakkum ODC berhasil menangkap dan mengamankan seorang pria bernama Dugi Telenggen, terduga pelaku penembakan terhadap personel Polres Lanny Jaya almarhum Brigpol Johan Sibarani dan seorang warga sipil (Non OAP) bernama Adi Yohanes Abilio Fallo yang terjadi pada 10 September 2024 di Kampung Abua, Distrik Yiginua, Kabupaten Lanny Jaya.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 27 Oktober 2025 sekitar pukul 13.09 WIT di Kampung Ulume, Distrik Niname, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Lanny Jaya IPDA M. Sawen bersama Kanit Gakkum ODC IPDA Ismail serta didukung oleh Tim Patroli Polres Lanny Jaya.

Penangkapan bermula ketika personel Polres Lanny Jaya melakukan respon terhadap pertikaian masyarakat Kampung Molobok yang sedang berselisih mengenai jabatan Penjabat Kepala Kampung dan Bendahara. 

Selanjutnya pelaku diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Lanny Jaya untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penangkapan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 unit HP Nokia senter, 1 Alkitab kecil, buku catatan, 2 lembar fotokopi KTP, 2 tas noken kecil bermotif bintang kejora, serta barang pribadi lainnya.

Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan koordinasi yang baik antar satuan.

> “Penangkapan ini menunjukkan komitmen kami dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah Lanny Jaya. Kami tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan KKB pasca penangkapan,” ujar Kapolres.



Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Lanny Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Polres Lanny Jaya juga berkoordinasi dengan Forkopimda serta tokoh masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Selasa, 21 Oktober 2025

Polda Papua dan Pemprov Papua Selatan Lakukan Pengawasan Penggunaan Dana Pendidikan di Kabupaten Merauke



Merauke -  Dalam upaya memperkuat pengawasan penggunaan dana pendidikan, Polda Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan melakukan pengawasan langsung ke sejumlah sekolah di Kabupaten Merauke. 


Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pokja Pencegahan, Kombes Pol Erick K. Sully, yang bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).


Kombes Pol Erick menjelaskan, pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mencegah praktik penyimpangan dana dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan. 


"Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pelayanan publik, termasuk sektor pendidikan, berjalan secara transparan dan akuntabel. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta motivasi belajar generasi muda Papua Selatan," ungkap Erick.


Tim yang dipimpin Erick melakukan pemantauan langsung di dua sekolah, yakni SMP Buti Merauke dan SMA KPG Merauke. Di sana, mereka memeriksa kelayakan sarana dan prasarana pendidikan, keamanan lingkungan belajar, serta kenyamanan bagi siswa dan tenaga pendidik.


Wakil Kepala Sekolah SMP Buti Merauke, Matheis Laritmas, S.Pd, menjelaskan bahwa setiap peserta didik memperoleh dana BOS sebesar Rp1.680.000 per tahun. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pemenuhan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), yang mencakup standar isi, proses, kompetensi lulusan, sarana prasarana, pengelolaan, hingga penilaian pendidikan. 


"Dana BOS digunakan untuk penyediaan pembelajaran bermutu, pengembangan kurikulum, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah," jelas Matheis.


Namun, Matheis juga menambahkan bahwa sekolah seringkali harus bergantung pada dana BOS sebagai sumber utama untuk operasional dan kegiatan pendidikan. Jika dana BOS tidak mencukupi, orang tua siswa terkadang memberikan bantuan sukarela untuk menutupi kekurangan.


Di SMA KPG Merauke, tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, serta pengawasan penggunaan anggaran. Kepala Sekolah SMA KPG Merauke menjelaskan bahwa dana BOS digunakan untuk kegiatan operasional sekolah, termasuk honorarium bagi guru honorer yang diberikan sebesar Rp2.000.000 per orang per bulan. 


"Selain itu, kami juga mengelola asrama siswa dengan sekitar 180 penghuni, meskipun kapasitas idealnya hanya untuk 70 siswa," ungkap Kepala Sekolah.


Kondisi asrama yang melebihi kapasitas ideal ini menjadi perhatian, karena membutuhkan dukungan lebih untuk mencukupi kebutuhan makan dan tempat tinggal siswa. Sebagian besar kebutuhan dapur asrama didukung oleh bantuan dari Dinas Pendidikan dan dana hibah dari Pemerintah Provinsi, namun masih ada keterbatasan dalam hal fasilitas dan kapasitas asrama.


Kepala Sekolah berharap agar dinas-dinas terkait memberikan perhatian serius terhadap kondisi asrama dan fasilitas pendidikan yang ada.


 "Kami berharap ada upaya lebih dari pemerintah untuk membantu memperbaiki fasilitas dan memastikan bahwa setiap siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman," pungkasnya.


Kegiatan pengawasan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa dana pendidikan digunakan secara efektif dan tepat sasaran, guna mendukung pengembangan kualitas pendidikan di wilayah Papua Selatan, serta meningkatkan kesejahteraan dan motivasi belajar para siswa.

Selasa, 07 Oktober 2025

Kapolres Yahukimo Pimpin Upacara PTDH Terhadap Dua Personel yang Langgar Kode Etik Polri


Dekai - Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino,. S.H., M.H. memimpin langsung pelaksanaan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel Polres Yahukimo, Selasa (7/10/2025).

 

Adapun personel yang dikenakan sanksi PTDH yakni Briptu DM dan Briptu  LS Keduanya terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Yahukimo menegaskan bahwa upacara PTDH ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dan ketegasan institusi Polri dalam menegakkan disiplin dan kode etik profesi.


“Keputusan ini tentu sangat berat, namun harus dilakukan demi menjaga marwah institusi Polri. Saya berharap hal ini menjadi pelajaran bagi seluruh personel agar lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” tegas AKBP Zet Saalino.

 

Upacara PTDH ini juga diikuti oleh pejabat utama, BKO Brimob Yon A Polda Papua serta seluruh personel Polres Yahukimo. Meski dengan suasana haru, pelaksanaan upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib.

Senin, 16 Juni 2025

Polri Untuk Masyarakat, Direktorat Polairud Polda Papua, Pasang Pipa Bawa Laut ke Enggros



Jayapura – Guna mendukung kebutuhan air bersih di Kampung Enggros Kota Jayapura, Direktorat Polairud Polda Papua bersama PDAM memasang Pipa bawa laut dari pulau menuju pasir timbul sejauh 100 meter, Senin (16/6).


Kabid Humas Polda Papua Jan Makatita, S.I.K mengatakan, sebanyak 7 personel dikerahkan untuk memasang pipa bawah laut sampai di Kampung Enggros. 


”Tim Selam Ditpolairud Polda Papua, Personel Satuan Polairud Polresta Jayapura dan pegawai PDAM Jayapura hari melaksanakan pemasangan pipa air bawah laut dari pulau menuju pasir timbul sebanyak 100 meter dan akan dilanjutkan penyambungan pipa serta pemberat tambahan” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Jan Makatita.


Kabid Humas menjelaskan, sebelumnya Ditpolairud Polda Papua juga sudah memasang pipa air bersih di Kampung Enggros namun karena aktivitas masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, sehingga pipa tersebut sering kali mengalami kebocoran akibat tersenggol jangkar speed boat.


Dirinya berharap dengan adanya bantuan pemasangan pipa bawah laut dari Kepolisian ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Kampung Enggros.


”Pemasangan pipa air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kampung Engros dan membantu menyediakan akses air bersih yang lebih mudah dan terjangkau dimana kegiatan ini dilakulan sebagai bentuk perayaan Hari Bhayangkara Ke-79, karena Polri Untuk Masyarakat” harap Kombes Pol Jan Makatita.


Jayapura, 16 Juni 2025

Kamis, 12 Juni 2025

Subsatgas SI-IPAR Operasi Rasaka Cartenz 2025 Ajarkan Baca Tulis dan Lambang Negara ke Anak-Anak Di Desa Yokobak

Lanny Jaya,  – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, Subsatgas SI-IPAR Operasi Rasaka Cartenz 2025 kembali melaksanakan kegiatan pelayanan sosial dengan mengajarkan baca tulis dan memperkenalkan lambang-lambang negara kepada anak-anak di Desa Yokobak, Kabupaten Lanny Jaya. Pukul 14.30 WIT (Kamis 12/5/25)


Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan yang telah dilakukan secara rutin oleh jajaran Satgas Operasi Rasaka Cartenz sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah Papua, khususnya di daerah pedalaman.


Turut hadir dalam kegiatan Kasubsatgas SI-IPAR, IPDA Marsellios Sawen (juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Lanny Jaya), Kasubsatgas Humas, IPDA Aladien, dan Kasubsatgas Banops, IPDA Hendro Kbarek.


Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kehangatan, para personel memberikan pengajaran dasar baca tulis dan pengenalan simbol-simbol negara seperti Bendera Merah Putih, Pancasila, Garuda Pancasila, serta lagu-lagu kebangsaan.


IPDA Marsellios Sawen menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air sejak usia dini.


“Ini adalah salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan kami ingin mereka tumbuh dengan pendidikan yang baik serta rasa cinta terhadap Indonesia,” ujarnya.


Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh antusiasme dari anak-anak dan masyarakat setempat yang menyambut baik kehadiran dan peran aktif Polri dalam bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.


Penulis : briwex51

Selasa, 10 Juni 2025

Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Papua Tahap I TA.2025 Hadir Sebagai Auditor di Polresta Hari Ini


Polresta Jayapura Kota -  Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Papua lakukan pemeriksaan pelaksanaan tugas Polresta Jayapura Kota dan Polsek Jajaran hari ini di Mapolresta, Selasa (10/6) pagi. 

‎Pengawas Tim Audit KBP Andi Yoseph Enoch, S.I.K bersama Ketua Tim Audit Itwasda Polda Papua Tahap I TA.2025 Kompol Yunus Lewi dan Tim disambut langsung Kapolresta Jayapura Kota AKBP Frederickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR beserta para Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran. 

‎Dalam sambutannya Kapolresta AKBP Fredrickus menyampaikan untuk komposisi personel Polresta secara keseluruhan masih kurang, banyak jabatan yang masih belum terisi.

‎"Kami mohon kepada tim audit kiranya dapat menyampaikan apa adanya, untuk anggota agar permasalahan yg ada dapat disampaikan untuk dikonsultasikan supaya para auditor dapat membenarkan untuk selanjutnya dibenahi kedepannya," kata Kapolresta. 

‎Sementara itu di tempat yang sama, Pengawas Tim Audit KBP Yoseph menuturkan, audit kinerja merupakan bagian dari upaya mempertahankan profesionalisme pelaksanaan tugas. Selain itu audit kinerja bukan hanya sekedar evaluasi, namun bagaimana caranya kita dapat menyesuaikan dengan aturan yang seharusnya. 

‎"Tim audit hadir disini sebagai konsultan bagi rekan-rekan sekalian, dimana kita dapat memonitor kepatuhan yang sudah berjalan,  audit bukan sekedar formalitas namun merupakan upaya dari perbaikan kualitas kinerja kita terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbuh KBP Yoseph. 

‎"Tim Audit harus objektif, transparan dan akuntabel agar dapat bermanfaat, semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk perubahan yang positif bagi institusi Polri kedepannya terutama Polresta Jayapura Kota dan jajarannya," pungkas KBP Yoseph Enoch selaku Pengawas Tim Audit Kinerja Tahap I Itwasda Polda Papua TA.2025.(*) 

‎Penulis : Danu

Sabtu, 18 Januari 2025

Polri Lakukan Penyelidikan Peristiwa Gugurnya Anggota Polri Tertembak Saat Patroli di Yalimo


Papua – Seorang anggota Polri yang bertugas dalam Operasi Damai Cartenz menjadi korban penembakan saat melaksanakan patroli rutin di wilayah Kabupaten Yalimo, Papua. Korban, Briptu Iqbal Anwar Arif, mengalami luka tembak di bagian leher dan telah dinyatakan gugur dalam tugas. Jenazahnya saat ini sudah diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan setelah menerima kenaikan pangkat menjadi Brigpol Anumerta.


Peristiwa terjadi Jum'at sekitar pukul 16.30 WIT di sekitar PT. AMO. Tim patroli, yang menggunakan dua kendaraan, sedang melintas di sebuah tanjakan ketika menemukan papan kayu melintang di jalan. Saat kendaraan pertama berhenti untuk memeriksa, tembakan tiba-tiba datang dari sisi kanan tebing. Salah satu peluru mengenai Briptu Iqbal, yang langsung dilarikan untuk mendapatkan pertolongan.


Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani menjelaskan bahwa pasca insiden, seluruh personel di lapangan telah diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan. Polri juga memastikan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.


"Kejadian ini merupakan tantangan yang harus kami hadapi sebagai bagian dari tugas menjaga keamanan di Papua. Kami terus memantau perkembangan situasi di lokasi," ujar Brigjen Faizal Rahmadani.


Brigjen Faizal menambahkan, Operasi Damai Cartenz berkomitmen menciptakan stabilitas di Papua, meskipun menghadapi berbagai ancaman.


"Polri tidak akan gentar dalam menjalankan tugas. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat Papua untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tindakan seperti ini hanya memperkuat komitmen kami untuk menegakkan hukum dan melindungi masyarakat," tegasnya.


Saat ini, Polri tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyerangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membantu memberikan informasi yang dapat mempercepat proses penyelidikan.


"Kami meminta dukungan masyarakat agar peristiwa ini dapat diselidiki dengan tuntas dan pelaku dapat segera diketahui, demi terciptanya keamanan dan kedamaian di Papua," tutup Brigjen Faizal Rahmadani. (*)

Jumat, 08 November 2024

Sambangi Para Pekerja Penimbun Jalan, Kanit Binmas Polsek Muara Tami "Bersama Jaga Kondusifitas Kamtibmas"


Resta Jayapura Kota -  Cegah terjadinya gangguan Kamtibmas, Polsek Muara Tami intens lakukan patroli dialogis menyambangi kelompok-kelompok masyarakat di lingkungannya. Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Muara Tami Ipda Yanto Rumbruren yang menyambangi para pekerja penimbunan jalan bertempat di Kampung Mosso yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Papua New Guinea tepatnya di sepanjang jalan dari Kampung Mosso ke arah Arso Timur Kabupaten Keerom, Jumat (8/11) siang. 


Dalam giat sambang tersebut Ipda Yan didampingi oleh Babinsa Koramil Muara Tami Serka Udin. Hal tersebut merupakan sinergitas antara Polri dan TNI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 


Ipda Yan mengatakan, dalam melaksanakan tugas sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat, pihaknya tidak mengenal kata lelah dan selalu berupaya untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui cara mendekatkan diri dengan warga setempat terkhusus  di Kampung Mosso untuk intens lakukan sambang dan patroli dialogis guna menyampaikan himbauan Kamtibmas dan mencegah hal-hal yang sekiranya tidak diinginkan. 


"Tadi kami berkomunikasi dengan mengajak dan menghimbau kepada para sopir truck pengangkut karang timbunan untuk berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas, berhati hati dalam mengendarai kendaraan ketika lakukan bongkar muat karang, selalu dapat menjaga keselamatan diri terutama orang lain, hindari minum minuman yang beralkohol waktu menjalankan aktifitas saat berkendara karena dapat mengakibatkan kecelakaan serta selalu patuhi peraturan tentang lalulintas angkutan jalan sebagaimana yang telah diatur oleh Undang-Undang," ujat Ipda Yan. 


Lebih lanjut kata Ipda Yan, pihaknya juga mengajak agar warga bisa turut serta menjaga lingkungan masing-masing dengan cara menginput segala informasi atau permasalahan sekecil apapuan yang terjadi ,terutama ditempat kerja penimbunan jalan dimana lokasi tersebut berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu PNG. "Bila didapati adanya informasi yang berpotensi memicu terjadinya gangguan Kamtibmas, segera hubungi aparat keamanan terdekat atau Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di wilayah itu. 


Menjelang pilkada 2024 yang tinggal menghitung hari, Ipda Yan berpesan agar setiap warga dapat menghindari perpecahan karena perbedaan yang ada, justru yang diharapkan seluruh elemen masyarakat terutama aparat Pemerintah agar masyarakatnya selalu hidup rukun, bergotong-royong dan menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.


"Kami menghimbau kepada setiap warga untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu provokatif yang belum jelas sumbernya dengan tujuan untuk mengganggu kelancaran Kamtibmas, apalagi yang namanya Hoax, harus dapat kita cegah bersama agar pelaksanaan Pilkada di Kota kita dapat berjalan aman, adil dan bermartabat dengan menjunjung tinggi rasa saling menghargai diatas perbedaan yang ada," pungkas Kanit Binmas Polsek Muara Tami Ipda Yan Rumbruren.(*) 


Penulis : Subhan

Minggu, 18 Agustus 2024

4 Anak Tenggelam di Holtekamp, 3 Selamat 1 Masih Dalam Pencarian


Polresta Jayapura Kota - Lagi, suasana berlibur bersama keluarga berubah menjadi duka, pagi tadi empat anak laki-laki dikabarkan tenggelam di Pantai Palong Holtekamp Distrik Muara Tami, Minggu (18/8). 

Empat anak tersebut yakni Abdi (16), Rendra (7), Alfauzan (12) dan Revan (12), dimana dari kejadian tragis tersebut Revan yang masih duduk di bangku kelas VI SD dinyatakan hilang dan belum ditemukan hingga berita ini diturunkan, sementara tiga anak lainnya berhasil selamat. 


Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Muara Tami AKP Sem Hanasbey membenarkan peristiwa itu. 


Kapolsek menerangkan, para korban diketahui bermalam di lokasi kejadian sejak kemarin, kemudian pagi tadi saat mandi di pantai diduga kurangnya pengawasan orang tua hingga peristiwa tersebut bisa terjadi. 


"Korban bersama keluarga menurut informasi yang didatakan, mereka bermalam di lokasi kejadian, namun diduga karena kurangnya pengawasan dari orang tua hingga peristiwa tersebut bisa terjadi, dimana para korban diketahui berenang terlalu jauh ke area yang dalam kemudian tenggelam karena terbawa arus," ungkap Kapolsek. 


Lebih lanjut kata Kapolsek, hingga kini korban Revan masih dalam pencarian oleh tim gabungan dari Polri dan Basarnas, sementara tiga korban yang selamat kini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. 


"Pihak Kepolisian tak henti-hentinya selalu memberikan himbauan bila sedang mandi lakukan rekreasi ke pantai, selalu lakukan pengawasan terhadap mereka anak-anak yang menikmati momen tersebut, kita yang dituakan harus selalu memperhatikan dan mengawasi agar kajadian-kejadian seperti ini tidak perlu terjadi. Tapi, yang namanya musibah tidak ada yang menginginkan tentunya, untuk itu kita harus selalu memperhatikan situasi di sekitar kita guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," imbau Kapolsek AKP Hanasbey. 


Di tempat berbeda Kasat Polair Polresta Jayapura Kota AKP L. Kordiali, S.H mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan dari SAR dan keluarga hingga kini masih melakukan pencarian terhadap korban Revan di sekitar lokasi kejadian. 


"Ingat, selalu jadi Polisi bagi diri sendiri, pengamatan lingkungan atau lokasi disekitar kita selalu ada ancaman atau potensi kejadian yang tidak kita inginkan bisa terjadi, untuk itu kami selalu berikan himbauan kepada masyarakat," ujar AKP Kordiali.(*) 


Penulis : Subhan

Rabu, 03 April 2024

Inilah Antusiasme Polsek Muara Tami Berbagi Takjil Kepada Masyarakat


Jayapura Kota - Dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP T. B. Silitonga Personel Polsek Muara Tami bersama Bhayangkari laksanakan kemeriahan berbagi takjil di Bulan Ramadhan yang dilangsungkan di Jalan Holtekamp Karang Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami, Rabu (3/4) sore.


Dalam wawancaranya, Kapolsek mengatakan kegiatan pembagian takjil ditujukan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas dilokasi berlangsungnya kegiatan.


"Dengan penuh keceriaan dan semangat berbagi, Personel Polsek Muara Tami dan Bhayangkari Ranting Muara Tami dengan sigap membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas,," ucap AKP Silitonga.


Kapolsek mengatakan kegembiraan terpancar dari wajah para penerima takjil yang turut merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam Bulan Suci Ramadhan.


"Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga sebagai semangat dan motivasi saling berbagi kepada sesama, serta mengharapkan keberkahan di Bulan Suci Ramadhan," ujarnya.


Kapolsek pun berpesan agar kegiatan yang diwarnai dengan keramahtamahan dan kehangatan ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut berbagi dan memberikan bantuan kepada sesama, menjadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum kebaikan dan kedamaian bersama.


"Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Muara Tami," pungkasnya.(*)


Penulis : Sesa

Senin, 01 April 2024

Kodam XVIII/Kasuari Gelar Entry Meeting Verifikasi Sertijab Pangdam : Langkah Awal Menyongsong Kepemimpinan Baru


Manokwari. kasuari18-tniad.mil.id – Kodam XVIII/Kasuari menggelar Entry Meeting sebagai tahap awal dalam proses verifikasi Sertijab (Serah Terima Jabatn) Panglima Kodam, yang diketahui sebagai langkah penting dalam menyongsong kepemimpinan Pangdam baru di wilayah Kodam XVIII/Kasuari, yang dilaksanakan di Ruang Yudha, Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Senin (1/4/2024).


Disamping verifikasi serah terima jabatan Pangdam XVIII/Kasuari juga dilaksanakan verifikasi Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang XXII Kasuari TA. 2024.


Irdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Ari Estefanus, S.Sos., M.Sc., saat membacakan amanat tertulis Pangdam XVIII/Kasuari, menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi ini merupakan proses awal dari rangkaian kegiatan serah terima jabatan Pangdam sebagai upaya pengawasan dan pencegahan terhadap semua perangkat, baik administrasi, personel, material maupun pertanggungjawaban perbendaharaan dan keuangan Kodam XVIII/Kasuari sehingga diharapkan tidak meninggalkan permasalahan bagi pejabat yang baru.


“Dengan adanya verifikasi ini tentu akan mendorong terwujudnya upaya pembenahan sistem pengelolaan administrasi yang lebih terencana, tertib dan transparan. Kepada para Asisten dan Kabalak jajaran Kodam XVIII/Kasuari agar menerima tim verifikasi Itjenad serta membantu kelancaran tugas tim melalui penyiapan data dan dokumen yang lengkap,” ucapnya.


Kepada tim verifikasi Itjenad disamping melaksanakan tugasnya, ia mengharapkan agar berkenan memberikan bimbingan dan arahan untuk perbaikan di satuan jajaran Kodam XVIII/Kasuari. 


Kali ini, Tim verifikasi Itjenad di Ketuai oleh Kolonel Inf Tojo H. Simanjuntak, S.I.P., yang jabatan sehari-harinya sebagai Irut -1/Ren Irlat Itum Itjenad.


Proses verifikasi Sertijab ini merupakan bagian dari upaya Kodam XVIII/Kasuari dalam menjaga kontinuitas kepemimpinan serta konsistensi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi Kodam di wilayahnya.


Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang tinggi, Kodam XVIII/Kasuari siap menyambut kepemimpinan baru yang akan membawa visi dan arah baru dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah di bawah naungan Kodam XVIII/Kasuari.


Diketahui, ikut hadir pada acara verifikasi ini adalah seluruh Asisten, Kabalak dan Komandan Satuan Kodam XVIII/Kasuari dan pejabat yang berkepentingan dalam kegiatan verifikasi. 


(Pendam XVIII/Ksr)