Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2026

Dari Pedalaman Koroway ke Sentani, Polri Amankan Kedatangan Tenaga Pendidik dan Medis

    


Jayapura – Kepolisian melalui Polsek Kawasan Bandara Polres Jayapura melaksanakan monitoring sekaligus pengamanan terhadap kedatangan sembilan orang tenaga pengajar dan tenaga perawat medis yang dievakuasi dari Koroway, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, dan tiba di Jayapura pada Kamis sore (12/02/2026).


Pesawat MAF jenis Codiak PK-MEF yang dipiloti Capt. Thomas Allen Bolser mendarat sekitar pukul 15.29 WIT. Satu per satu para guru dan perawat medis turun dari pesawat dengan raut wajah lelah namun lega. Mereka disambut oleh pihak penjemput, yakni Koordinator Wilayah Papua Sekolah Lentera Harapan, Fred Samuel Koirewoa, serta Kepala Sekolah SD Lentera Harapan Distrik Danowage, Harun Djouwni, sebelum diarahkan menuju ruang rapat Kantor PT. MAF untuk beristirahat. 


Sembilan orang tersebut terdiri dari enam tenaga pengajar, yakni Aan Suek, Risa, Ema, Monik, Yonar, dan Nonik, serta tiga tenaga perawat medis, Suster Grace, Rifal, dan Anton. Setelah beristirahat, rombongan kemudian meninggalkan area PT. MAF menuju penginapan di kawasan Jalan Pasir Sentani dengan pendampingan petugas.


Kedatangan mereka di Jayapura merupakan bagian dari upaya penyelamatan diri pasca aksi penembakan yang dilakukan KKB terhadap pilot dan kopilot sehari sebelumnya yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia. Situasi tersebut membuat para tenaga pengajar dan tenaga medis di Koroway harus segera dievakuasi demi keselamatan jiwa.


Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP., menyampaikan bahwa peristiwa penembakan tersebut merupakan kejadian menonjol dan pertama kali terjadi di wilayah Kabupaten Boven Digoel, sehingga menimbulkan keprihatinan mendalam bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.


“Kejadian ini menjadi duka bersama bagi kami di Boven Digoel. Ini adalah peristiwa yang sangat menonjol dan baru pertama kali terjadi di wilayah kami. Kami merasakan betul dampaknya, bukan hanya terhadap korban, tetapi juga terhadap rasa aman masyarakat,” ungkapnya.


Ia mengimbau para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang memiliki pengaruh di tengah warga agar turut berperan aktif menyampaikan pesan menenangkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.


“Kami berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat membantu pemerintah menenangkan warga. Sampaikan bahwa situasi sedang ditangani oleh aparat keamanan, sehingga masyarakat tidak perlu panik atau takut berlebihan,” lanjutnya.


Bupati juga menegaskan bahwa pihak keamanan dari TNI dan Polri telah mempersiapkan langkah-langkah untuk melakukan evakuasi terhadap para korban yang berada di Bandara Koroway Batu, termasuk memastikan proses tersebut berjalan dengan aman dan terkoordinasi.


“Pihak TNI dan Polri sudah mempersiapkan diri untuk melakukan evakuasi. Kami percaya aparat keamanan bekerja maksimal agar proses ini berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.


Sementara itu Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menegaskan bahwa Polri memberikan perhatian penuh terhadap keselamatan para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang menjadi korban situasi keamanan. 


“Polri memastikan setiap proses evakuasi berjalan aman. Kehadiran kami adalah bentuk tanggung jawab negara untuk melindungi para guru dan tenaga medis yang telah mengabdikan diri di pedalaman Papua,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas satuan terus dilakukan guna memastikan rasa aman tetap terjaga bagi masyarakat, khususnya mereka yang terdampak langsung oleh gangguan kamtibmas di wilayah tersebut.

Rabu, 11 Februari 2026

Perhatian Polda Papua, Atlet Sasana Ambroben Boxing Terima Bantuan Perlengkapan Latihan

  


Jayapura – Dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga kembali mendapat perhatian dari jajaran Polda Papua. 


Pelatih Sasana Ambroben Boxing Kabupaten Biak Numfor, Aipda Marlon Rumbiak, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktur Intelijen dan Keamanan (Dir Intelkam) Polda Papua, Kombes Pol. Jan Makatita, S.I.K., atas bantuan perlengkapan latihan tinju yang diberikan kepada para atlet binaannya.


Bantuan berupa sarung tinju, pelindung kepala, dan punching pad tersebut dinilai sangat membantu proses latihan para atlet yang selama ini terus berlatih secara rutin untuk menghadapi berbagai kejuaraan. 


Marlon menuturkan bahwa perhatian yang diberikan bukan hanya sebatas bantuan perlengkapan, tetapi menjadi bentuk motivasi moral yang besar bagi para atlet muda di Biak Numfor untuk terus berprestasi.


“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak menjadi semakin semangat berlatih karena merasa diperhatikan. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dir Intelkam Polda Papua atas kepeduliannya terhadap pembinaan olahraga tinju di daerah,” ujar Marlon.


Sementara itu, Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Jan Makatita, S.I.K., menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan positif generasi muda, termasuk melalui olahraga, merupakan bagian dari upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia Papua yang sehat, disiplin, dan berprestasi.


“Olahraga adalah salah satu wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda. Kami berharap melalui pembinaan seperti ini akan lahir atlet-atlet tinju berprestasi dari Biak Numfor yang dapat mengharumkan nama Papua di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Kombes Pol. Jan Makatita.


Ia juga menambahkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas keamanan, tetapi juga berupaya hadir di tengah masyarakat melalui dukungan nyata terhadap kegiatan yang berdampak positif, khususnya bagi generasi muda.


Dengan adanya dukungan tersebut, Sasana Ambroben Boxing Biak Numfor berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan secara maksimal demi peningkatan kualitas latihan serta pembinaan atlet tinju yang lebih baik ke depan.


Kamis, 05 Februari 2026

Menang Praperadilan Kasus Tambang Emas Andi Muh. Irhong Naeing dan WNA, Ditreskrimsus Polda Papua Tegaskan Profesionalisme Penyidikan

 


Jayapura – Pengadilan Negeri (PN) Jayapura menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan pemohon melalui tim penasihat hukum Anton Raharusun, S.H., Jems Simanjuntak, S.H., dan Yance Ponwain, S.H., dalam perkara dugaan tindak pidana pertambangan komoditas mineral logam emas yang melibatkan warga negara asing (WNA) atas nama Zhou Linhua dan kawan-kawan.


Sidang putusan praperadilan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) pukul 10.20 hingga 11.00 WIT di Pengadilan Negeri Jayapura. Sidang dipimpin oleh hakim tunggal praperadilan dan dihadiri oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua yang dipimpin Kasubdit IV Tipidter, Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K., M.H., Kabid Hukum Polda Papua, Kombes Pol. Dedy Sumarsono, S.I.K., M.H., serta perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua selaku termohon.


Dalam amar putusannya, hakim menyatakan bahwa penyidik Polri memiliki kewenangan hukum yang sah untuk melakukan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara yang diduga dilakukan oleh Zhou Linhua bersama rekan-rekannya. Dalil pemohon yang mempersoalkan kewenangan penyidik dinilai tidak beralasan dan dinyatakan ditolak.


Hakim juga menegaskan bahwa penetapan tersangka, penangkapan, serta penahanan terhadap para tersangka telah dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Berdasarkan pemeriksaan alat bukti berupa keterangan saksi, ahli, serta berkas perkara, penyidik dinilai telah memiliki bukti permulaan yang cukup.


Selain itu, hakim menyatakan bahwa proses penahanan, perpanjangan penahanan, hingga penahanan lanjutan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalil pemohon terkait dugaan ketidaksesuaian prosedur penahanan dinyatakan tidak terbukti.


Menanggapi putusan tersebut, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan bahwa keputusan hakim praperadilan menjadi bukti bahwa seluruh proses penyidikan telah dilakukan secara profesional dan akuntabel.


“Putusan praperadilan ini menegaskan bahwa seluruh langkah penyidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Papua telah sesuai dengan ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku,” ucap Kabid Humas.


Terkait keberatan pemohon mengenai pemberitahuan penahanan, penyitaan barang bukti, serta Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), hakim menyatakan bahwa penyidik telah melaksanakan kewajibannya sesuai hukum. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya surat ekspedisi pemberitahuan kepada keluarga tersangka serta dokumen pendukung lainnya.


Kombes Pol Cahyo menambahkan, Polda Papua berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas namun tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan dan hak asasi manusia.


“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Polri. Setiap penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.


Dengan pertimbangan tersebut, hakim memutuskan untuk menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan pemohon dalam perkara dimaksud.


Putusan ini sekaligus menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Papua dalam penanganan perkara tindak pidana pertambangan mineral logam emas telah dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Rabu, 31 Desember 2025

Dalam Rangka Hari Jadi Intelejen Polri, Taruna Akpol Ambil Bagian dalam Giat Donor Darah

  


Jayapura – Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Papua menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rastra Samara, Mapolda Papua Lama, Kota Jayapura, Selasa (31/12/2025).


Kegiatan kemanusiaan ini dihadiri oleh Dirintelkam Polda Papua, Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K., serta diikuti oleh personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, dan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Keterlibatan Taruna Akpol menjadi bentuk partisipasi aktif generasi muda Polri dalam kegiatan sosial kemanusiaan.


Dalam kesempatannya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Jadi Intelijen Polri ke-80.


“Peringatan Hari Jadi Intelijen Polri ke-80 dimaknai tidak hanya sebagai momentum refleksi internal, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, salah satunya donor darah,” ucap Kabid Humas.


Ia menambahkan, dalam kegiatan donor darah tersebut Ditintelkam Polda Papua menargetkan pengumpulan sebanyak 100 kantong darah. Dari 117 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 88 kantong darah berhasil dikumpulkan, sedangkan 32 orang lainnya belum dapat melaksanakan donor darah karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan.


“Pendonor terdiri dari personel Polda Papua, personel Brimob Polda Papua, serta Taruna Akpol. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kombes Cahyo menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat semangat kemanusiaan, serta meningkatkan solidaritas dan sinergi Polri dengan instansi terkait.


“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan empati seluruh personel Polri, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.


Melalui kegiatan ini, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Donor darah tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta menjadi wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja dan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

  


Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rastra Samara Mapolda Papua, Kota Jayapura, Rabu (31/12/2025).


Rilis akhir tahun dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si, didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dan dihadiri Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si, para Pejabat Utama Polda Papua, Kapolres jajaran, pimpinan instansi terkait, dan insan pers.


Dalam laporannya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan bahwa evaluasi akhir tahun Polri Papua Tahun Anggaran 2025 bertujuan untuk menyajikan capaian kinerja secara komprehensif sekaligus menjadi bahan perbaikan dan peningkatan kinerja ke depan.


“Evaluasi akhir tahun ini kami laksanakan untuk menyampaikan secara terbuka capaian kinerja Polri Papua sepanjang tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi hambatan dan merumuskan langkah strategis yang lebih terukur dan berkelanjutan pada tahun 2026,” ucap Kabid Humas.


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menyelaraskan persepsi dan komitmen seluruh jajaran Polri Papua dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi, sejalan dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.


“Melalui rilis akhir tahun ini, kami mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas dengan menyampaikan informasi kinerja Polri Papua secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kapolda Papua dalam sambutannya menegaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan kewajiban institusi Polri sebagai badan publik untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat.


“Sebagai institusi publik, Polri Papua berkewajiban menyampaikan capaian kinerja kepada masyarakat. Rilis akhir tahun ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas publik atas pelaksanaan tugas kami sepanjang tahun 2025,” tegas Kapolda Papua.


Kapolda juga mengakui bahwa kinerja Polri Papua masih memiliki sejumlah keterbatasan dan kekurangan, khususnya dalam pelayanan dan penegakan hukum.


“Kami menyadari bahwa kinerja yang telah dicapai belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolda Papua juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta insan pers yang telah bersinergi bersama Polri Papua dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Keberhasilan menjaga kamtibmas di Papua tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak. Kami berharap sinergi dan komunikasi ini terus terjaga dan semakin kuat pada tahun 2026,” pungkas Kapolda.


Rilis akhir tahun ini menjadi refleksi sekaligus pijakan awal bagi Polda Papua dalam menyongsong tahun 2026. Berbekal evaluasi, keterbukaan informasi, dan dukungan masyarakat, Polri Papua berkomitmen menghadirkan institusi kepolisian yang profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat Papua.

Senin, 29 Desember 2025

Kapolda Papua Terima Kunjungan Atlet Berprestasi Sea Games 2025 Yang Merupakan Personel Polda Papua

  


Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., menerima kunjungan Atlet personel Polda Papua yang berhasil mengharumkan nama bangsa dan institusi Kepolisian pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, Senin (29/12/25).


Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolda Papua dalam suasana penuh keakraban dan kebanggaan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua menerima dua personel Polda Papua yang berhasil meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional. 


Mereka adalah Briptu Holypaul S. N. Soumilena, personel Biro SDM Polda Papua, yang berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga Futsal, serta Bripda Julius Rizhard Lorenzho Kriztofel Rumaropen, personel Bidang Humas Polda Papua, yang sukses menyumbangkan medali perak dan perunggu pada cabang olahraga hockey.


Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para atlet yang dinilainya sebagai bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing dalam Olahraga di level internasional. 


“Saya selaku Kapolda Papua mewakili institusi memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada anggota yang telah menorehkan prestasi luar biasa pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Prestasi ini membanggakan institusi, daerah, dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Kapolda Papua berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri, khususnya generasi muda di Papua, untuk terus berprestasi di berbagai bidang. 


“Semoga capaian ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi anak-anak muda Papua agar terus berusaha, berdisiplin, dan berani bermimpi besar demi masa depan yang lebih baik,” tambah Irjen Pol. Patrige R. Renwarin.


Sementara itu, Briptu Holypaul S. N. Soumilena menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kapolda Papua atas dukungan penuh yang diberikan selama dirinya menekuni karier sebagai atlet profesional. 


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakapolda Papua serta seluruh pejabat utama Polda Papua yang selama ini memberikan doa, dukungan, dan izin sehingga dirinya dapat terus berprestasi. 


“Apa yang saya raih ini semoga dapat menjadi motivasi untuk terus mengharumkan nama Indonesia dan institusi Kepolisian, khususnya Polda Papua,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Bripda Julius Rizhard Lorenzho Kriztofel Rumaropen yang menegaskan bahwa pencapaian yang diraih tidak terlepas dari doa orang tua, dukungan pimpinan, kerja keras, serta disiplin yang kuat dalam menjalani latihan dan kompetisi. 


Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan institusi.

Rabu, 05 November 2025

Dalam rangka Pengendalian stabilitas harga beras, Polda Papua Salurkan 165 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah di Tiga Provinsi.



Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan sebanyak 165 ton beras SPHP ke tiga wilayah, yakni Provinsi Papua, Provinsi Papua Selatan, dan provinsi Papua Pegunungan.


Pelepasan pendistribusian dilakukan secara simbolis oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. di halaman Mapolda Papua, Kamis (6/11). 


Kegiatan dihadiri oleh Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol. I G.G. Era Adhinata, S.I.K, Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari, Kadis Perindag Provinsi Papua, Hartati S. Iwanggin, S.E., M.Si, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Lunanka V.M. Daimboa, S.P., M.M, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, Penata Kebijakan Kapolri Polda Papua, Kombes Pol. Herzoni Saragih, S.I.K, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrickus W. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR dan Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K.


Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat di tiga provinsi tersebut memperoleh kebutuhan pokok, terutama beras, dengan harga yang terjangkau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.


Dari total 165 ton beras, sebanyak 95 ton akan disalurkan di wilayah Provinsi Papua. Penyaluran dilakukan melalui Ditreskrimsus Polda Papua sebanyak 20 ton, serta delapan Polres di antaranya Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, polres Keerom, polres Sarmi, polres Biak Numfor, polres Supiori, polres Waropen, dan polres Kepulauan Yapen. Distribusi ke wilayah Jayapura hingga Sarmi menggunakan 12 truk.


Sementara itu, Provinsi Papua Selatan mendistribusikan beras SPHP sebanyak 40 ton beras yang akan disalurkan masing-masing 10 ton melalui Polres Merauke, 10 ton polres Boven Digoel, 10 ton polres Asmat, dan 10 ton polres Mappi. Adapun Provinsi Papua Pegunungan juga menyalurkan sebanyak 30 ton beras SPHP Bulog yang akan disalurkan melalui Polres Jayawijaya 10 ton, polres Mamberamo Tengah 10 ton , dan polres Lanny Jaya 10 ton.


Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Papua Kombes Pol I Gde Era Adhinata, S.I.K. mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis Polri bersama Perum Bulog untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan membantu meringankan beban masyarakat.


“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan menegakkkan hukum tetapi juga menjamin ketahanan pangan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan fluktuasi harga beras dapat terkendali dan kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ujar Kombes Pol I Gde Era Adhinata, S.I.K


Ia menambahkan, bahwa telah ditetapkan harga eceran tertinggi oleh pemerintah untuk wilayah Papua sebesar Rp. 13.500/Kg dan penjualan beras SPHP hanya dikemas menggunakan karung ukuran  5 Kg dijual dengan harga HET 67.500. 


Dalam Keputusan Kapolri Nomor : KEP/ 1296/VII/2025, tanggal 27 Agustus 2025, telah ditetapkan target penyaluran beras SPHP untuk Polda Papua sebanyak 2.507.029 Kg atau sama dengan 2.508 Ton.


"Apabila di temukan harga beras SPHP dijual tidak sesuai HET bisa dilaporkan kepada Satgas pangan Polda Papua  atau satgas pangan Polres Jajaran," tambahnya.


Ia berharap melalui pendistribusian beras ini mampu memperkuat ketersediaan stok pangan di daerah-daerah dan mencegah potensi kelangkaan menjelang periode akhir tahun.


"Dengan adanya gerakan ini, Polda Papua berharap distribusi beras di tiga provinsi yakni Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan dapat berjalan merata dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat," pungkasnya.