Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Agustus 2026

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Satbrimob Polda NTT Gerak Cepat Evakuasi Korban dan Buka Akses

 


Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7, Sabtu (15/8/2026). Di tengah situasi yang masih berlangsung, Komandan Satuan Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri, langsung memerintahkan jajarannya bergerak cepat ke sejumlah titik terdampak.


Sebanyak 88 personel Batalyon B Satbrimob Polda NTT diterjunkan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan korban, mengamankan lokasi, membantu masyarakat, serta membuka akses jalan yang terdampak gempa. Perintah tersebut langsung direspons personel dari Batalyon B Pelopor yang bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Manggarai, Labuan Bajo, Ruteng, Ende hingga Maumere.


Di Labuan Bajo, personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor melakukan patroli dan pengecekan hingga kawasan Hotel Jayakarta, Desa Gorontalo. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan terdapat wisatawan yang terdampak. Personel juga membantu dua WNA yang mengalami luka ringan akibat material bangunan serta mengantar WNA lainnya menuju RS Siloam Labuan Bajo.


Di Kabupaten Manggarai, personel Brimob turut bergerak melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak. Di Ruteng, personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor bergerak ke RSUD Ben Mboi untuk membantu mengevakuasi pasien keluar gedung menuju area yang lebih aman. Personel juga melakukan pembersihan puing-puing bangunan di Kantor Bank NTT Cabang Ruteng serta menyiapkan tenda di luar rumah sakit sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.


Di Ruteng, personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor bergerak ke RSUD Ben Mboi untuk membantu mengevakuasi pasien keluar gedung ke area yang lebih aman. Personel juga membersihkan puing-puing bangunan di Kantor Bank NTT Cabang Ruteng dan menyiapkan tenda di luar rumah sakit sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan bantuan kesehatan bagi warga.


Di Ende, personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor bersama Kodim 1602 Ende dan Dinas Pekerjaan Umum bergerak membuka Jalan Trans Ende–Bajawa yang terdampak gempa. Sementara di Maumere, personel Kompi 4 Batalyon B Pelopor bersama unsur gabungan melakukan evakuasi reruntuhan di Terminal Penumpang Pelabuhan Lorens Say.


Dalam proses pencarian di Maumere, ditemukan tiga korban, dengan dua korban telah teridentifikasi meninggal dunia dan satu korban masih dalam proses identifikasi. Dua korban yang telah teridentifikasi yakni Barnadus Muda (66), yang meninggal karena syok, dan Maria Diana Meliana (54), yang meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan terminal.


Saat masyarakat masih menghadapi kepanikan pascagempa, Brimob sudah berada di lapangan. Dari evakuasi korban hingga membuka akses jalan, personel Satbrimob Polda NTT dikerahkan untuk memastikan penanganan bencana berlangsung cepat dan terpadu.


Penanganan di sejumlah wilayah masih berlangsung. Satbrimob Polda NTT bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan dampak gempa serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. :::

Jumat, 01 Mei 2026

Sebelum Cangkul dan Palu Bekerja, Apel Pagi Satgas TMMD Jadi Awal Pengabdian

 



MALINAU, Kalimantan Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, kini telah memasuki hari ke-10 pelaksanaan. Meski kegiatan sudah berlangsung selama 10 hari, semangat personel Satgas tetap terjaga dan selalu diawali dengan apel pagi sebelum memulai pekerjaan di lokasi sasaran, Sabtu (2/5/2026).


Apel pagi menjadi rutinitas penting yang dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk pengecekan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan terkait progres pekerjaan dan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.


Sebelum cangkul, palu, dan berbagai alat kerja lainnya digunakan untuk membangun sasaran fisik, seluruh personel terlebih dahulu berdiri bersama di lapangan dengan penuh disiplin, mendengarkan arahan, serta memastikan kesiapan masing-masing.


Berbagai sasaran fisik terus dikerjakan, mulai dari pembangunan jalan menuju TPU, pembuatan fasilitas MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga perbaikan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Luso.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau menyampaikan bahwa apel pagi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi pondasi awal dalam menjaga semangat kerja, kekompakan, dan tanggung jawab personel di lapangan.


“Apel pagi adalah awal dari seluruh pengabdian kami. Dari sini kami menyatukan langkah, memastikan kesiapan personel, dan menanamkan semangat bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan adalah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.


Memasuki hari ke-10 pelaksanaan TMMD, semangat Satgas tetap tidak surut. Justru kebersamaan antara TNI dan warga semakin terasa, menciptakan hubungan yang erat dalam setiap proses pembangunan.


Program TMMD Ke-128 bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, kepercayaan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Dari apel pagi hingga pekerjaan di bawah terik matahari, semuanya menjadi bagian dari pengabdian tanpa henti untuk negeri.


(Pendim0910)

Bukan Sekadar Administrasi, Ini Pengabdian Prajurit untuk Rakyat

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Kesuksesan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau tidak hanya ditentukan oleh pekerjaan fisik di lapangan, tetapi juga oleh dedikasi personel yang bekerja tanpa banyak sorotan. Salah satunya adalah peran aktif anggota Staf Teritorial (Staf Ter) Kodim 0910/Malinau yang terus mengawal jalannya seluruh rangkaian kegiatan TMMD.


Bertempat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), anggota Staf Ter Kodim 0910/Malinau melaksanakan berbagai tugas penting mulai dari pendataan, administrasi, koordinasi, hingga pelaporan perkembangan sasaran fisik dan nonfisik TMMD secara rutin dan terstruktur.


Meski bekerja dari balik meja, peran mereka menjadi fondasi penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Ketelitian dalam menyusun laporan, dokumentasi kegiatan, serta koordinasi lintas sektor menjadi bagian dari pengabdian nyata untuk mendukung keberhasilan program.


Setiap hari, personel Staf Ter melakukan pengecekan data lapangan, mendokumentasikan progres pembangunan, serta menyusun laporan evaluasi yang menjadi dasar pengawasan pelaksanaan TMMD. Mereka juga aktif berkoordinasi dengan Satgas lapangan, pemerintah desa, dan instansi terkait guna memastikan seluruh sasaran dapat tercapai secara maksimal.


Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo, menyampaikan bahwa keberhasilan TMMD merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur, baik yang berada langsung di lapangan maupun yang mendukung dari sisi administrasi dan pengawasan.


“TMMD ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang pengabdian. Anggota Staf Ter memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib, terarah, dan berhasil. Ini adalah bentuk nyata pengabdian prajurit untuk rakyat,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 sendiri meliputi berbagai sasaran fisik seperti pembukaan badan jalan, pembangunan MCK, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, hingga semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU). Selain itu, sasaran nonfisik juga terus dilaksanakan melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat.


Melalui sinergi antara Satgas TMMD, Staf Ter, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Luso.


Semangat kerja tanpa pamrih dan dedikasi yang tulus dari para prajurit menjadi bukti bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat.


(Pendim0910)

Satu Ayunan, Satu Harapan: TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bangun Masa Depan Warga Desa Luso

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Setiap ayunan palu yang terdengar di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau, pembangunan RTLH terus dikerjakan dengan penuh semangat dan gotong royong.


Bertempat di RTLH 1, rumah milik Bapak Firdaus (40), warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Sabtu (02/5/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan proses pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan. Mulai dari pemasangan rangka kayu, dinding, hingga penyempurnaan struktur bangunan dilakukan dengan penuh ketelitian.


Setiap pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik bagi penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya kurang layak kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan lebih manusiawi.


Salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Fahmi, mengatakan bahwa pembangunan RTLH merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.


“Setiap ayunan palu ini bukan hanya pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian kami kepada rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya.


Program rehab RTLH ini menjadi salah satu sasaran fisik penting dalam TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, selain pembangunan jalan, pembangunan MCK, sumur bor, dan semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU).


Bapak Firdaus mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD ini. Baginya, rumah yang sedang dibangun tersebut menjadi harapan besar bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan aman.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.


Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.


Satu ayunan palu, satu langkah perubahan, dan satu harapan yang terus tumbuh untuk Warga Desa Luso.


(Pendim0910)

Kamis, 30 April 2026

TNI Beri yang Terbaik, Jalan TPU Desa Luso Kini Dibangun Lebih Layak

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau melalui pembangunan infrastruktur berupa semenisasi jalan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jumat (01/05/2026).


Pembangunan jalan tersebut dilakukan secara gotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat. Dengan penuh semangat, mereka bahu-membahu mencampur material seperti semen, pasir, dan kerikil, lalu meratakannya di badan jalan agar menjadi akses yang lebih kokoh, aman, dan nyaman digunakan.


Sebelumnya, kondisi jalan menuju TPU cukup memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Jalan yang licin dan berlumpur kerap menyulitkan masyarakat ketika melaksanakan kegiatan sosial maupun keagamaan, khususnya saat mengantar jenazah ke tempat pemakaman.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.


“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Jalan menuju TPU ini merupakan akses penting bagi warga, sehingga harus dibangun dengan baik agar dapat digunakan dengan aman dan nyaman, terutama saat dibutuhkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.


Selain meningkatkan kualitas infrastruktur desa, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang terjalin di lapangan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Melalui pembangunan semenisasi jalan ini, masyarakat Desa Luso diharapkan dapat merasakan manfaat jangka panjang, khususnya dalam kemudahan akses menuju TPU serta mendukung aktivitas sehari-hari yang lebih lancar dan aman.


(Pendim 0910)

Pengabdian TNI di TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, RTLH Dikebut Rampung Tepat Waktu

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Pengabdian tanpa henti ditunjukkan oleh personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam menuntaskan sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jumat (01/05/2026).


Pengerjaan terus dikebut demi memastikan seluruh target pembangunan selesai tepat waktu dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima bantuan.


Bertempat di RT 2 Desa Luso, personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari plester dinding, pemasangan bagian rumah, hingga pengecatan. Semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan tersebut.


Dari total 4 unit RTLH yang menjadi sasaran program TMMD Ke-128, sebanyak 2 unit rumah saat ini telah mencapai progres sekitar 50 persen. Capaian tersebut menjadi bukti nyata kerja keras serta sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat setempat.


Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa seluruh personel terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar seluruh sasaran fisik dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan.


“Kami terus memacu pengerjaan RTLH ini agar masyarakat segera dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan nyaman. Kehadiran TMMD harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.


Selain meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, program TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.


Dengan progres yang terus meningkat, seluruh sasaran RTLH dalam program TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau diharapkan dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso.


(Pendim0910)

Di Tengah Pekerjaan RTLH, Warga Datang Membawa Minuman dan Ketulusan

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di lokasi Sasaran 7 Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 3 program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Jum’at (01/5/2026).


Di tengah kesibukan personel Satgas TMMD yang sedang melaksanakan pekerjaan pembangunan, sejumlah warga datang membawa minuman dan makanan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada para prajurit yang terus bekerja tanpa mengenal lelah.


Kehadiran warga tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota Satgas yang sedang berjibaku menyelesaikan sasaran fisik RTLH agar segera dapat ditempati dengan layak oleh warga penerima manfaat.


Salah seorang warga, Ibu Maya (60), mengatakan bahwa pemberian minuman dan makanan tersebut merupakan bentuk rasa terima kasih masyarakat atas kerja keras TNI yang telah membantu pembangunan di desa mereka.


“Kami hanya ingin berbagi sedikit perhatian kepada bapak-bapak TNI yang setiap hari bekerja keras membantu pembangunan di desa kami. Mereka rela panas-panasan dan bekerja tanpa lelah demi masyarakat, jadi kami merasa sudah sepatutnya memberikan minuman dan makanan sebagai bentuk terima kasih. Semoga apa yang mereka kerjakan membawa manfaat besar bagi warga Desa Luso,” ujarnya.


Personel Satgas TMMD pun menyambut hangat perhatian tersebut. Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa program TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan semangat gotong royong.


Sementara itu, di tempat terpisah, Pasiter Kodim 0910/Malinau, Kapten Arm Juju Adi Pracoyo selaku Perwira Pengawas TMMD Ke-128, menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap personel Satgas menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat.


“Perhatian yang diberikan warga, meskipun sederhana, memiliki makna yang sangat besar bagi personel di lapangan. Ini menunjukkan bahwa kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan seluruh sasaran program TMMD,” ujarnya.


Melalui momen sederhana namun penuh makna ini, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terasa kuat, sejalan dengan tujuan utama TMMD dalam membangun desa dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


(Pendim0910)

Sasaran MCK 3 Capai 60 Persen, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Terus Kejar Target

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Progres pembangunan sasaran fisik Mandi, Cuci, Kakus (MCK) 3 dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodim 0910/Malinau terus menunjukkan hasil positif. Hingga saat ini, pengerjaan MCK 3 yang menjadi salah satu sasaran utama di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, telah mencapai 60 persen, Jum’at (01/5/2026).


Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus bekerja keras untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target waktu yang telah ditentukan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan fasilitas sanitasi tersebut.


Kepala tukang MCK 3, Serda Asrullah, mengatakan bahwa seluruh personel terus berupaya maksimal agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.


“Kami terus bekerja maksimal bersama personel Satgas dan masyarakat agar pembangunan MCK 3 ini selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Setiap hari progres terus kami percepat, mulai dari pengerjaan struktur hingga penyelesaian bagian utama bangunan. Harapannya, fasilitas ini segera dapat digunakan warga dan benar-benar memberi manfaat bagi kebutuhan sanitasi masyarakat Desa Luso,” ujarnya.


Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian struktur bangunan, pemasangan dinding, serta persiapan instalasi saluran air. Dengan progres yang sudah mencapai 60 persen, optimisme penyelesaian tepat waktu semakin kuat.


Meski dihadapkan dengan tantangan cuaca dan kondisi lapangan, semangat personel Satgas TMMD tidak surut. Mereka tetap bekerja dengan penuh dedikasi demi memberikan hasil terbaik bagi warga desa.


Warga Desa Luso pun menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan hadirnya fasilitas MCK yang nantinya akan meningkatkan kenyamanan serta kesehatan lingkungan di sekitar permukiman.


Program TMMD Ke-128 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong yang terus terjaga di setiap kegiatan.


(Pendim0910)

Pupuk Kedisiplin, Babinsa Kunir Bekali Siswa Cegah Kenakalan Remaja Dilingkungan Sekolah



Lumajang – Upaya pembinaan generasi muda terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, melaksanakan kegiatan pemberian wawasan kebangsaan (Wasbang) tentang kenakalan remaja kepada siswa SMK Miftahul Islam Kunir, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga sikap, disiplin, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan.


Dalam penyampaiannya, Serda Eko Susanto menekankan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dibina dengan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.


“Melalui kegiatan Wasbang ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa agar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan yang melanggar hukum,” ujar dia.


Ia juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi dan masa depan.


Sementara itu, Kepala SMK Miftahul Islam Kunir, Ahmad Andrianto, S.Pd, menambahkan bahwa selain menjauhi kenakalan remaja, para siswa juga diharapkan mampu menjaga nama baik sekolah sebagai bagian dari upaya meraih cita-cita.


“Sebagai pelajar, penting untuk menjaga sikap dan perilaku, karena apa yang dilakukan akan mencerminkan nama baik sekolah. Dengan disiplin dan berperilaku positif, siswa akan lebih mudah meraih prestasi serta mewujudkan cita-citanya,” pungkasnya.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga perilaku serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi sebagai generasi penerus bangsa. (Pendim0821)

Pengawasan Terpadu KDKMP, Kodim 0821/Lumajang Terima Kunjungan Tim Wasev Kodam V/Brawijaya



Lumajang – Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) jajaran Kodam V/Brawijaya sebagai ketua tim Kolonel Inf Agus Supriyanto beserta tiga orang anggota, yang berlangsung di Makodim 0821/Lumajang. Kamis (30/4/2026)


Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, mewakili Komandan Kodim 0821/Lumajang. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program KDKMP sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah.


Dalam rangkaian kegiatan, Tim Wasev tidak hanya melaksanakan tatap muka dan koordinasi di Makodim, namun juga menggelar video conference (vidcon) sebagai sarana monitoring terpadu terhadap pelaksanaan program di lapangan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan koperasi desa.


Selanjutnya, Tim Wasev melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi KDKMP di wilayah Kabupaten Lumajang, di antaranya KDKMP Grati, Rogotrunan, Sumberejo, Sukodono, dan Klakah. Pengawasan ini difokuskan pada aspek manajemen koperasi, pemanfaatan bantuan, serta dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.


Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Wasev ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.


“Melalui pengawasan dan evaluasi ini, diharapkan seluruh pelaksanaan KDKMP dapat berjalan sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0821/Lumajang siap mendukung penuh setiap program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan keberlangsungan dan kemajuan KDKMP di wilayah binaannya.


Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh sinergi antara TNI AD dengan seluruh pemangku kepentingan, sebagai wujud nyata kolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi desa di Kabupaten Lumajang.(Pendim0821)

Arnold Ronsumbre Imbau Masyarakat Tidak Salah Maknai Peringatan 1 Mei di Papua

  


Timika – Tokoh masyarakat Kabupaten Mimika yang juga menjabat sebagai Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Mimika, Arnold Ronsumbre, mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahartikan peringatan 1 Mei di Tanah Papua.


Pada Kamis (30/04), Ia menegaskan bahwa momen 1 Mei seharusnya dimaknai sebagai bagian dari refleksi sejarah sekaligus ajakan untuk memperkuat rasa cinta terhadap tanah air serta mempererat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Menurut Arnold, peringatan tersebut bukan untuk memicu perpecahan, melainkan menjadi kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali merangkul satu sama lain demi menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.


“Saya Arnold Ronsumbre selaku tokoh masyarakat di Kabupaten Mimika mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua, khususnya di Mimika serta seluruh kelompok dan komunitas, agar memaknai momen 1 Mei sebagai bagian dari sejarah integrasi Papua ke dalam NKRI dengan sikap bijak, dewasa, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa momentum ini hendaknya dijadikan sebagai pengingat untuk terus memperkuat kebersamaan serta komitmen dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


“Peringatan ini harus menjadi titik refleksi bagi kita semua untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Kita punya tanggung jawab bersama untuk membangun Papua yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” tambahnya.


Lebih lanjut, Arnold juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menghindari berbagai potensi konflik yang dapat merugikan semua pihak.


“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian di Tanah Papua, menghindari konflik, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang sengaja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan gangguan kamtibmas,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah keberagaman yang ada, serta mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua.


“Mari kita bergandengan tangan, saling menghargai perbedaan, dan bersama-sama mendukung pembangunan demi masa depan generasi Papua yang lebih baik. Papua adalah bagian sah dari Indonesia dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan serta kedamaian,” tutup Arnold.

Tingkatkan Kesehatan Lingkungan, TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Bangun Fasilitas MCK untuk Warga

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat, personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau terus melaksanakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bagi warga Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Bertempat di sasaran fisik pembangunan MCK ke-4 dari total 13 unit MCK, tampak sinergitas personel Satgas TMMD dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Dengan penuh semangat, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu membersihkan area, mengangkut material, serta menata lingkungan sekitar agar proses pengerjaan berjalan lancar dan sesuai target.


Pembangunan MCK tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD Ke-128 yang bertujuan memberikan fasilitas sanitasi yang layak serta mendukung pola hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.


Semangat gotong royong antara TNI dan warga terlihat kuat dalam mendukung percepatan pembangunan tersebut. Kebersamaan itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan desa yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.


Salah satu personel Satgas TMMD, Serda Agustinus, menyampaikan bahwa pembangunan MCK bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kebersihan lingkungan.


“Kami ingin masyarakat memiliki fasilitas yang layak untuk kebutuhan mandi, mencuci, dan sanitasi yang sehat. Dengan adanya MCK ini, diharapkan warga dapat hidup lebih nyaman dan terhindar dari berbagai penyakit akibat lingkungan yang kurang bersih,” ujarnya.


Program TMMD Ke-128 menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat.


Melalui pembangunan fasilitas MCK ini, diharapkan warga Desa Luso dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman sebagai bagian dari upaya menuju desa yang lebih maju dan sejahtera.


(Pendim0910)

Rabu, 29 April 2026

Saat Jalan Mulai Terbuka, Harapan Warga Desa Luso Pun Ikut Tumbuh

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Manfaat pembangunan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau mulai dirasakan masyarakat. Aktivitas warga kini mulai terlihat di jalur pembukaan badan jalan yang menjadi salah satu sasaran utama TMMD di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Pembukaan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 6 meter tersebut perlahan mengubah wajah desa. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui karena masih berupa jalur sempit, berlumpur, dan dipenuhi semak belukar, kini mulai terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.


Keberadaan jalan ini sangat membantu warga, terutama untuk mobilitas menuju kebun, ladang, serta memperlancar akses antarwilayah di desa. Beberapa warga bahkan mulai memanfaatkan jalur tersebut untuk membawa hasil kebun dan menjalankan aktivitas ekonomi mereka.


Andreas, salah satu warga Desa Luso, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.


“Dulu kami ke kebun hanya berjalan kaki. Untuk membawa hasil panen pun sangat sulit karena harus memikulnya begitu jauh. Sekarang, dengan adanya pembukaan badan jalan ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.


Ia juga berharap proses pembukaan badan jalan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai.


“Semoga pembukaan badan jalan ini diberi kelancaran dan bapak-bapak TNI yang bekerja di lapangan selalu diberikan kesehatan,” tambahnya.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menyampaikan bahwa pembukaan badan jalan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, akses jalan merupakan kebutuhan utama masyarakat pedesaan untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial. Dengan terbukanya jalan tersebut, distribusi hasil pertanian akan menjadi lebih mudah dan cepat.


“Tujuan utama dari pembangunan jalan ini adalah membuka akses dan memperlancar aktivitas warga. Kami berharap jalan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Luso,” ujarnya.


Selain sebagai sarana transportasi, pembukaan badan jalan juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarpermukiman warga.


Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat pun terus menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program tersebut. Kehadiran jalan baru ini menjadi simbol harapan baru bagi warga Desa Luso menuju kehidupan yang lebih baik.


(Pendim0910)

Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Digital, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Penyuluhan Bahaya Judi Online

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya melindungi generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi digital, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar penyuluhan tentang bahaya judi online kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026), yang diikuti sekitar 130 siswa-siswi.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di wilayah pedesaan, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan karakter generasi muda.


Penyuluhan ini menghadirkan personel TNI bersama aparat kepolisian untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai dampak buruk judi online, baik dari sisi hukum, ekonomi, sosial, maupun psikologis.


Salah satu pemberi materi, Serda Harun, menjelaskan bahwa judi online menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja karena sangat mudah diakses melalui telepon genggam maupun media sosial. Banyak kasus menunjukkan bahwa keterlibatan dalam judi online dapat merusak masa depan pelajar, memicu kecanduan, hingga menimbulkan persoalan keuangan dan tindakan kriminal.


“Generasi muda harus dibekali dengan pemahaman yang benar agar tidak mudah terjerumus dalam praktik judi online. Ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan masa depan mereka,” ujar Serda Harun.


Ia menambahkan, melalui program TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan mental dan moral masyarakat, khususnya para pelajar.


Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak penjelasan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait modus judi online yang sering muncul di media sosial dan cara menghindarinya.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan pihak sekolah dalam memberikan edukasi yang sangat relevan dengan kondisi saat ini.


Melalui penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar akan bahaya judi online dan mampu menjadi generasi yang cerdas, disiplin, serta fokus meraih masa depan tanpa terjebak dalam praktik yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.


(Pendim0910)

Buka Peluang Masa Depan, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Sosialisasikan Rekrutmen TNI kepada Siswa SMA Negeri 3 Malinau

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam rangka memberikan wawasan dan motivasi kepada generasi muda tentang peluang mengabdi kepada bangsa melalui jalur militer, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128 yang bertujuan tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.


Dalam sosialisasi tersebut, personel Satgas TMMD memberikan penjelasan mengenai proses penerimaan prajurit TNI AD, mulai dari jalur Akademi Militer, Bintara, hingga Tamtama. Para siswa juga diberikan informasi mengenai persyaratan administrasi, tahapan seleksi, serta pentingnya persiapan fisik, mental, dan akademik sejak dini.


Koordinator materi, Kapten Inf Arnold Albert, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan para pelajar mengenai kesempatan berkarier di lingkungan TNI sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa menjadi prajurit TNI adalah salah satu bentuk pengabdian yang mulia. Dibutuhkan disiplin, semangat juang, serta kesiapan mental dan fisik untuk mewujudkannya,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa banyak generasi muda yang memiliki potensi besar, namun belum memahami secara jelas proses dan peluang untuk bergabung menjadi anggota TNI.


Suasana kegiatan berlangsung antusias. Para siswa tampak aktif menyimak materi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar persiapan masuk TNI, standar kelulusan, hingga pengalaman kehidupan sebagai prajurit.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Satgas TMMD yang telah memberikan motivasi positif kepada para pelajar untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik.


(Pendim0910)

Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau Gelar Sosialisasi Wasbang dan Bela Negara

 


MALINAU, Kalimantan Utara – Dalam upaya menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi muda, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Wilayah Kodim 0910/Malinau menggelar kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara kepada para pelajar, bertempat di SMA Negeri 3 Malinau, Kabupaten Malinau, Kamis (30/4/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik program TMMD Ke-128, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga pembangunan karakter dan wawasan kebangsaan masyarakat, khususnya para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.


Dalam penyuluhan tersebut, personel Satgas TMMD memberikan materi tentang pentingnya memahami nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menumbuhkan kesadaran bela negara di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.


Dengan penuh semangat, para siswa mengikuti jalannya kegiatan dan menyimak materi yang disampaikan. Suasana berlangsung interaktif ketika para pelajar diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi seputar peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Koordinator materi, Kapten Inf Arnold Albert, menyampaikan bahwa wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan sejak dini agar para pelajar memiliki karakter kuat, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI atau aparat keamanan, tetapi menjadi kewajiban seluruh warga negara, termasuk para pelajar. Dengan semangat cinta tanah air, mereka akan menjadi generasi yang siap menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa program TMMD hadir tidak hanya membangun jalan, rumah, atau fasilitas umum lainnya, tetapi juga membangun mental dan jiwa kebangsaan masyarakat.


Pihak SMA Negeri 3 Malinau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Satgas TMMD yang telah memberikan edukasi positif kepada para siswa.


(Pendim0910)

Setetes Air, Sejuta Harapan: Satgas TMMD Ke-128 Hadirkan Sumur Bor untuk Warga Desa Luso

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Di tengah hamparan hijau pedalaman Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, harapan baru perlahan mengalir dari tanah yang selama ini menjadi saksi perjuangan warga mencari air bersih. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128, Satgas Kodim 0910/Malinau menghadirkan pembangunan sumur bor sebagai jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat.


Bertempat di Desa Luso, Rabu (29/4/2026), personel Satgas TMMD bersama warga tampak bahu-membahu melaksanakan proses pengeboran. Di bawah terik matahari, semangat gotong royong tak surut. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bersama, menyiapkan material, mengangkat peralatan, hingga memastikan proses pembangunan berjalan lancar.


Bagi warga Desa Luso, air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga harapan. Selama ini, masyarakat kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau panjang melanda atau ketika aliran PDAM terhenti. Tidak jarang, mereka harus berjalan cukup jauh untuk mencari sumber air, bahkan mengandalkan air hujan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Kehadiran sumur bor ini pun menjadi angin segar bagi masyarakat. Air yang nantinya mengalir dari dalam tanah bukan hanya akan digunakan untuk minum dan memasak, tetapi juga menjadi penopang kehidupan sehari-hari bagi banyak keluarga.


“Air adalah sumber kehidupan. Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap kebutuhan warga akan air bersih dapat terpenuhi, baik untuk minum, memasak, maupun kebutuhan sehari-hari lainnya,” ungkap Serda Agustinus, salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi kegiatan.


Kasim, salah satu warga penerima manfaat pembangunan sumur bor, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau. Menurutnya, selama ini akses air bersih menjadi salah satu persoalan yang cukup berat bagi masyarakat Desa Luso.


“Kalau musim kemarau atau air PDAM mati, kami sering kesulitan. Kadang harus mengambil air cukup jauh dari rumah. Dengan adanya sumur bor ini, kami sangat terbantu dan merasa benar-benar diperhatikan,” ujarnya penuh haru.


Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, S.I.P., menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat.


“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Kehadiran air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menjaga kesehatan warga,” tegasnya.


Program TMMD Ke-128 terus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dari jalan yang dibuka, rumah yang diperbaiki, hingga sumur bor yang dibangun, semuanya bermuara pada satu tujuan: menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.


Dari setetes air yang mengalir di Desa Luso, tumbuh sejuta harapan tentang masa depan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera.


(Pendim 0910)

Langkah Prajurit di Bawah Matahari, Mengantar Harapan untuk Desa Luso

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Terik matahari yang menyengat di Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, tak menyurutkan semangat personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau dalam menjalankan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, Rabu (29/4/2026).


Dengan penuh dedikasi, personel Satgas TMMD terus bekerja di lapangan, mulai dari mengangkut material, mendorong gerobak berisi adukan semen, hingga meratakan jalan semenisasi yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini.


Meski cuaca panas begitu terasa, para personel tetap menunjukkan semangat tinggi. Bagi mereka, pekerjaan berat bukan soal siapa yang paling kuat, melainkan tentang kesiapan, disiplin, dan latihan yang terus ditempa setiap hari.


“Bukan karena kami kuat, tapi karena kami terlatih. Panas, lelah, dan medan yang berat adalah bagian dari tugas kami. Yang terpenting adalah bagaimana kami bisa membantu masyarakat dan mewujudkan harapan mereka,” ujar Praka Aris, salah satu anggota Satgas, di sela kegiatan.


Pembangunan yang dilakukan Satgas TMMD di Desa Luso meliputi berbagai sasaran fisik seperti semenisasi jalan, rehab rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, hingga pembenahan fasilitas umum lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat.


Kehadiran Satgas TMMD membawa harapan baru bagi warga desa. Infrastruktur yang selama ini menjadi kendala perlahan mulai dibenahi, membuka akses yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Darius, warga Desa Luso, mengaku bangga dan bersyukur atas kerja keras personel TNI yang tanpa lelah terus hadir membantu mereka.

“Kami melihat sendiri bagaimana bapak-bapak TNI bekerja di bawah panas matahari tanpa mengeluh. Ini sangat berarti bagi kami, karena pembangunan ini adalah mimpi yang akhirnya mulai terwujud,” ungkapnya.


Program TMMD Ke-128 bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, pengabdian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Di balik peluh yang jatuh di bawah terik matahari, tersimpan semangat besar untuk menghadirkan perubahan. Bagi Satgas TMMD, pengabdian bukan tentang kekuatan, melainkan ketulusan dan kesiapan untuk terus berjuang bersama rakyat.


(Pendim0910)

Senyum Bahagia Bapak Stevanus, Rumahnya Jadi Sasaran RTLH TMMD Ke-128 Kodim 0910/Malinau

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Raut bahagia terpancar dari wajah Bapak Stevanus (60), warga RT 2 Nomor 22, Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, saat rumahnya menjadi salah satu sasaran program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 wilayah Kodim 0910/Malinau, Rabu (29/4/2026).


Stevanus yang selama ini hidup seorang diri di rumah sederhana miliknya mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD tersebut. Kondisi kesehatannya yang kurang baik membuat dirinya tidak lagi mampu bekerja secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk memperbaiki rumahnya yang sudah tidak layak huni.


Rumah yang selama ini ditempatinya mengalami banyak kerusakan dan membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman untuk ditinggali. Namun, keterbatasan ekonomi membuat keinginan itu sulit terwujud.


Melalui program RTLH TMMD Ke-128, harapan Stevanus akhirnya mulai terjawab. Rumahnya kini menjadi salah satu prioritas pembangunan yang dikerjakan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.


“Saya sangat senang dan bersyukur. Selama ini saya tinggal sendiri dan tidak bisa bekerja karena sering sakit. Saya tidak menyangka rumah saya bisa diperbaiki oleh bapak-bapak TNI. Terima kasih banyak, saya merasa sangat terbantu,” ungkap Stevanus dengan penuh haru.


Personel Satgas TMMD pun terus menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan seperti Stevanus. Program RTLH menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.


Kehadiran TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga yang membutuhkan. Senyum tulus Stevanus menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat menghadirkan kebahagiaan besar.


Melalui TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berkomitmen untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.


(Pendim0910)

Bahu Membahu, Satgas TMMD Ke-128 Percepat Semenisasi TPU Desa Luso

  


MALINAU, Kalimantan Utara – Semangat kebersamaan dan gotong royong terus mewarnai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0910/Malinau di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Luso, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Rabu (29/4/2026).


Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak bahu membahu melaksanakan semenisasi area TPU yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD tahun ini. Dengan penuh semangat, mereka mengangkut material pasir dan semen, menyusun bekisting, hingga meratakan adukan demi mempercepat proses pembangunan.


Semenisasi TPU tersebut bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik, nyaman, dan layak bagi masyarakat saat berziarah maupun dalam pelaksanaan prosesi pemakaman. Sebelumnya, kondisi area TPU cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan karena licin dan becek.


Meski cuaca cukup terik, hal itu tidak mengurangi semangat personel Satgas dan warga yang terus bekerja bersama. Kebersamaan yang terjalin menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Edi, mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada tenaga, tetapi juga pada kekompakan dan semangat gotong royong.


“Pekerjaan akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. Inilah semangat TMMD, hadir untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga,” ujarnya.


Warga Desa Luso pun menyambut baik pembangunan tersebut. Mereka merasa sangat terbantu karena TPU merupakan fasilitas penting yang digunakan seluruh masyarakat desa.


“Kami sangat bersyukur. Dengan adanya semenisasi ini, akses menuju TPU menjadi lebih baik dan nyaman. Ini sangat membantu kami,” ungkap salah seorang warga.


Melalui program TMMD Ke-128, Kodim 0910/Malinau terus berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah kehidupan warga pedesaan.


(Pendim0910)