Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2026

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

 



Jayapura – Tokoh Adat Wilayah Saireri di Kota Jayapura, Khon Celvin Imbiri, mengimbau seluruh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura maupun Tanah Papua secara luas.


Imbauan tersebut disampaikan mengingat situasi dan kondisi di wilayah Kota Jayapura saat ini masih berada dalam keadaan aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dipertahankan melalui peran aktif seluruh elemen masyarakat.


“Situasi dan kondisi saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Jayapura. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas agar suasana damai dan kondusif ini tetap terpelihara,” ujar Khon Celvin Imbiri.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar, khususnya informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.


“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Mari kita bersama-sama menyaring setiap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Saring sebelum sharing,” katanya.


Sebagai Tokoh Adat Wilayah Saireri, Khon Celvin turut mengingatkan para pemuda agar tidak mudah dimobilisasi untuk melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, menimbulkan keresahan, maupun merusak fasilitas publik.


Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat dapat disampaikan melalui cara-cara yang damai, bermartabat, dan bertanggung jawab dengan tetap menghormati hak masyarakat lainnya.


Menanggapi rencana aksi demonstrasi pada 30 September 2026 yang dikaitkan dengan peringatan maupun penyampaian penolakan terhadap Roma Agreement dengan tema “Papua Darurat Militer dan Kemanusiaan”, Khon Celvin menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara.


“Namun demikian, hak tersebut hendaknya dilaksanakan secara damai, tertib, bertanggung jawab, tanpa kekerasan, serta tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat dan pemuda untuk menjaga persatuan serta tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu situasi keamanan di Kota Jayapura dan Tanah Papua.


“Mari kita jaga persatuan, hindari tindakan provokatif, jangan menyebarkan berita bohong atau informasi yang belum terverifikasi. Bersama-sama kita jaga Kota Jayapura dan Tanah Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tutur Khon Celvin.


Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga Tanah Papua melalui tindakan yang mengedepankan kedamaian, persatuan, serta sikap yang bermartabat dalam menyampaikan setiap aspirasi.


“Mari kita jaga Tanah Papua dengan cara-cara yang damai dan bermartabat,” pungkasnya.

Senin, 14 September 2026

Mobil Masuk Parit, TNI Turun Tangan Evakuasi Korban

 


Tanah Bumbu – Danramil 1022-01/Simpang Empat, Kapten Inf Joko Setio Permono, bersama anggota Koramil turun langsung membantu evakuasi korban kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.


Kecelakaan terjadi ketika sebuah mobil masuk ke parit akibat pengemudi diduga mengantuk saat berkendara. Korban segera dievakuasi oleh anggota Koramil dengan menggunakan mobil Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) yang kebetulan melintas di lokasi, untuk dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.


Danramil 1022-01/Simpang Empat, Kapten Inf Joko Setio Permono, menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam membantu masyarakat adalah bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial.


“Kami hadir bukan hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Evakuasi korban kecelakaan ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap keselamatan warga. Semoga korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas,” tegas Kapten Inf Joko Setio Permono.


Suasana evakuasi berlangsung cepat dan tertib berkat kerja sama antara anggota Koramil, pihak DLLAJ, serta masyarakat yang melintas di Jalan Darma Praja Gunung Tinggi dan turut membantu di lokasi kejadian. :::


Satgas Mabes TNI Gelar Penyuluhan Karhutla di Kusan Hulu

 


Tanah Bumbu – Tim Satgas Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.


Penyuluhan ini dipimpin oleh Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindansyah, SE, M.Kes., M.H., Sp.K.L., CEK, SUBSp.K.T (K), FISQUAJAB, selaku Kaunit Kermabaktikes Puskes TNI, bersama Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P..


Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Karhutla, cara pencegahan, serta langkah penanggulangan dini. Materi yang disampaikan meliputi teknik pemadaman sederhana, pentingnya menjaga sumber air, serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan titik api.


Dalam penyampaiannya, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindansyah menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.


“Karhutla bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kehidupan sosial. Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar dan siap mengambil langkah cepat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.


Sementara itu, Kolonel Arh Hany Mahmudhi menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam penanggulangan Karhutla.


“Pencegahan lebih baik daripada penanganan. Dengan edukasi dan kerja sama, kita bisa menekan angka kebakaran hutan dan lahan di Tanah Bumbu,” ujarnya.


Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Warga setempat mengikuti penyuluhan dengan serius, sementara aparat desa dan tokoh masyarakat turut hadir memberikan dukungan.  :::

Api Karhutla Ditangani Hingga Malam Hari

 


Tanah Bumbu – Tim Satgas Karhutla Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama Satgas Karhutla gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, serta relawan masyarakat masih terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Upaya pemadaman dilakukan sejak siang hingga malam hari untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menimbulkan titik api baru.


Dengan mengerahkan personel, kendaraan operasional, serta peralatan pemadam, tim gabungan bekerja keras di lapangan meski menghadapi kendala berupa angin kencang dan akses memasuki semak belukar. Semangat kebersamaan antara aparat TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penanganan Karhutla ini.


Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim gabungan.


“Pemadaman Karhutla bukan pekerjaan mudah, apalagi dengan kondisi angin kencang dan keterbatasan sumber air. Namun berkat sinergi dan semangat juang seluruh tim, api dapat dikendalikan. Kami akan terus melakukan pembasahan hingga malam hari untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tegas Dandim.


Suasana di lapangan menunjukkan komitmen penuh seluruh unsur yang terlibat. Relawan masyarakat turut membantu dengan peralatan sederhana, sementara aparat TNI dan Damkar fokus memadamkan titik api. Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh agar penanganan berjalan aman dan efektif. :::



DBD Tak Kenal Musim, Kewaspadaan Harus Sepanjang Tahun


JAKARTA – Setelah 58 tahun sejak kasus demam berdarah dengue (DBD) pertama kali tercatat di Indonesia, penyakit yang disebabkan virus dengue masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat. Pemerintah menargetkan nol kematian akibat dengue pada 2030, yang membutuhkan peran bersama pemerintah, tenaga kesehatan, lintas sektor, dan masyarakat.


Kasus DBD pertama kali dilaporkan di Indonesia pada 1968 melalui kejadian luar biasa (KLB) di Jakarta dan Surabaya. Saat itu tercatat 58 kasus dengan 24 kematian. Sejak itu, penanganan DBD terus berkembang dan mampu menekan tingkat kematian hingga di bawah 1 persen. 


Namun, DBD masih menjadi ancaman sepanjang tahun dan dapat menyerang siapa saja. Studi Burden of Disease Universitas Gadjah Mada memperkirakan lebih dari 2 juta rawat inap akibat dengue pada 2024, dengan beban ekonomi hampir Rp9 triliun. 


Dokter sekaligus kreator konten, dr. Gia Pratama Putra, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap DBD sebagai penyakit biasa.


“DBD pada awalnya sulit dibedakan dari demam biasa, tetapi kondisi pasien dapat memburuk cepat. Karena itu, keluarga perlu mengenali tanda bahaya dan segera mencari pertolongan medis. Jangan sampai DBD dianggap sebagai hal biasa.”


Menurutnya, tanda bahaya yang perlu diwaspadai antara lain nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan, tubuh sangat lemas, gelisah, hingga penurunan kesadaran. Penanganan yang cepat dan tepat penting untuk mencegah kondisi pasien menjadi lebih berat. 


Gia juga menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak sebelum pasien membutuhkan perawatan di rumah sakit.


“Kemenangan terbesar sebenarnya terjadi jauh sebelum pasien sampai ke IGD. Pencegahan tetap menjadi perlindungan pertama. Setiap keluarga dapat berperan dengan menjalankan 3M Plus secara konsisten, mengurangi paparan gigitan nyamuk, memperhatikan lingkungan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai pilihan pencegahan lainnya, termasuk vaksinasi dengue.” 


Country Head Malaysia & Indonesia, Takeda, Simon Gallagher, mengatakan dampak DBD tidak hanya dirasakan oleh pasien, tetapi juga seluruh keluarga.


DBD tidak hanya berdampak pada pasien. Ketika satu orang sakit, seluruh keluarga ikut merasakan dampaknya, mulai dari kekhawatiran, waktu yang digunakan untuk merawat, hingga beban finansial. Karena itu, perjalanan menuju nol kematian akibat dengue perlu menempatkan keluarga sebagai bagian penting dari upaya pencegahan.


Ia menambahkan, pencapaian target nol kematian akibat dengue pada 2030 membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.


Takeda berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah, tenaga kesehatan, asosiasi medis, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat edukasi serta akses terhadap pencegahan dengue. Target 2030 dapat semakin dekat apabila setiap pihak mengambil peran dan bergerak bersama.


Indonesia saat ini memperkuat pengendalian dengue melalui Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dengue 2026–2029. Upaya tersebut mencakup penguatan surveilans, deteksi dini, tata laksana kasus, pengendalian vektor, pengelolaan lingkungan, teknologi Wolbachia, vaksinasi dengue, serta pelibatan masyarakat. 


Setelah puluhan tahun menghadapi DBD, masyarakat kini memiliki lebih banyak pengetahuan dan pilihan pencegahan. Karena itu, upaya menuju nol kematian akibat dengue pada 2030 perlu dimulai dari tindakan sederhana di tingkat keluarga.


Kenali tanda bahaya, jalankan 3M Plus, lindungi diri dari gigitan nyamuk, dan segera cari pertolongan medis bila diperlukan. Jangan menunggu DBD datang—lindungi diri dan keluarga mulai sekarang.


SAT BINMAS POLRES LANNY JAYA MEDIASI MASALAH RUMAH TANGGA, KEDUA BELAH PIHAK SEPAKAT LANJUT JALUR HUKUM



LANNY JAYA – Satuan Binmas Polres Lanny Jaya menggelar kegiatan mediasi penyelesaian masalah keluarga di halaman Mapolres Lanny Jaya, Senin (14/09/2026). Mediasi dipimpin langsung Kapolres Lanny Jaya KOMPOL HENDRIK SERU, S.H bersama Kasat Binmas IPDA ABUBAKAR, http://S.Sos.


Kegiatan mediasi dimulai pukul 11.00 WIT dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIT. Mediasi mempertemukan pasangan suami istri, Sdri. MELITA YIGIBALOM selaku pelapor dan Sdr. MEL WANIMBO selaku terlapor.


Dalam keterangannya, Kasat Binmas IPDA ABUBAKAR, http://S.Sos menjelaskan bahwa permasalahan berawal dari ketidakharmonisan rumah tangga. Pihak istri mengaku diusir oleh keluarga suami dengan alasan belum dikaruniai keturunan.


“Pihak istri tidak terima dengan perlakuan tersebut sehingga melapor ke Sat Binmas untuk dilakukan mediasi. Sedangkan dari pihak suami membenarkan dan tetap pada keinginannya untuk bercerai secara adat,” jelas Kasat Binmas.


Dalam proses mediasi, anggota Bhabinkamtibmas telah memberikan beberapa alternatif solusi dan himbauan agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan saling memaafkan. 


Namun, karena kedua belah pihak tetap pada pendiriannya masing-masing, maka diputuskan mediasi tidak mencapai kata sepakat.


“Keputusan akhir, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan permasalahan ini ke proses hukum nasional,” tambah IPDA ABUBAKAR.


Kegiatan mediasi berjalan aman, lancar dan tertib. Pukul 14.00 WIT kedua belah pihak beserta keluarga meninggalkan Mapolres Lanny Jaya dan kembali ke rumah masing-masing.


Polres Lanny Jaya melalui Sat Binmas akan terus berperan aktif sebagai problem solver dan penjaga kamtibmas dengan mengedepankan penyelesaian konflik secara humanis dan kekeluargaan.


Penulis: Humas Polres Lanny Jaya

Jumat, 11 September 2026

Tokoh Adat Moy Ajak Masyarakat Jayapura Jaga Kedamaian Jelang Aksi 15 dan 30 September

 



Jayapura – Tokoh Adat Moy Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura, Benhur Yaboisembut, mengajak masyarakat di Tanah Papua, khususnya Kabupaten Jayapura, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketenteraman menjelang rencana aksi demonstrasi pada 15 dan 30 September 2026.


Benhur yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Duku Moy Sentani Barat meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Ia menilai situasi yang aman dan kondusif perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.


“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura untuk tetap menjaga kedamaian dan ketenteraman. Jangan mudah terprovokasi atau terhasut oleh ajakan yang dapat memicu gangguan keamanan. Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini agar tetap aman dan kondusif,” ujar Benhur.


Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, setiap aksi penyampaian aspirasi diharapkan berlangsung secara tertib, damai, serta tetap memperhatikan hak masyarakat lainnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Silakan menyampaikan aspirasi, tetapi lakukan dengan tertib dan damai. Jangan sampai aksi yang dilakukan justru mengganggu masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari. Kita harus menghormati hak orang lain dan menaati aturan yang berlaku,” katanya.


Benhur juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia mengapresiasi masyarakat yang selama ini turut menjaga keamanan dan ketenteraman di Kabupaten Jayapura.


Ia berharap perbedaan pendapat tidak menjadi alasan munculnya konflik di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi, toleransi, dan sikap saling menghormati perlu terus dikedepankan untuk mempertahankan situasi yang aman dan kondusif di Tanah Papua.


“Perbedaan pendapat boleh ada, tetapi jangan sampai menjadi alasan untuk memecah persatuan dan kedamaian yang sudah kita jaga bersama,” pungkasnya.

HUT RRI ke-81, Polda Papua Dorong Sinergi Media dalam Membangun Informasi Publik


 

Jayapura – Polda Papua mendorong penguatan sinergi dengan media dalam membangun informasi publik yang akurat, edukatif dan terpercaya. 


Hal tersebut disampaikan dalam kehadiran Polda Papua pada peringatan Hari Ulang Tahun Radio Republik Indonesia (RRI) ke-81 Tahun 2026 yang digelar di Stasiun LPP RRI Jayapura, Jumat (11/09/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol. Rahman Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., perwakilan Polresta Jayapura Kota, Kepala Stasiun LPP RRI Jayapura, Jony Iskandar Baso, S.Sos., Kepala TVRI Jayapura, Erwin Hendarwin, S.E., M.Si., Kepala BPJS Jayapura, Erika Verayanti Lumban Gaol, perwakilan Kodim 1701/Jayapura, serta para pensiunan dan personel RRI Jayapura.


Dalam sambutannya, Kepala Stasiun LPP RRI Jayapura menyampaikan bahwa peringatan Hari Radio ke-81 bukan sekadar momentum seremonial, tetapi menjadi pengingat terhadap peran strategis RRI dalam menyampaikan informasi yang akurat, memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjadi salah satu media pemersatu bangsa, termasuk bagi masyarakat di Tanah Papua.


Ia mengatakan bahwa di tengah perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan dunia media, keberadaan media yang mampu menghadirkan informasi terpercaya menjadi semakin penting untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


"RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dengan siaran yang berkualitas, edukatif serta terpercaya," ujarnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun komunikasi publik yang sehat.


"Sinergi antara Polri dan media sangat penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, objektif dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, informasi mengenai situasi kamtibmas maupun berbagai kegiatan kepolisian dapat tersampaikan secara tepat kepada publik," ucap Kabid Humas.


Menurutnya, perkembangan media digital juga menuntut seluruh pihak untuk semakin bijak dalam menyampaikan dan menerima informasi. Karena itu, Polda Papua terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan media sebagai bagian dari upaya membangun literasi informasi serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.


"Media memiliki peran penting dalam menjaga ruang informasi tetap sehat. Kami berharap sinergi Polda Papua dengan seluruh insan media, termasuk RRI, dapat terus diperkuat untuk bersama-sama memberikan informasi yang mencerdaskan, menyejukkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.


Kombes Pol Cahyo menambahkan bahwa kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di Tanah Papua melalui penyampaian informasi yang berimbang serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

 

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

 


Timika – Tokoh Adat sekaligus Kepala Suku Besar Kamoro Kampung Iwaka, Kabupaten Mimika, Timotius Samin mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman, damai, dan tenteram.


Menurut Timotius, terciptanya kondisi yang kondusif merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai isu yang disebarkan oleh kelompok atau individu yang tidak bertanggung jawab.


“Jangan mudah percaya dan terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Kita harus bijak dalam menerima setiap informasi agar tidak menimbulkan keresahan maupun mengganggu keamanan di tengah masyarakat,” ujar Timotius.


Ia menilai, penyebaran isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memicu gangguan kamtibmas apabila tidak disikapi dengan baik. Karena itu, masyarakat diharapkan mengedepankan sikap tenang, saling menghormati, serta menjaga komunikasi antarwarga.


Timotius juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen lainnya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.


“Keamanan dan kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan atau pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita bergandengan tangan menjaga Mimika agar tetap aman dan kondusif,” katanya.


Lebih lanjut, Timotius berharap seluruh masyarakat dapat mengutamakan persatuan dan kerukunan serta tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya menciptakan perpecahan di tengah masyarakat.


“Mari kita jaga kebersamaan, jangan saling terprovokasi dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas. Dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, kita dapat menciptakan Mimika yang aman, damai, dan tenteram,” pungkasnya.

Jam Komandan Jadi Sarana Komunikasi Pimpinan dan Anggota

 


Tanah Bumbu — Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Kodim 1022/Tanah Bumbu dalam kegiatan rutin Jam Komandan yang digelar di Makodim 1022/Tanah Bumbu, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan Jam Komandan menjadi sarana komunikasi langsung antara pimpinan dengan anggota untuk menyampaikan arahan, evaluasi, serta penekanan penting terkait tugas pokok prajurit TNI di wilayah.


Dalam arahannya, Dandim 1022/Tanah Bumbu menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, kebersamaan, serta menjaga keharmonisan keluarga sebagai fondasi utama pengabdian prajurit.


“Sebagai prajurit TNI, kita harus selalu menjaga disiplin, loyalitas, dan kebersamaan. Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial harus hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, serta menjadi teladan. Saya berharap seluruh anggota Kodim 1022/Tanah Bumbu dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik satuan, serta tetap membina hubungan harmonis dengan keluarga,” tegas Dandim.


Selain itu, Dandim juga mengingatkan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.


Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Jam Komandan diharapkan menjadi momentum memperkuat komunikasi internal, meningkatkan motivasi prajurit, serta meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. :::

Kamis, 10 September 2026

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

 



Oksibil – Tokoh Masyarakat Oksibil, Dedenip Jefrin Sigpanki, S.T., mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang untuk bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, serta situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Menurut Dedenip, terciptanya kondisi yang aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman serta mencegah terjadinya gangguan keamanan.


“Keamanan dan kedamaian di Kabupaten Pegunungan Bintang merupakan tanggung jawab kita bersama. Aparat keamanan memang memiliki tugas untuk menjaga situasi kamtibmas, tetapi masyarakat juga harus mengambil bagian dengan menjaga lingkungan masing-masing,” ujar Dedenip.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu provokatif yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Setiap informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, hendaknya disikapi secara bijak dan tidak langsung dipercaya tanpa memastikan kebenarannya.


“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Masyarakat harus lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terhasut oleh ajakan pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.


Dedenip menilai bahwa menjaga kamtibmas dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi, tidak terlibat dalam tindakan yang dapat memicu konflik, serta mengedepankan komunikasi dan penyelesaian masalah secara damai.


Ia berharap seluruh elemen masyarakat, baik tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah daerah, maupun masyarakat umum, dapat terus memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan di Kabupaten Pegunungan Bintang.


“Mari kita bersama-sama menjaga Pegunungan Bintang agar tetap aman, damai dan kondusif. Jangan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah persatuan. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menciptakan suasana yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Senin, 07 September 2026

Jembatan Respen Jadi Harapan Baru Warga dan Petani, Permudah Akses Membawa Hasil Panen

 


Malinau — Pembangunan Jembatan Respen menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Respen, khususnya para petani yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun membawa hasil pertanian dari kebun menuju permukiman dan pusat ekonomi.


Keberadaan jembatan tersebut memberikan kemudahan bagi warga yang sebelumnya harus menghadapi kondisi akses yang sulit, terutama ketika membawa hasil panen dengan menggunakan kendaraan maupun secara manual.


Bagi para petani, jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan pertanian. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempercepat proses pengangkutan hasil panen sekaligus mengurangi kesulitan dan beban yang selama ini dirasakan masyarakat.


Dengan semakin mudahnya akses transportasi, hasil pertanian warga diharapkan dapat dibawa dan dipasarkan dengan lebih cepat, sehingga turut mendukung peningkatan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.


Pembangunan Jembatan Respen juga mencerminkan hadirnya pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan. Jembatan tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat sebagai fasilitas penting untuk menunjang mobilitas warga dan perekonomian setempat.


Jembatan Respen kini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi menjadi penghubung harapan—membuka akses, memperlancar aktivitas petani, dan membawa hasil kerja masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.

Sabtu, 05 September 2026

Rayakan HUT ke-11, Sudut Pandang Beri Penghargaan kepada Tokoh dan Lembaga Berprestasi

 


JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) RI Ferry Juliantono dan advokat senior Prof. Otto Cornelis Kaligis atau OC Kaligis menerima Sudut Pandang Award 2026 dalam puncak perayaan HUT ke-11 Media Sudut Pandang di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2026).


Ferry Juliantono menerima penghargaan sebagai Tokoh Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi, sedangkan OC Kaligis meraih Lifetime Achievement in Law.


Secara keseluruhan, sebanyak 11 tokoh dan lembaga menerima penghargaan tersebut, sesuai dengan usia ke-11 Sudut Pandang, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kiprah, dan kontribusi di bidang masing-masing.


Pemimpin Redaksi (Pemred) sekaligus Ketua Panitia HUT ke-11 Sudut Pandang, Umi Sjarifah, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap dedikasi, integritas, dan kontribusi para penerima.


“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi, integritas dan kontribusi para penerima dalam bidang masing-masing,” ujar Umi.


Menurut Umi, keberagaman latar belakang penerima penghargaan menunjukkan bahwa kontribusi dapat diberikan melalui berbagai profesi, institusi, dan bidang pengabdian.


Untuk Menkop Ferry Juliantono, penghargaan diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan menuju Indonesia yang maju, kuat, berkelanjutan, dan berkeadilan.


Sementara itu, penghargaan Lifetime Achievement in Law untuk OC Kaligis diberikan atas dedikasi dan pengabdian panjang dalam profesi advokat serta kontribusinya terhadap perkembangan praktik dan pemikiran hukum di Indonesia.


11 Penerima Sudut Pandang Award 2026


Selain Ferry Juliantono dan OC Kaligis, Sudut Pandang Award 2026 diberikan kepada sembilan penerima lainnya.


Taipei Economic and Trade Office (TETO) in Indonesia menerima penghargaan Strategic Media Partner, atas kemitraan yang telah terjalin, dukungan yang konsisten, serta kontribusinya dalam memperkuat kerja sama media antara Indonesia dan Taiwan.


Prof. Dr. Suhandi Cahaya, S.H., M.H., MBA., menerima penghargaan Tokoh Hukum Pidana Berintegritas, atas dedikasi, kepakaran, dan integritas dalam pengabdian di bidang hukum pidana melalui kiprahnya sebagai advokat, akademisi, dan ahli hukum.


Romo Andi Rojali, Ketua Umum DPP Majelis Mahayana Indonesia (MAHASI), menerima penghargaan Tokoh Kerukunan dan Harmoni Kebangsaan, atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat kerukunan, toleransi, dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan.


Alexius Tantrajaya, S.H., M.Hum., menerima penghargaan Tokoh Praktisi Hukum Berdedikasi, atas dedikasi dan konsistensinya dalam menjalankan profesi hukum serta kontribusinya dalam mendorong penegakan hukum dan keadilan.


Dr. Susilo Lestari, S.H., M.H., menerima penghargaan Tokoh Hukum Perempuan Inspiratif, atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusinya dalam pengembangan profesi serta organisasi hukum di Indonesia.


Dr. (H.C.) Muhammad Yuntri, S.H., M.H., menerima penghargaan Tokoh Pengabdi Bantuan Hukum, atas dedikasi dan pengabdian selama 40 tahun sejak 1986 dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi etika, kesantunan, dan integritas profesi.


H. Syarif Hidayatullah, S.Kom., M.I.Kom., Komisaris Utama PT Indonesia Digital Pos (Indopos.co.id), menerima penghargaan Tokoh Pers Digital Inspiratif, atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendorong kemajuan pers digital serta menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.


PT Ajun Tunas Jaya Tour menerima penghargaan Pionir Pariwisata Nusantara, atas dedikasi dan kontribusinya sebagai perusahaan perjalanan wisata dalam mengembangkan dan memajukan pariwisata Nusantara. Penghargaan tersebut diterima oleh Phang Mui Jun, S.E.


Dadang Rachmat, S.H., Pemred media Mitrapol, menerima penghargaan Tokoh Pers Tangguh, atas konsistensi dan dedikasinya dalam menjalankan profesi jurnalistik serta menjaga keberlangsungan media di tengah perubahan industri pers.


Rangkaian HUT ke-11


Usai pembacaan doa oleh Penasihat Majalah Sudut Pandang H. Alam Sani, S.H., M.M., rangkaian HUT ke-11 dilanjutkan dengan penampilan seni siswa SMA Negeri 8 Jakarta dan prosesi potong tumpeng.


Rangkaian acara yang dipandu MC Marina Zumawanty kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Sudut Pandang Award 2026 kepada 11 penerima, sebelum dilanjutkan dengan seminar hukum.


Seminar mengangkat tema “Bunga Rampai Problematika Pengaturan Agraria, Tata Ruang, dan Pertanahan dalam Mewujudkan Kepastian Hukum Tanah”.


Diskusi dimoderatori wartawan senior Aat Surya Safaat dengan menghadirkan Wakil Ketua DPP Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Dr. Susilo Lestari, S.H., M.H., praktisi hukum Dr. Maruarar Siahaan, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (FH Unsurya) Selamat Lumban Gaol, serta Kepala Subdirektorat Pemeliharaan Hak Atas Tanah dan Ruang pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Noor Puspita Sari.


Umi mengatakan, diskusi tersebut menjadi bagian dari komitmen Sudut Pandang dalam membuka ruang dialog dan pertukaran gagasan mengenai berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.


Memasuki usia ke-11, Sudut Pandang mengusung tema “11 Tahun Menyatukan Pandangan, Mengokohkan Persatuan Bangsa”.


Menurut Umi, perayaan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan Sudut Pandang sekaligus meneguhkan komitmen jurnalistik dan merawat kepercayaan pembaca di tengah dinamika industri media.


Sebagai Ketua Panitia, Umi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam terselenggaranya acara, baik dari lembaga, perusahaan, maupun individu.


Dukungan tersebut antara lain datang dari TETO, Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Aviary Park Indonesia, PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk, Visa4Bali, Ajun Tunas Tour, serta Prof. Dr. O.C. Kaligis, S.H., M.H., Suherman Mihardja, S.H., M.H., Dr. Ari Yusuf Amir, S.H., M.H., Muara Karta Simatupang, S.H., M.M., Alexius Tantrajaya, S.H., M.H., Dr. Susilo Lestari, S.H., M.H., Dr. (H.C.) Muhammad Yuntri, S.H., M.H., dan Dr. Carrel Ticualu, S.E., S.H., M.M.


Perayaan HUT ke-11 tersebut turut dihadiri Bert Sufendi Dharmadi, S.H., mewakili Anggota Komisi IV DPR RI Darmadi Durianto.


Hadir pula perwakilan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Dekan Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) Marsda TNI (Purn.) Dr. Sujono, S.H., M.H., CFrA., CPM, beserta sejumlah akademisi, serta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H., dari Bareskrim Polri.


Turut hadir Mayjen TNI (Purn.) Dr. Drs. Tahan Samuel Lumban Toruan, M.M., S.H., Komisioner Komisi Kejaksaan periode 2011-2015 Kaspudin Nor, S.H., M.Si., advokat senior Dr. Jhon S.E. Panggabean, S.H., M.H., KRT AJM Andi Hakim, S.H., Rene Putra Tantrajaya, S.H., LL.M., Ketua Peradi SAI Jakarta Utara Sri Astuti, S.H., M.H., beserta jajaran pengurus.


Hadir pula perwakilan Peradi, Peradi Profesional, KAI, IKADIN, AAI Nasional Bersatu, dan sejumlah organisasi advokat lainnya. Acara juga dihadiri mahasiswa Fakultas Hukum dari berbagai perguruan tinggi yang antusias mengikuti diskusi.


Dari kalangan wartawan, hadir Ketua PWI Jaya Kesit B. Handoyo beserta Sekretaris Jenderal Arman Suparman, serta sejumlah pengurus dan anggota Forum Wartawan Kebangsaan (FWK), di antaranya Hendry Ch Bangun, Berman Nainggolan L Radja, Sayid Iskandarsyah, Iqbal Irsyad, dan HMU Kurniadi.


Turut hadir pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat dan Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), bersama wartawan yang meliput Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat serta Jakarta Utara.


Sejumlah jurnalis televisi nasional dan media siber juga turut hadir dalam acara tersebut.


(red)

Gerak Cepat Gabungan, Karhutla di Belakang SMP Negeri 1 Yendidori Berhasil Ditangani

  



Jayapura – Personel Polres Biak Numfor bersama Polsek Yendidori, tim pemadam kebakaran, TNI dan unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di belakang SMP Negeri 1 Yendidori, Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (3/9/2026).


Kebakaran tersebut diketahui saat proses belajar mengajar berlangsung. Informasi mengenai munculnya titik api kemudian diteruskan kepada aparat kepolisian dan pihak pemadam kebakaran. 


Personel Polsek Yendidori yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan koordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kebakaran.


Kapolsek Yendidori Iptu Lababa bersama personel kemudian bergabung dengan tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Biak Numfor, BPBD, TNI AD Yonif TP 858/MSB, Kodim serta pihak pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke lingkungan sekolah maupun kawasan di sekitarnya.


Berdasarkan keterangan pihak sekolah, titik api diketahui pertama kali muncul di area belakang toilet sekolah. Api disebut telah terlihat sejak sehari sebelumnya, namun saat itu masih dalam skala kecil sehingga pihak sekolah melakukan pemadaman secara manual. Ketika api kembali terlihat dan mulai meluas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, pihak sekolah segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mendapatkan penanganan.


Kabag Ops Polres Biak Numfor AKP Enceng Kurniadi bersama Kasat Samapta AKP Kartiko selaku Padal Regu I serta Kapolsek Biak Kota AKP La Ambo selaku Padal Regu II turut melakukan pemantauan terhadap proses penanganan di lapangan. Personel gabungan kemudian melakukan pemadaman secara menyeluruh dengan dukungan kendaraan pemadam kebakaran milik Yonif TP serta kendaraan AWC Polres Biak Numfor.


Kondisi medan menuju titik api yang sempit dan sulit dijangkau menyebabkan kendaraan AWC Polres Biak Numfor tidak dapat mendekati lokasi secara maksimal. Meski demikian, kendaraan AWC tetap dimanfaatkan untuk membantu memasok air ke kendaraan pemadam kebakaran milik Yonif TP yang dapat menjangkau lokasi lebih dekat.


Kasat Samapta Polres Biak Numfor menjelaskan bahwa keterbatasan akses menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Namun, melalui koordinasi dan dukungan berbagai unsur, penanganan tetap dapat dilakukan secara optimal sehingga kebakaran tidak meluas.


“Medan menuju titik api cukup sulit dan sempit sehingga kendaraan AWC tidak dapat mendekati lokasi secara maksimal. Namun, kami tetap memberikan dukungan dengan memasok air ke kendaraan pemadam kebakaran yang dapat menjangkau titik api. Sinergi antara Polri, TNI, pemadam kebakaran dan unsur terkait sangat membantu dalam mempercepat proses penanganan,” ujarnya.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengapresiasi respons cepat dan sinergi seluruh unsur dalam menangani kebakaran tersebut. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama, terutama ketika kondisi medan menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.


“Kami mengapresiasi gerak cepat personel Polres Biak Numfor, Polsek Yendidori, TNI, pemadam kebakaran, BPBD dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Kondisi medan yang sulit tidak menjadi hambatan untuk terus berupaya mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas. Ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi setiap kejadian Karhutla,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap titik api kepada aparat atau instansi terkait. Jangan menunggu api membesar karena penanganan sejak dini akan jauh lebih efektif untuk mencegah dampak yang lebih luas,” tambahnya.


Hingga kegiatan penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan terkendali. 


Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih dilakukan pengumpulan bahan keterangan. Kepolisian tidak membenarkan adanya kesimpulan mengenai unsur kesengajaan sebelum terdapat hasil pemeriksaan dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Kebakaran Hutan di Biak Timur Berhasil Dikendalikan, Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

 



Jayapura – Kebakaran hutan terjadi di kawasan belakang SMP Negeri 1 Biak Timur, Kampung Bosnik Sup, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (3/9/2026). 


Kebakaran berhasil dipadamkan setelah personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla, personel Brimob, serta masyarakat melakukan upaya pemadaman secara bersama-sama.


Kapolsek Biak Timur Ipda Mervin S.M. Rumpaidus bersama personel Polsek Biak Timur langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran. Personel kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah, Kepala Desa Bosnik Sup Yan William Rumpumbo, Tim Karhutla wilayah Biak Timur dan masyarakat untuk melakukan upaya pemadaman serta mencegah api meluas ke area sekitar.


“Begitu menerima informasi adanya kebakaran hutan di belakang SMP Negeri 1 Biak Timur, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan upaya pemadaman. Kami bersama Tim Karhutla dan masyarakat berusaha mengendalikan api agar tidak meluas ke area sekitar,” ujar Ipda Mervin.


Upaya pemadaman selanjutnya diperkuat dengan dukungan kendaraan taktis AWC Brimob Kompi I Yon C Pelopor Biak Numfor serta mobil tangki air. Sarana tersebut digunakan untuk menyemprot dan memasok air ke titik-titik yang masih terbakar sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih optimal.


Personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla dan masyarakat terus melakukan pemadaman hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan. Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, api berhasil dipadamkan dan situasi di kawasan tersebut tetap aman dan kondusif.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengapresiasi respons cepat personel kepolisian bersama unsur terkait dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut. 


Ia menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan sinergi seluruh pihak, terutama untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.


“Kami mengapresiasi langkah cepat personel Polsek Biak Timur bersama Tim Karhutla, Brimob dan masyarakat dalam menangani kebakaran sehingga api dapat segera dikendalikan. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menghadapi setiap kejadian kebakaran, terutama agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun fasilitas di sekitarnya,” ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Kabid Humas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran agar dapat ditangani sejak dini.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin. Pencegahan merupakan langkah utama untuk menghindari kebakaran yang lebih luas,” pungkasnya.


Kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi pascakebakaran guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan kondisi lingkungan tetap aman.

 

Rabu, 02 September 2026

Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Gianyar Tingkatkan Patroli di Pasar Senggol

 


GIANYAR – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Gianyar meningkatkan kegiatan patroli mobiling dan patroli jalan kaki di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Pada Rabu (2/9/2026) malam, personel Piket Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Gianyar melaksanakan patroli di kawasan Pasar Senggol Gianyar, Central Parkir, Jalan Ciung Wanara, Gianyar.


Patroli tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan pasar.


Dalam kegiatan tersebut, personel Kru Kijang 905 Polres Gianyar melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu masyarakat yang hendak menyeberang. Petugas juga berdialog dengan juru parkir, petugas keamanan dan pedagang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana pencurian.


Kasat Samapta Polres Gianyar AKP Wibowo Sidi mengatakan, patroli secara rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman.


“Patroli kami tingkatkan di lokasi yang ramai aktivitas masyarakat. Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat, pedagang dan petugas parkir agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap barang maupun kendaraan yang ditinggalkan,” ujar AKP Wibowo Sidi.


Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dengan masyarakat.


“Pencegahan kriminalitas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” imbuhnya. :::

Selasa, 01 September 2026

HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya Danrem 083/Bdj Bangga Personelnya Raih Juara 1 Tenis Lapangan


Malang – Peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya semakin bermakna bagi keluarga besar Korem 083/Baladhika Jaya. Tim tenis lapangan beregu Korem 083/Bdj berhasil meraih Juara 1 dalam lomba tenis lapangan beregu yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya, Senin (31/8/2026).


Prestasi tersebut diraih melalui perjuangan Pelda Mirwan, Koptu Purnomo, dan Kopda Rusdiyanto yang tampil solid sepanjang pertandingan. Kekompakan, semangat juang dan sportivitas menjadi kunci keberhasilan tim Korem 083/Bdj hingga mampu keluar sebagai yang terbaik.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih personelnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya membawa nama baik Korem 083/Bdj, tetapi juga menjadi bukti bahwa prajurit mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya melalui semangat kebersamaan dan sportivitas.


Danrem berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Korem 083/Bdj untuk terus mengembangkan potensi, menjaga kebugaran serta membangun kekompakan melalui kegiatan olahraga. “Pertahankan prestasi ini dan jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik,” pesan Danrem.


Keberhasilan tim Korem 083/Bdj menjadi juara pertama sekaligus melengkapi semarak peringatan HUT ke-66 Rindam V/Brawijaya yang mengusung semangat Bhaswara Widya Cakti. Prestasi tersebut menjadi cerminan semangat prajurit Korem 083/Bdj yang tangguh, kompak dan pantang menyerah dalam setiap kegiatan. (Penrem 083/Bdj)

Kolonel Hany Mahmudhi: Sinergi Instansi Kunci Penanggulangan Karhutla

 


Tanah Bumbu — Bertempat di Aula Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Jalan 7 Februari Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Kaunit Kermabaktikes Puskes TNIKolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA, Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI dan Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P.,  serta Pasipropat Setum Secapaad Kapten Inf ⁠Pery Supendi, S.I.P. Selasa (01/9/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 1022/Tanah Bumbu Kapten Inf Sahlan selaku pendampingan mewakili Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I, Danramil 1022-02/Kusan Hilir Lettu Inf Suratmin, Kapolsek Kusan Hilir Iptu Badruddin, S.H., Camat Kusan Hilir Amrullah, perwakilan Damkar Kusan Hilir, aparatur kecamatan, relawan BPBD Tanah Bumbu, seluruh kepala desa se-Kusan Hilir, serta masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., CFEM, Subsp.K.T.(K), FISQUA menyampaikan:

“Kami hadir di Tanah Bumbu untuk memonitoring penanggulangan bencana Karhutla di daerah. Konsep pemikiran Bapak Presiden menekankan aksi cepat melalui kolaborasi antara pusat dan daerah. Kehadiran Tim Satgas Karhutla di wilayah ini bukan hanya untuk memberikan arahan, tetapi juga menerima masukan langsung dari masyarakat dan aparat daerah. Tugas kami adalah memberikan paparan mengenai dampak Karhutla, baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian. Asap Karhutla membawa bahaya serius bagi kesehatan yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan harus dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi.”


Sementara itu, Kolonel Arh Hany Mahmudhi, S.E., M.A.P., Pabutb Was Afrika & Timteng Sahli Bid Hubint Panglima TNI, menegaskan:


“Karhutla adalah ancaman lintas sektor yang mengancam keselamatan, lingkungan, dan ekonomi nasional, dengan risiko memuncak saat kemarau panjang.
Presiden telah memberikan arahan agar penanganan dilakukan mulai dari sosialisasi, aksi nyata, hingga penindakan hukum. Hal ini menuntut kerja sama dan sinergitas seluruh instansi. TNI sendiri telah menggelar dan mengirimkan Satgas Karhutla sebagai bukti kesiapan personel, alutsista, dan dukungan operasional lapangan untuk memastikan api tidak meluas.”


Dandim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyambut baik kegiatan ini.


“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparat tentang ancaman Karhutla. Dengan sinergi lintas sektor, kita bisa memperkuat kesiapsiagaan dan mencegah dampak lebih luas demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan. Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang telah berkenan memberikan penyuluhan langsung di wilayah Kodim 1022/Tanah Bumbu,” ujar Dandim.


Kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat kebersamaan, disertai sesi tanya jawab, dan diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dalam penanggulangan Karhutla di Bumi Bersujud.  ::::

Polda Papua Perkuat Langkah Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Papua

 


Jayapura – Polda Papua memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di seluruh wilayah hukumnya. Penguatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebakaran serta mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, maupun aktivitas sosial dan ekonomi.


Langkah tersebut sebagai tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1895/VIII/OPS.1.2./2026 tanggal 31 Agustus 2026 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda. Dalam telegram tersebut, jajaran Polda diperintahkan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mencegah dan menanggulangi karhutla.


Di wilayah Papua, jajaran Polda Papua akan terus mengoptimalkan upaya pencegahan melalui pemetaan dan pemantauan wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut juga dilakukan dengan meningkatkan koordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinas Kehutanan, TNI, perusahaan perkebunan serta unsur terkait lainnya.


Selain memperkuat koordinasi, jajaran kepolisian juga didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla. Apel siaga dan pengecekan kesiapan personel menjadi bagian penting untuk memastikan setiap unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi kebakaran.


Kesiapan tersebut juga diperkuat melalui peningkatan kemampuan personel Satbrimob dan Samapta dalam penanganan Karhutla. Jajaran Polda Papua juga dapat mempersiapkan pembentukan Satgas Aman Nusa II maupun operasi kontinjensi sebagai langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan secara terpadu.


Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan internal kepolisian. Polda Papua juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan melalui penguatan peran Satgas Karhutla serta pembinaan dan pelatihan relawan tanggap api di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.


Patroli terpadu juga akan terus ditingkatkan pada wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran maupun pembukaan lahan dengan cara membakar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi personel untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan.


Polda Papua juga mendukung langkah pencegahan melalui pembangunan sarana pendukung seperti embung dan sekat kanal di sekitar wilayah rawan, termasuk pada kawasan perusahaan yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Sarana tersebut diharapkan dapat membantu ketersediaan sumber air sekaligus menghambat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.


Dalam aspek perlindungan masyarakat, jajaran kepolisian turut mendorong adanya langkah antisipasi terhadap dampak asap akibat Karhutla. Termasuk melalui pengembangan kelas aman asap bagi pelajar serta pendampingan bagi masyarakat yang terdampak apabila kondisi Karhutla mengganggu aktivitas sehari-hari.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya kepolisian.


“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat untuk melakukan pencegahan sejak dini, khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran,” ujar Kabid Humas.


Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembukaan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih luas. Apabila menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.


Selain langkah pencegahan, Polda Papua menegaskan bahwa setiap pelanggaran terkait pembakaran hutan dan lahan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan hukum dapat dilakukan melalui pemberian sanksi administratif, denda dan/atau pidana sesuai dengan hasil penyelidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Jajaran Polda Papua juga akan melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bagian dari upaya mencegah, mengantisipasi dan menanggulangi potensi Karhutla di wilayah masing-masing.


“Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Namun yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah kebakaran sebelum terjadi, sehingga masyarakat, lingkungan dan aktivitas perekonomian dapat terlindungi,” tegas Kabid Humas.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan maupun pembersihan lahan, meskipun dilakukan dalam skala kecil. Masyarakat diminta memahami bahwa api yang tidak terkendali dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan menunggu sampai api membesar dan sulit dikendalikan. Pencegahan jauh lebih baik, karena satu titik api yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” imbau Kabid Humas.


Melalui langkah terpadu tersebut, Polda Papua mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan Papua dari ancaman kebakaran serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan tetap terjaga bagi masyarakat.

Jumat, 28 Agustus 2026

Cangkrukan Bersama Media, Danrem 083/Bdj Dorong Komunikasi Publik yang Sehat dan Edukatif

 


Malang — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Cangkrukan Danrem 083/Baladhika Jaya bersama insan media Malang Raya di Warung Isor Nongko, Kota Malang. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara Korem 083/Bdj dengan para jurnalis, Sabtu (29/8/2026).


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., hadir bersama Kasrem, para Kasi/Pasi dan panitia. Kegiatan juga dihadiri Ketua PWI, IJTI, Pewarta Foto Indonesia, perwakilan Ahli Pers Dewan Pers/AJI, serta seluruh awak media Malang Raya.


Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, Danrem menekankan pentingnya membangun komunikasi yang semakin dekat antara TNI dan insan media. Korem 083/Bdj dan media diharapkan dapat terus berkolaborasi menyampaikan informasi yang positif, edukatif dan mencerdaskan masyarakat, sekaligus bersama-sama menjaga kondusivitas Malang Raya.


Untuk menambah keakraban, kegiatan diisi permainan remi yang berlangsung penuh sportivitas. Persaingan antarpeserta berlangsung meriah dan Danrem 083/Bdj turut memberikan hadiah serta medali kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan.


Melalui kegiatan ini, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan berharap hubungan dan komunikasi yang telah terjalin baik dengan insan media Malang Raya dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang semakin kuat diharapkan mampu menciptakan komunikasi publik yang sehat sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan kondusivitas wilayah Malang Raya. (Penrem 083/Bdj)